Dulu, pada era kejayaan para narablog (pemilik dan penulis blog), perangkat lunak klien blog yang paling unggul (menurut saya sendiri) adalah Windows Live Writer. Bisa dihubungkan dengan WordPress, Blogger, TypePad dan lainnya. Pengguna bisa mengelola tulisan publikasi (bahasa kerennya: postingan) di satu tempat yang sama, apalagi jika memiliki banyak blog sekaligus.
Satu-satunya aplikasi yang sanggup menyaingi Windows Live Writer sampai saat ini menurut saya adalah Blogilo dari KDE’s App.
Kabar baiknya, sumber kode Windows Live Writer kini dijadikan open source dalam sebuah proyek Open Live Writer.
Kodenya bisa didapatkan di GitHub. Hanya saja, kabar belum baiknya – aplikasi ini belum tersedia asali dalam repositori distribusi Linux kebanyakan. Dan pemaketan perangkat lunaknya masih dalam bentuk EXE. Apakah ini bermakna untuk menjalankan di Linux akan memerlukan WINE?
Saya hanya bisa menunggu, semoga bisa ada pemaketan dalam bentuk RPM/DEB, meskipun ada source code dalam pengarsipan ZIP dan TAR GZ, namun saya belum mencobanya di Linux.
Bagi narablog yang menggunakan Windows, tentu saja aplikasi ini bisa dicoba sebagai pendamping ataupun pengganti Windows Live Writer.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
kode sudah di git tapi itu aplikasi NET bukan? basisnya IE berarti bahasa pemogramannya beda. butuh waktu sekali mengkonversi ke lingkungan linux … semoga cepat di porting. karena blogilo terkini tidak bisa lagi untuk memposting gambar. Walau untuk posting berupa tulisan sih masih bisa.
Tinggalkan Balasan