A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kue molen yang tergeletak demikian juga hal dengan perlengkapan meja kerja bersama dokumen & buku-buku lainnya, diiringi dengan dentingan piano dan petikan serta gesekan biola dari lagu-lagu pop klasik sembari memangku buku teks kedokteran setebal dua ribu halaman. Saya rasa semua itu bisa membuat pikiran & diri saya melayang ke dimensi yang sepenuhnya berbeda.

Saya tidak pernah benar-benar memiliki meja kerja yang rapi, tidak juga saya akan memberi alasan karena terlalu sibuk, tapi kalau karena terlalu malas, itu mungkin tepat. Mata saya kadang kalah dengan suasana terang monitor dan ratusan baris teks berbahasa asing yang mesti diracik sedemikian rupa sembari melihat jam dan sesekali teringat dengan tenggat waktu beberapa hal yang mesti diselesaikan.

Meja Kerja

Jadi saya tidak akan jauh-jauh menempatkan diri dari kotak obat saya, setidaknya kadang tetes air mata buatan akan membantu mengurangi perihnya mata karena digunakan terus menerus.

Sepertinya rutinitas berhadapan dengan meja kerja yang berantakan akan masih berlangsung beberapa saat ke depan. Tapi ini bukan saatnya mengeluh, masih ada setumpuk buku dan jurnal yang mesti dibaca dan masih ada karya tulis yang mesti dirampungkan.

Pagi yang menyenangkan, seperti biasanya, tersenyum sendiri sembari meneteskan air mata, walau hanya sekedar artificial tears, ah…, elegi meja kerja.

Artikel Baru Terbit

  • Kaki Gajah yang Tak Sekadar Bengkak: Mengurai Filariasis Limfatik dari Cacing hingga Perawatan Diri
    Filariasis limfatik atau kaki gajah bukan sekadar bengkak biasa, melainkan hasil kerusakan sistem getah bening bertahun-tahun akibat cacing yang ditularkan nyamuk. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis, manajemen limfedema tujuh tahap, dan tantangan unik Indonesia sebagai satu-satunya negara dengan tiga spesies cacing filaria sekaligus.
  • Debu, Bor, dan Bangsal Pasien: Mengelola Risiko Infeksi Selama Konstruksi Rumah Sakit
    Setiap kali rumah sakit direnovasi, debu konstruksi membawa risiko infeksi jamur yang bisa mengancam nyawa pasien imunokompromais. Artikel ini mengulas metode ICRA—dari matriks klasik hingga pembaruan ASHE ICRA 2.0—bukti ilmiah di balik aspergilosis terkait konstruksi, kedudukannya dalam regulasi Indonesia, serta praktik terbaik yang seharusnya diterapkan setiap fasilitas kesehatan.
  • Kenapa Pindah ke Linux Terasa Sulit di Awal? (dan Siapa yang Justru Cepat Beradaptasi)
    Perpindahan ke Linux sering kali menimbulkan “kejutan budaya” bagi pengguna baru yang terbiasa dengan Windows atau macOS. Tantangan meliputi manajemen paket yang asing, ketersediaan software, masalah driver, penggunaan command line, dan pilihan distro. Adaptasi lebih mudah bagi developer, power user, dan gamer, sementara pengguna awam mungkin kesulitan. Kesiapan mental dan pemilihan distro yang tepat sangat penting untuk transisi yang baik.
  • Ketika Amarah Pasien Berubah Jadi Ruang Belajar: Menata Keluhan sebagai Bagian dari Mutu Layanan Kesehatan
    Keluhan pasien bukan ancaman, melainkan peluang mutu. Artikel ini mengulas asal-usul kerangka L.E.A.S.T dan L.A.T.T.E dari ilmu manajemen jasa, bukti bahwa pelatihan komunikasi saja tak cukup mengatasi hambatan sistemik dan burnout staf, serta bagaimana hak mengadu pasien dalam UU 17/2023 perlu diimbangi sistem pendukung di faskes Indonesia.
  • Apakah Rumah Sakit Wajib Melakukan Penetration Test? Menelusuri Dasar Hukumnya
    Tidak ada pasal tunggal yang mewajibkan pentest bagi rumah sakit di Indonesia — tetapi UU PDP, kategorisasi risiko sistem elektronik, status Infrastruktur Informasi Vital, dan ekspektasi akreditasi bersama-sama menciptakan kewajiban de facto yang sulit dihindari. Artikel ini memetakan empat jalur regulasi tersebut dan memberi rekomendasi realistis sesuai skala fasilitas.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

17 tanggapan

  1. Avatar Asop

    Ehem… *batuk*

    Yaaa meja kerja saya juga gak begitu rapi kok, Mas Cahya…

    Tapiiii… setelah lihat foto di atas, saya langsung merasa meja saya jauuuh lebih rapi! 😆

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, kalau di samping-nya Apple ® mesti rapi dong, kalau ndak kan ndak matching sama warna putihnya :lol:.

      1. Avatar Asop

        Ah, macbook punya saya saya tempeli stiker hitam. 😀

  2. Avatar Handayaningrum

    Kalo pengusaha mudanya juga senang menulis di meja sembari mendengarkan ragam instrument atau sound of nature maka, laptop atau notebook tetap menjadi teman pilihan 🙂

  3. Avatar suzannita
    suzannita

    ya ampun… koq molennya di atas Laptop, apa makanannya berubah dari Listrik jadi Molen heheheh :p

  4. Avatar Ladeva

    Meja kerja saya ada Conan-nya dong…*sombong gak jelas*

    Tapi memang saya lebih nyaman punya meja kerja yang berantakan, lebih nyaman…. 😀

    1. Avatar Cahya

      Meja kerja itu yang nyaman yang bersih, jadi kalau ngantuk langsung taruh kepala dan pergi "melayang" :D.

  5. Avatar Nandini

    Ga jauh beda sama meja saya yang asik-asik berantakan.. sebotol besar air mineral dan setoples permen rasanya wajib ada. Tentu selain buku-buku yang perlahan mengambil tempat di kasur empuk saya *sigh*

    1. Avatar Cahya

      Nandini, ayo masak permennya setoples, mana sini bagi satu, tahu gitu kemarin ta minta sebagian ya sambil di bawa renang, lumayan kan daripada nelen air terus :D.

      1. Avatar Nandini

        ooh.. yuk renang, sekarang… dibawain permennya deh 😀

      2. Avatar Cahya

        Celananya renangnya masih dijemur, kemarin langsung tepar pas pulang, jadinya tadi pagi baru inget ngeluarin dari plastik :D. Sabtu atau Minggu deh lagi, sambil nunggu tetangga selesai UTS.

  6. Avatar Handayaningrum

    Ruwet ya, tapi kalo sedang menyelesaikan karya tulis meja kerjanya rapih malah agak aneh :).

    Btw, assik juga tu ditemani molen dan instrumental yang seringkali bisa melancarkan aliran/pengembangan ide. Met bersukacita dengan semuanya 🙂

    1. Avatar Cahya

      Hmm…, kalau biasanya pengusaha muda kan mejanya bersih, cuma ada sekotak tipis iPad 2 di atas mejanya, dan iPhone 4 di sakunya sambil bilang, "dunia berada dalam genggaman." :D.

  7. Avatar febriosw
    febriosw

    Andai postingan ini diikutkan lomba meja kerja yang diadakan Mba Julie (kemarin) bisa jadi masuk finalis, Mas.

    1. Avatar Cahya

      febriosw, sayangnya saya memang tidak memperuntukkan blog ini untuk ajang lomba :).

      1. Avatar febriosw
        febriosw

        Lombanya dapat pulpen dikasih tulisan kita loh, Mas. Bukan buat kontes SEO. Hehehehe. Sy baru kali itu ikutan lomba. Kalau kontes SEO sy belum pernah dan belum tertarik. Khawatir menuh2in Google Page dengan tulisan yang tidak bermanfaat.

      2. Avatar Cahya

        Walau pun bukan bermateri atau bersifat SEO, saya juga enggan, he he…, saya memang tidak suka berlomba sejak kecil, lomba makan krupuk pas tujuh belasan saja ndak pernah ikut :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca