A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Generic Syntax Highlighter (disingkat sebagai GeSHi) adalah sebuah pengaya (tidak terverifikasi) yang dapat dipasang pada klien blog Windows Live Writer di sistem operasi kita. Saya mendapatkan ide menggunakan pengaya ini setelah ada masalah pada CSS tema yang sering saya ganti setiap musimnya, sehingga seringkali tampilan sisipan kode (baik CSS maupun XHTML) tidak tampak menarik pada tema (kurang kontras).

Setelah saya mencari beberapa lokasi, saya menemukan si GeSHi ini di koleksi plugin yang baru-baru ini dirilis. Makanya saya pun berniat mencobanya, mari kita lihat bagaimana dia melakukan penandaan dengan syntax.

Pertama-tama, saya akan melakukan cara sederhana menggunakan unsur <pre><code>ini kode contoh</code></pre> sebagaimana yang banyak diterapkan, dan kode contohnya adalah kode CSS untuk fungsi “pullquote” pada blog ini. Jika Anda tidak familiar pada dengan pullquote, maka saya dapat jelaskan dengan contoh: Tulisan dalam kotak kecil di sisi kanan badan blog adalah contoh pullquote.

Nah, itu hanya pernak-pernik blog saja, Mari lihat kode CSS-nya.

/* Pullquotes */
.hidden .pullquote-display {display:none;}
.pullquote-display {position:absolute; width:29.8em; right:-36em; border:.1em solid #d6d6d6; background:#f3f3f3;}
.pullquote-display p {padding:1.3em 1.6em; margin:0; font-variant: small-caps; font-size:1.8em; font-style:italic; line-height:1.333; text-indent:0;}

Dan sekarang kita lihat kode yang dibuat oleh plugin default oleh microsoft.

/* Pullquotes */
.hidden .pullquote-display {display:none;}
.pullquote-display {position:absolute; width:29.8em; right:-36em; border:.1em solid #d6d6d6; background:#f3f3f3;}
.pullquote-display p {padding:1.3em 1.6em; margin:0; font-variant: small-caps; font-size:1.8em; font-style:italic; line-height:1.333; text-indent:0;}

.csharpcode, .csharpcode pre
{
font-size: small;
color: black;
font-family: consolas, “Courier New”, courier, monospace;
background-color: #ffffff;
/*white-space: pre;*/
}
.csharpcode pre { margin: 0em; }
.csharpcode .rem { color: #008000; }
.csharpcode .kwrd { color: #0000ff; }
.csharpcode .str { color: #006080; }
.csharpcode .op { color: #0000c0; }
.csharpcode .preproc { color: #cc6633; }
.csharpcode .asp { background-color: #ffff00; }
.csharpcode .html { color: #800000; }
.csharpcode .attr { color: #ff0000; }
.csharpcode .alt
{
background-color: #f4f4f4;
width: 100%;
margin: 0em;
}
.csharpcode .lnum { color: #606060; }

Kemudian mari kita lihat dengan menggunakan syntax higlighter pada gaya fancy-nya…

CSS, using GeSHi 1.0.8.6
  1. /* Pullquotes */
  2. .hidden .pullquote-display {display:none;}
  3. .pullquote-display {position:absolute; width:29.8em; right:-36em; border:.1em solid #d6d6d6; background:#f3f3f3;}
  4. .pullquote-display p {padding:1.3em 1.6em; margin:0; font-variant: small-caps; font-size:1.8em; font-style:italic; line-height:1.333; text-indent:0;}
  5.  
Parsed in 0.013 seconds at 24.93 KB/s

Yang di atas dikurung dengan elemen <pre> dan berikut adalah yang dikunci dengan elemen <div>

CSS, using GeSHi 1.0.8.6
  1. /* Pullquotes */
  2. .hidden .pullquote-display {display:none;}
  3. .pullquote-display {position:absolute; width:29.8em; right:-36em; border:.1em solid #d6d6d6; background:#f3f3f3;}
  4. .pullquote-display p {padding:1.3em 1.6em; margin:0; font-variant: small-caps; font-size:1.8em; font-style:italic; line-height:1.333; text-indent:0;}
Parsed in 0.015 seconds at 21.11 KB/s

Ah…, ya tampilan memang agak kurang memuaskan, mungkin karena saya memilih erudite dengan latar gelap sebagai tema blog, dan juga fonta-nya tampak besar jika mesti diserasikan dengan blog ini.

Saya rasa mungkin saya tidak akan menggunakannya. Tapi siapa tahu ada yang tertarik, silakan mengunjungi halaman pengembangan GeSHi langsung untuk mendapatkan pengaya yang satu ini. Atau jika Anda berminat, masih ada beberapa pengaya lainnya yang memiliki fungsi serupa.

Saya juga bukan web developer yang akan menghabiskan banyak waktu dengan kode-kode ini, hi hi…, hanya sekadar ingin tahu saja. Jadi kalau ada pertanyaan, mohon maaf saya tidak selalu bisa menjawab sedemikian hingga jawabannya tidak menyesatkan 😀

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Rumah Baru, Wajah Baru
    Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. Avatar Cahya

    Mbak Yuni,

    Bagaimana rasanya pakai Windows Live Writer Mbak? Biasanya penulis yang suka luring (ofline) akan sangat terbantu.

    Ah…, saya hanya belajar untuk sekadar tahu, belajar-nya pun acak-acakan. Seringkali malah membongkar blog teman-teman lain untuk melihat kode apa yang digunakan. Saya juga banyak diajari oleh narablog lainnya.

    Tapi kalau mau belajar serius, ada banyak di internet, yang standar dan lumayan lengkap yang bisa mencoba di W3School: http://www.w3schools.com/ 🙂
    .-= Artikel terakhir blog Cahya: When A Journey End Another is Awaiting =-.

  2. Avatar Bidan Yuni

    saya baru menggunakan Windows Live Writer baru 4 hari yang lalu pak….sambil belajar…

    kalau boleh tahu dimana belajar tentang kode2 itu pak???

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca