Well, I’d love a cup of black tea when the dawn comes. But a black rain in the afternoon? Hmm…, its a little bit hard to believe. This afternoon, a short heavy rain stroke my village.

The volcanic dust were swept away from the roofs and trees (if you remember my post previously “Jogja Berselimut Debu Merapi” in Bahasa), and made the falling rain became dark brown. Well, I think the air has become a little bit refreshed without dust particles, but it created a new issue – mud everywhere in the village, just like after flood disaster.

 

I can imagine that our sphere were flooding by abundant amount of mud. But there was nothing much we can do. At last the volcanic dust no longer stayed on the roof after this natural cleansing.

The mud created some sedimentation when rain isn’t strong enough to swept them away from the ground. Maybe after this, we need to clean it manually.

This afternoon Merapi was having a great explosion, I am hoping the rain would stop the volcanic dust from advancing any further.

Artikel Baru Terbit

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

10 tanggapan

  1. Avatar fad

    benar ternyata, dr genteng kaca kost sudah kelihatan tumpukan pasir lg, ditambah gemuruh merapi, tambah eksis saja merapi bli, (; . ; )

    ternyata gravatar yang sy buat itu untuk alamat email yang 1, smentara yg sy pke buat komen pke alamat email yg satux lagi jd g muncul bli, tp udh tak perbaiki, 😀

    1. Avatar Cahya

      Fad,
      Yah begitulah, sekarang debu lebih parah dari beberapa hari yang lalu.

      Nah tuh kan, ada masalah dengan gravatar-nya :D.

  2. Avatar Cahya

    Fad,

    Ya buat dua-duanya, he he…, jangan khawatir, sementara aman. Masalah hal-hal yang gawat, serahkan semuanya pada waktu, yang penting kita tidak panik.

  3. Avatar Fad

    hmmmm… selamat buat apa?? buat tetap tinggal di jogja atau UTS..??

    Hmmmmm… pemberitaan kadang membuat takut juga… bahkan kata teman saya abu masuk jogja lagi malam ini… tapi saya g keluar dan di sekitar kost g kelihatan… 🙁

  4. Avatar Cahya

    Fad,

    Oke, selamat deh kalau begitu :).

    Nah, setidaknya tidak nyampur antara alfabet dan angka, jadi masih bisa diterjemahkan.

  5. Avatar fad

    tanggal 7 UTS bli, gmana mau pulang,, smoga lh jogja tetap aman, emang bli pulkam ya?

    Haha, iya kita kalo udah pke hpe ya muncul dch kwjibn pke bhsa sms, wlaupun sy udah baca tulisan bli yang ttg bahasa itu, tp mau gmana ngetikx jd susah, hbs g querty, maaf 🙂

  6. Avatar Cahya

    Fad,

    Pulang saja kalau sibuk, di sini situasi juga tidak bisa dipastikan. Sementara daerah UGM masih aman, tapi tidak tahu juga kan, manusia tidak bisa membaca masa depan (apalagi saya yang tidak ahli ilmu bumi).

    Btw, kalau masuk lewat ponsel, jadinya dengan bahasa sms ya :D.

  7. Avatar Fad

    Iya bli, ortu udah nawarin kalo tkut plg aja, tp kn mau uts, n katax di jgja gpp, jd merasa tenang aja

  8. Avatar Cahya

    Sepertinya semua mahasiswa luar pada disuruh pulang deh sama orang tuanya :D.

  9. Avatar fad

    iya bli…. tapi lebih baik hujan biar debu bersih….kost saya aja debunya sampai masuk kamar karena pelaponnya ada lubang untuk masuk cahaya (genteng kaca)… dengar pemberitaan dan tayangan film meletusnya gunung2 berapi masa lalu,,,, jadi pengen pulang ke banjar saja…huhuhu

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca