A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kampanye rilis Speed Dial pada Opera 11.10 semakin dekat, dan versi betanya telah diujicobakan oleh banyak pihak. Salah satu fitur yang diperkaya saat ini adalah speed dial yang kustomasi uniknya hanya dimiliki oleh peramban Opera.

Anda mungkin sudah menggunakan favicon untuk menampilkan logo situs/blog anda di bagian tab peramban. Namun kini Opera 10.10 mendukung penggunaan logo pada Speed Dial, sehingga memberikan branding pada situs anda saat ditampilkan pada baris Speed Dial.

Ini akan tampak seperti jika menggunakan iPhone atau iPad di mana Apple menerapkan apa yang disebut “apple touch icon”. Menurut spesifikasi HTML 5, icon saat ini merupakan sebuah nilai terstandar yang valid untuk atribusi rel.

Yang perlu Anda lakukan adalah melakukan spesifikasi ikon, tinggal menambahkan tag <link> pada sesi head di bagian dokumen:

<head>
  
    <title>My Opera</title>
    <link rel="icon" type="image/png" href="http://path/to/logo.png">
</head>

Ikon untuk speed dial harus memenuhi syarat:

  • Setidaknya berukuran lebar 114 piksel dan tinggi 114 piksel. Ini ukuran asli, ukuran lebih kecil akan diabaikan.
  • Gambar berjenis PNG, JPEG atau GIF. SVG belum didukung. Hanya frame awal dari gambar tipe animasi yang akan digunakan.

Silakan simak video berikut atau kunjungi “Make your site shine in Speed Dial”.

Pimp your website for Speed Dial in Opera 11

Bagi saya, Speed Dial adalah salah satu fitur yang paling sering digunakan pada peramban Opera, baik versi dekstop ataupun mini pada ponsel. Jadi jika situs-situs membuat logonya didukung pada Speed Dial, saya rasa itu akan memudahkan mengenal situs yang dituju.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

6 tanggapan

  1. Avatar dHaNy

    Ukurannya harus 114×114 ya mas? Jika memasang script itu dengan ukuran image segitu bisa muncul secara full di speed dial? Wah makin asoy nih

    1. Avatar Cahya

      Disarankan sih ukurannya segitu Mas, kalau lebih kecil akan diabaikan (tidak digunakan), kalau lebih besar akan diciutkan.

  2. Avatar orange float
    orange float

    teknologi semakin berkembang dan tak mau kalah saing dengan lainnya

  3. Avatar choirul
    choirul

    wow…. baru ajaya mozilla4 keluar,si opera udah langsung pasang strategi… mantap dah…

  4. Avatar jarwadi

    kalau ditanya software apa yang lomba lombaan paling ketat, barangkali jawabnya adalah web browser, kalau tidak salah belum lama lama amat saya install opera 10, sekarang sudah keluar 11 beda 😀

    1. Avatar Cahya

      Pak Jarwadi, mungkin karena pasarannya ketat, soalnya jika sekarang serba Internet, maka aksesnya pastilah memerlukan peranti lunak yang disebut peramban, jadi wajarlah kalau persaingannya ketat. Opera 11 sudah rilis lama, saat ini versi stabilnya 11.01, sebentar lagi 11.10.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca