Menyambut Bulan Mei, saya berminat mendesain ulang blog ini. Bukan karena alasan khusus, namun karena tema sebelumnya mengalami sedikit masalah saat upgrade. Mungkin ada yang memerhatikan bahwa beberapa hari belakangan ini, tema yang digunakan di blog ini berubah-ubah, saya hanya sedang mencari yang pas untuk situs ini. Baik pas dari sisi aksesibilitas, pas dari sisi keterbacaan dan tentunya yang paling penting, pas menurut selera pemiliknya.
Kali ini saya memilih Scherzo, sebuah tema lawas yang masih lumayan untuk digunakan. Tema ini memiliki peta dasar cerah dengan warna putih. Saya hanya menambahkan gambar header yang saya ambil dari “Pucuk Kesunyian“, dan jika Anda melihat pola latar belakang di blog ini, saya meminjamnya dari “Background Labs” yang menawarkan banyak gambar latar yang elegan.
Tampilan Bhyllabus dengan tema Scherzo dan latar Floral no. 52
Tema ini juga memiliki kemampuan menyesuaikan ukuran jendela peramban yang dibuka, apakah dibuka penuh ataukah diciutkan. Selain itu juga banyak ruang putih yang tersedia, jika ingin memperbesar ukuran teks-pun rasanya akan cukup hingga 2-3 kali lebih besar tanpa mengganggu desain yang digunakan.
Sementara saya rasa sudah cukup, silakan informasikan pada saya jika ada kesulitan akses atau keterbacaan pada situs ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
10 tanggapan
iskandaria
Untuk keterbacaan konten pada tema ini sudah nyaman bagi saya. Cuma sedikit saran saja pada tampilan latar di bagian body (yang pakai gambar itu). Kalau dibuat jadi fixed rasanya lebih baik. Artinya, saat halaman digulung, gambar latar tidak ikut tergulung (alias tetap pada posisinya). Hal tersebut bisa meminimalisir distraksi saat pengguna menggulung halaman blog ini.
Caranya, tambahkan saja kode CSS berikut pada file style.css, khususnya di bagian body:
Mas Is, terima kasih buat masukkannya, saya sudah jadikan fixed background, tapi tidak lewat CSS, ada menu sendiri kok untuk mengatur custom background yang dibawa langsung oleh tema ini (inilah enaknya pakai tema jadi) :).
Wah, langsung dipraktekin ternyata 🙂 Bagus deh kalo gak perlu utak-atik CSS lagi. Nah, kalo dibikin <code>fixed</code> kayak sekarang, justru terasa lebih elegan dan tidak mengganggu.
Pak Aldy, kalau membuat tema sendiri memang rasanya sayang untuk diganti-ganti, tapi jika ndak buat sendiri kan bisa dengan tenang sedikit diganti-ganti :D.
Tinggalkan Balasan