Sekitar seminggu yang lalu saya berjalan-jalan ke Plaza Ambarukmo, kebetulan karena diminta mencari sejenis sayuran impor yang jika tidak salah bernama Gobo – katanya sih diimpor dari Jepang. Saya berjalan ke tempat di mana berbagai sayuran bisa ditemukan, nah ternyata setelah dicari ke mana-mana ternyata tidak ada. Rupanya di sini sayuran ini tidak dikenal sama sekali, apa hanya di Bali saja kebetulan terkenal ya? Jadi aku mengurungkan niatku membeli sayuran yang konon katanya punya sifat anti kanker ini.
Saya berjalan-jalan di sekitar tempat sayur dan buah, masa bayar parkir mahal-mahal pulang dengan tangan kosong? Ini sih sebenarnya pemikiran orang pelit yang tidak bagus dicontoh.
Tertarik melihat sesuatu yang beruap di kejauhan, saya mendekat. Saya melihat ubi-ubi yang bertumpuk dengan dengan diberi keterangan “Ubi Bakar Cilembu”. Karena tertarik, diputuskan untuk membeli beberapa batang.
Sampai di rumah, aku mencoba satu. Hmm…, rasanya gurih dan manis sangat alami. Seperti berisi madu (atau apa memang ditambahkan madu?) di dalamnya pun empuk dan nikmat sekali saat masih hangat.
Beberapa saat kemudian, yang tersisa mulai dingin. Aku pun tak tahan mencicipinya lagi, wah…, bahkan ketika sudah dingin pun masih enak. Dan akhirnya ubi-ubi itu habis, padahal belum sempat kuambil gambarnya untuk diabadikan di blog, malah sudah masuk perut semua.
Makanan lokal memang masih menang bersaing dengan makanan impor kalau di lidahku, he he
Rekam medis elektronik dan troli emergensi membuat banyak orang bertanya: apakah resep CITO masih perlu? Artikel ini menjelaskan bahwa kegawatan sejati ditangani lewat protokol dan stok ruangan, sedangkan CITO tetap berguna untuk terapi mendesak di luar stok, asalkan kriterianya jelas, terukur, dan diaudit secara rutin oleh tim mutu rumah sakit.
Servisitis adalah peradangan leher rahim yang sering tanpa gejala, namun dapat berujung radang panggul dan gangguan kesuburan. Kenali keputihan abnormal dan perdarahan pascasenggama, pahami cara diagnosis serta pengobatannya oleh dokter, dan ketahui mengapa pasangan perlu ikut diobati serta bagaimana pencegahannya.
Gangguan disosiatif melibatkan pemisahan kesadaran, ingatan, dan identitas, sering akibat trauma masa kecil. Dalam konteks Indonesia, gangguan trance-kerasukan diasosiasikan dengan fenomena kesurupan. Diagnosis sering terlambat karena gejala tumpang tindih dengan gangguan lain. Terapi berorientasi fase adalah pendekatan standar untuk penanganan gangguan ini.
Rangkuman teknologi 27 Sep–3 Okt 2026: model AI baru, celah FortiMail, Windows 11 26H2, Crew-13 ke ISS, kuota hangus, dan Ubuntu 26.10.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
42 tanggapan
kikakirana
waduwh maz cahya.. bikin pengen aja..
kalo dari ceritanya sich keliatannya enak banged itu ubinya,,.
apalagi QK juga comment ini pas lapar..
makan dlu ah…
Tinggalkan Balasan