Sore tadi saya mengendarai motor tua saya melalui gang kecil sepanjang Pogung Baru. Karena sudah mulai hujan gerimis, saya pun memacu laju kendaraan lebih kencang. Sampai di lokasi tujuan, saat hendak mematikan mesin motor, eh…, ternyata kunci tidak ada di mana dia semestinya “bertengger”.
Saya pun terpaksa bulak-balik mencari kunci yang jatuh di jalanan, sampai sempat pulang juga mengambil kunci cadangan karena khawatir tidakk akan bisa mematikan mesin motor.
Akhirnya setelah cukup lama kehujanan, saya berhasil juga menemukannya.
Artikel Baru Terbit
- Restricted Growth (Dwarfism): Ketika Genetik, Bukan Gizi, Menentukan Tinggi Badan
Restricted growth atau dwarfism berbeda dari stunting — penyebabnya genetik, bukan gizi. Akondroplasia, penyebab tersering, muncul dari mutasi gen FGFR3 dan membawa risiko komplikasi serius seperti foramen magnum stenosis. Artikel ini mengulas genetika, tata laksana multidisiplin, terapi presisi vosoritide terbaru, hingga pentingnya perspektif martabat pasien. - Retensi Blog: 278 Tulisan Teknologi Lama Dipindahkan ke Tempat Sampah
Blog juga perlu dirapikan. Sebanyak 278 tulisan teknologi berusia lebih dari lima tahun dipindahkan ke Tempat Sampah sebagai bagian dari retensi blog. Daftar lengkapnya terbuka untuk dibaca. - WordCraft, GridCraft, DeckCraft: Tiga Alternatif Office Berbasis Rust dan Artinya bagi Pengguna Linux
Tiga aplikasi perkantoran baru dari tim ArtCraft meniru alur kerja Word, Excel, dan PowerPoint dengan Rust. Ulasan awal soal fitur, status, dan dampaknya bagi pengguna Linux. - Ketika Pembayar Ikut Menentukan Cara Dokter Bekerja: Apakah Asuransi Mengubah Praktik Terbaik Menjadi “Praktik Berbasis Klaim”?
Cara asuransi membayar layanan terbukti memengaruhi perilaku tenaga kesehatan dan rumah sakit. Apakah praktik terbaik bisa bergeser menjadi praktik yang paling terbayar? Telaah bukti global dan konteks JKN di Indonesia. - Hafez dan Seorang Turk dari Shiraz: Ketika Sebuah Tahi Lalat Bernilai Samarkand
Sabtu Sepenggal Sastra: dua baris pembuka ghazal Hafez dari Shiraz abad ke-14, tentang cinta yang begitu royal hingga dua kota besar Asia Tengah rela ditukar dengan sebuah tahi lalat.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan