A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Beberapa waktu yang lalu mungkin ada beberapa artikel yang tidak saya reply untuk setiap komentar atau bahkan seluruh komentarnya. Kalau beberapa tanggapan tulisan saya sendiri merasa tidak perlu menambahkan respons untuk tanggapan itu, ya setidaknya itulah sebuah tanggapan dalam benak saya yang saya jadikan masukkan.

Saat terbit, tulisan di blog ini akan secara otomatis di publikasikan ke berbagai aplikasi dan jejaring sosial, seperti Plurk, Twitter, Facebook serta memberikan notifikasi ke berbagai boot dan mesin telusur. Mesin telusur menghabiskan hampir 2 dari 3 lebar pita hosting saya untuk mengindeks konten blog ini sepanjang hari. Pun saya tidak mungkin memberikan respons balik di setiap jejaring sosial dan lain-lainnya di mana tulisan dari blog ini dipublikasikan.

Meski komputer saya bisa menyala 24 jam sehari, tapi tidak orangnya bukan? Lagi pula banyak kerjaan yang menumpuk di depan mata saya – tidak mungkin saya melirik yang lain, walau ingin sih…

Ada beberapa waktu di mana yang namanya "zero admin response day" yang kebetulan bulan ini jatuh pada tanggal 8 kemarin, tanggal 14 besok; akan ada juga "minimal admin response day" yang jatuh pada tanggal 20 besok, dan tentunya yang namanya "blogger on vacation day" di mana saya libur nge-blog yang akan jatuh tanggal 29 April besok (walau sudah ada artikel terjadwal yang akan terbit dengan otomatis).

Yah…, narablog juga perlu kultur blog-nya sendiri yang unik bukan?

Lagi pula kalau admin tidak menjawab bisa memberi kesan narablog yang misterius…, hmm…, itu terdengar agak keren. Tapi sudahlah, ya begitu-lah kalau kebetulan sebuah tulisan jatuh pada hari-hari itu, ya takdirnya namanya (maksa dah).

Karena admin juga tidak punya juru bicara, jadi tidak ada yang bisa mewakilinya untuk memberi tanggapan bagi tulisan-tulisan yang terbit pada hari-hari tersebut.

== A healthy blogger says no to blogging addiction ==

=-=-=-=-=
Powered by Blogilo

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

31 tanggapan

  1. Avatar bundadontworry

    kalau bunda libur ngeblog,kalau ada acara bersama teman atau keluarga.
    maklum, ibu rumah tangga dan pensiunan jadi banyak waktu utk ngeblog.
    salam

  2. Avatar Decy
    Decy

    untuk hal seperti diatas pastinya bisa dimaklumi sebagai sesama narablog, yang sama2 memiliki kesibukan masing2 di setiap harinya 🙂

  3. Avatar imadewira

    blogger juga manusia, haha

  4. Avatar Agung H

    hmmm..
    Saya kira sedang membuat Polling SMS hehehe 🙂

  5. Avatar iskandaria
    iskandaria

    Yang jelas saya sangat salut pada produktivitas narablog ini yang seperti air mengalir di kran 🙂 Kayaknya keren juga kalau pada posting tertentu kita sengaja tidak mereply satu komentar pun. Nanti saya juga mau nyoba ah.

    1. Avatar Cahya

      Mas Is,

      Rencananya bulan depan saya mau mengurangi jumlah publikasi, mengikuti tatatan konferensi ℜ green blogging (eman ada?) …, kalau nulisnya sih tidak menyita banyak waktu Mas Is, tapi tangan yang gatal buat menanggapi komentar itu yang bikin waktu nge-blog jadi seperti dam runtuh.

  6. Avatar didot

    setuju semua perlu istirahat sejenak dari rutinitas apapun 🙂

  7. Avatar Mahesa Pandu

    kompi boleh 24 jam, tp blogger???
    palagi pas males Mode On..

    1. Avatar Cahya

      Mahesa Pandu,

      Tapi kan tidak segitunya tega buat menyalakan komputer tanpa si empunya kan, he he…. 😀

  8. Avatar - H -
    – H –

    mas kenapa tadi aku mau komen beberapa kali selalu ditolak ya? malahan sempat di blacklist katanya.

    1. Avatar Cahya

      Pak Huang,

      Maaf Pak, saya sudah tulis di blog Pak Huang – mungkin ada kata-kata yang diblok oleh mesin antispam … 😐

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca