A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Beberapa waktu belakangan ini cukup ramai diperbincangkan di televisi tentang kejahatan yang menggunakan hipnosis. Sebuah metode yang juga digunakan di dunia kedokteran untuk pelbagai tujuan.

Hipnosis adalah suatu kondisi konsentrasi yang terfokus pada saat di mana seseorang menjadi kurang waspada akan situasi/kondisi di sekitarnya. Hipnoterapi adalah penggunaan hipnosis untuk merawat atau mengobati kondisi-kondisi fisik dan psikologis.

Pada suatu kondisi hipnotik (trance), seseorang bisa jadi lebih mudah menerima sugesti yang dapat membantu mengubah tingkah lakunya. Seorang terapis (hipnoterapis) dapat memulai hipnosis, atau dia dapat mengajari orang-orang untuk menghipnotis diri mereka sendiri (self-hypnosis). Anda juga dapat belajar self-hypnosis dari pelbagai buku yang dijual bebas.

Tujuan hipnoterapis bukanlah guna mengontrol seseorang atau memberikannya jawaban, namun lebih pada membantu orang tersebut untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

Berikut saya kutipkan sedikit tentang self-hypnosis:

Self-hypnosis usually consists of writing or adapting a script to induce hypnosis (including suggestions to help with specific problems), recording the script, and playing the tape to become hypnotized. Some people are more comfortable with self-hypnosis because they are alone throughout the exercise and are in control of all suggestions made during the hypnotic trance.

Hipnosis tidak bekerja atau berpengaruh pada semua orang. Dikatakan bahwa seseorang harus bersedia untuk memusatkan perhatian anda dan mengikuti sugesti dari terapis. Bertolak belakang dengan apa yang banyak dipercayai, Anda tidak dapat dihipnotis secara paksa. Juga, ketika Anda terhipnotis, Anda tidak akan mengikuti arahan yang bertentangan dengan keinginan anda.

Para ahli di dunia medis tidak memahami bagaimana hipnosis bekerja, namun tampaknya hipnosis membuat tubuh seseorang menjadi begitu terelaksasi.

Beberapa orang percaya bahwa hipnosis menyebabkan otak melepas substansi alami yang memengaruhi cara anda merasakan nyeri dan gejala-gejala lainnya. Yang lain percaya bahwa hipnosis bekerja pada pikiran bawah sadar dan membuat anda dapat mengontrol reaksi-reaksi tubuh yang tidak dapat Anda kontrol secara normalnya, seperti detak jantung, tekanan darah, dan rasa lapar.

Lalu apa kegunaan Hipnosis?

Hipnosis tidak ditujukan untuk menyembuhkan suatu penyakit, namun lebih pada meringankan gejala-gejala yang dialami. Hipnosis telah diperlihatkan efektif dalam mengurangi nyeri yang berhubungan dengan pembedahan, paralisis, dan persalinan. Juga, ia digunakan secara luas untuk mengontrol kecanduan pada obat, alkohol, makanan, dan rokok. Hipnosis dapat mengurangi stres dengan meningkatkan relaksasi, memberikan sugesti yang positif, dan menyingkirkan pikiran-pikiran negatif.

Hipnosis dapat membantu penderita dengan kecemasan, insomnia, fobia, obesitas, asma, dan irritable bowel syndrome. Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa itu juga bisa membantu mengurangi nyeri-nyeri kanker, nyeri persalinan, mual dan muntah. Pada beberapa kasus, hipnosis dikombinasikan dengan terapi kognitif dan pelbagai teknik relaksasi dan tingkah laku.

Apa hipnosis itu aman?

Saat ini saya tidak tahu apakah ada sertifikasi dan izin resmi untuk mengesahkan hipnoterapis. Maka dari itu penting guna menemukan seorang profesional kesehatan yang pernah berlatih secara mendalam dan berpengalaman dalam hipnoterapi. Banyak psikologis, konselor, dokter, dan dokter gigi memiliki pengalaman dalam hipnoterapi.

Self-hypnosis dipertimbangkan sebagai sesuatu yang aman, bahkan ketika dilakukan oleh mereka yang belum berpengalaman. Tidak pernah ada laporan kasus setahu saya yang menyatakan bahwa ada kecelakaan atau akibat buruk oleh self-hypnosis. Namun sudah jadi panduan baku, bahwa jangan melakukan self-hypnosis ketika sedang melakukan aktivitas di mana Anda perlu kewaspadaan tinggi, dan kecepatan respons untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya ketika berkendara, mengoperasikan mesin, dan mengawasi bayi atau anak-anak.

Selalu beritahu dokter anda bahwa Anda sedang menggunakan terapi alternatif atau jika Anda berpikir untuk mempertimbangan terapi alternatif yang dikombinasikan dengan terapi medis konvensional. Mungkin tidak sepenuhnya aman melupakan begitu saja terapi medis konvensional dan bergantung pada suatu terapi alternatif.

Tulisan ini diadaptasi dari “Hypnosis”.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Rumah Baru, Wajah Baru
    Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

9 tanggapan

  1. Avatar aldy
    aldy

    Saya menjadi semakin tertarik karena dampak negatifnya hampir nihil. Sedikit mual dan pusing mungkin wajar.

  2. Avatar Cahya

    Pak Aldy,

    Dalam pengetahuan saya yang minim tentang psikoterapi, saya tidak melihat pernah ada efek negatifnya. Karena ini seperti alat membangkitkan potensi yang sebenarnya sudah ada (bukan menambah). Misalnya setiap orang punya potensi untuk berhenti dari kecanduan rokok, tapi susah, nah hipnoterapi membuka potensi ini dengan metodenya sendiri.

    Jika pun ada efek samping hipnoterapi adlah tidur lebih lelap, perasaan lebih tenang, dan lebih percaya diri dalam mengerjakan sesuatu.

    Pun demikian, saya pernah membaca ada sedikit yang melaporkan bahwa pasca hipnosis mengalami pusing dan mual ringan, tapi kasusnya sangat jarang. Kondisi ini pun akan membaik dengan sendirinya.

  3. Avatar aldy
    aldy

    Mas Cahya,
    saya pernah disarankan menjalani terapi hipnotis untuk mengurangi ketergantungan terhadap rokok dan insomnia yang saya derita. (*sejak earth hour tempo hari, insomnia sudah banyak susut).
    Saya belum menjalaninya, walaupun saya sudah melihat bukti bahwa hipnotis mampu mengurani ketergantungan terhadap rokok.
    Mohon dikit bocoran, secara medis ada implikasi negatif?

  4. Avatar Cahya

    Nandini,
    Asal jangan sampai overload saja :).

  5. Avatar nandini arundati
    nandini arundati

    Bli Cahya,
    saya sedang mempelajari hal ini, walaupun sebatas mencoba memasukkan sugesti2 positif ke dalam pikiran.. ijin simpan di folder saya ya Bli.. 🙂

  6. Avatar Cahya

    Maaf sebelumnya Mas Pushandaka, saya belum mendalami hipnosis di medis, jadi belum bisa merekomendasikan buku mana yang pas.

  7. Avatar Cahya

    Mas Asop,

    Saya sih cuma bisa geleng-geleng pas nonton pemutaran ulang rekaman kamera pengawas, dan manggut-manggut dengar ahlinya berbicara, soalnya tidak ngerti juga.

  8. Avatar Agung Pushandaka
    Agung Pushandaka

    Pengen belajar self-hypnosis. Ada buku yang jadi rekomendasi mas?

  9. Avatar Asop

    Saya lihat di tipi, perampokannya kok bisa terlihat mulus sekali ya? 🙁
    Pegawai toko seperti mau menjalankan semua perintah perampoknya…

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca