Apa Anda menggunakan desktop klasik untuk Ubuntu dan bukannya desktop 3D Unity atau Gnome Shell? Jangan khawatir jika dekstop anda tidak menjadi menarik. Terdapat Bisigi Project yang mengkhususkan diri mendesain tema-tema cantik untuk Gnome.
Bisigi menghadirkan sebuah theme suites, yang artinya terdapat tema untuk ikon, kertas dinding (wallpaper), tema metacity, tema kursor & emerald. Dan tiap-tiap tema memiliki keunikannya masing-masing yang mungkin akan membuat Anda kesulitan menentukan yang mana akan jadi tema favorit anda.
Bisigi dapat dipasang di beberapa jenis Linux yang menggunakan Gnome klasik, Arch dan Mandriva adalah beberapa di antaranya. Anda bisa memasang Bisigi pada buntu 11.04 Natty Narwhal dengan mudah via PPA resmi mereka.
Untuk memasangnya pada Ubuntu 11.04, silakan buka terminal, pertama gunakan perintah berikut untuk menambahkan repositori Bisigi ke dalam Ubuntu:
sudo add-apt-repository ppa:bisigi/ppa
sudo apt-get update
Lalu silakan pilih apakah Anda akan memasang semua tema ataukah satu persatu, jika Anda hendak memasang semua tema sekaligus, silakan menggunakan perintah berikut:
sudo apt-get install bisigi-themes
Namun jika hendak memasang tema satu persatu (untuk melihat pratampil masing-masing tema, silakan klik gambar di atas), maka gunakan perintah sesuai namanya, misalnya untuk memasang tema Ubuntu Sunrise, gunakan perintah:
sudo apt-get install ubuntu-sunrise-theme
Untuk keterangan yang lebih lengkap, silakan mengunjungi situs resmi Bisigi Project. Selamat mencoba.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan