Ada begitu banyak arsip yang menggunakan kata “kasih” atau “cinta” dalam sejarah kehidupan manusia, termasuk juga kata-kata turunannya sepertinya “sayang”, “manis”, dan lain sebagainya. Tidak ada inspirasi yang lebih banyak menghiasi kemegahan dan keindahan di dunia selain bersumber dari semangat yang serupa. Ada berbagai ungkapan dan lebih banyak makna yang terselip di dalam setiap ungkapan itu.
Namun terkadang cinta itu begitu rumit – yah…, karena kita acap kali gemar memperumit segala sesuatunya – dalam banyak hal, dalam banyak ruang dan waktu. Jika ada yang berkata, “itu cinta”, aku berharap itu seperti “Whole Hazelnuts”, sesuatu murni yang tak bisa ditolak, he he 😀
Bagaimana tidak, jika Hittler bisa berkata bahwa cinta adalah penyatuan antara dua hati, banyak orang akan percaya bahwa ia akan menghancurkan hati satunya untuk kemudian dihidangkan dalam santap malam sehingga hati itu bisa bertemu dengan hatinya di dalam perutnya yang kekenyangan dalam kepuasan. Namun lebih banyak orang, yang mungkin secara tidak secara langsung menyadarinya. Bahwa bukanlah siapa yang mengungkapkan semangat ini, karena bisa jadi ia tidak penting sama sekali, atau bisa jadi ternyata kata-kata yang dapat menggugah jiwa anda hingga meledak-ledak dalam suka cita berasal dari seseorang yang tidak pernah Anda sangka – atau lebih buruk – tidak pernah Anda harapkan untuk dapat mengungkapkan semangat ini.
Kehidupan memiliki banyak kejutan yang dapat menanti kita setiap saat, dan kita tak akan pernah tahu. Beberapa biasa saja, beberapa begitu baik jika kita beruntung, dan beberapa mungkin sebaliknya.
Karena tahun ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, saya tidak mengharapkan ada cokelat yang salah alamat – just stop thinking something useless, I said to myself. Jadi saya menyiapkan cokelat untuk diri saya sendiri (jadi teringat film Mr. Bean ketika malam Natal dan Tahun Baru-nya), sebuah cokelat impor langsung Waldenbuch – saya memang suka Ritter yang “Whole Hazelnuts” 😀
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
4 tanggapan
kank_ripay
anu palentinan monggo.. anu imlek mongg… simkuring mah bade bobo wae akh… kekekekeee
Tinggalkan Balasan