Sayangnya saya tidak tahu berapa tepatnya usia sepatu ini, karena diwariskan begitu saja tanpa fatur pembelian tentunya. Dugaan saya mungkin ini sepatu di era awal 80-an, dan buatan dalam negeri. Mungkin usianya bisa jadi lebih tua daripada usia saya saat ini, yaitu penggunanya sehari-hari.
Ukurannya sebenarnya kurang pas dengan kaki saya, namun karena sudah 7 tahun saya gunakan, bagian belakangnya sudah agak robek sehingga ya cukup-lah untuk memasukkan kaki saja. Bagian bawahnya pun sudah aus, pori-pori yang dulu sebagai bantalan di dalam alas karet, kini sudah pada menampakkan diri setelah aus membuka celahnya, dan seringkali kerikil masuk ke dalamnya.
Kadang jika berjalan-jalan di mall atau swalayan dan melihat deretan beberapa sepatu dirak, menarik juga sih. Tapi ada rasa sayang mengganti sepatu yang lama, apalagi masih layak digunakan. Akhirnya saya tidak pernah membeli sepatu baru lagi untuk kuliah & dinas sejak 7 tahun yang lalu. Bukannya karena tidak ada bekal untuk itu, hanya karena – entah mengapa – tidak ingin mengganti yang lama. Setidaknya biarkan ia menemani saya sampai beberapa saat lagi usianya. Cukup disemir secara teratur, dia akan berkilap lagi, walau tak bisa menyembunyikan usianya.
Sepatu tua di sudut kota
Berjalan di tanah lepuh dari bata
Bertiup pula si angin senja
Seakan pikul bebab jadi sirna
Gedung-gedung tua menatap langit
Di kakinya berkerumun ratusan ruang sempit
Seperti hati penghuninya yang selalu memandang sipit
Hati berhimpit mencari suaka
Keselamatan dalam jendela suka
Setidaknya tidak melarat dalam duka
Menepuk daun mengarak asa
Demikianlah manusia
Dengan sepatu tua di sudut kota.
Sekaligus saya menyampaikan bahwa Bhyllabus akan libur untuk setidaknya 2 minggu ke depan, ah…, saya ingin menyibukkan diri dengan beberapa kegiatan lainnya, terutama menghabiskan beberapa kilo textbook untuk dilahap.
Saya pun rasa-rasanya tidak bisa membaca blog para sahabat lainnya. Jika ada jodoh, semoga bisa menulis kembali di sini dalam waktu segera setelah 2 minggu ke depan. Sekarang saya akan berjalan-jalan terlebih dahulu dengan sepasang sepatu tua saya.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
12 tanggapan
mocca-chi
hahahah… gantinya nanti kalau uda rusak aja cahya, klo masi bisa dipakai, buat apa ganti yang baru?
Tinggalkan Balasan