Tidak ada jejaring sosial tanpa permainan (games), mungkin itulah salah satu sisi jual sebuah jejaring sosial. Sebagaimana pendahulunya Friendster dan Facebook yang menjadi tren di Indonesia, kini Google+ pun menghadirkan pelbagai pilihan permainan pada jejaring sosialnya.
Saya sudah mendengar berita ini beberapa hari yang lalu, namun ketika pertama kali saya mencoba mengakses saat itu, permainan ini belum tersedia, sepertinya memang belum masuk ke Indonesia, dan memang masih dalam tahap pengenalan (uji coba). Seperti Google+ pun entah sampai kapan berada dalam tahap uji coba.
Namun setelah beberapa waktu berselang, tepatnya hari dini hari tadi. Saya menemukan ternyata di akun Google+ saya sudah tersedia permainan yang siap dicicipi, dan ada lumayan banyak termasuk yang terkenal seperti Angry Birds, Dragon Ages dan lain sebagainya.
Namun untuk bisa memainkan permainan ini, pemilik akun Google+ harus menerima syaratnya, yaitu memberikan akses bagi produsen permainan terhadap akun Google-nya. Misalnya untuk memainkan Dragon Age Legend, maka kita harus mengizinkan BioWare untuk mengakses akun kita.
Saya tidak tahu apakah privasi akan terjamin atau tidak pada akhirnya, misalnya ternyata kemudian surel saya dibanjiri dengan promosi untuk membeli produk video game terbaru mereka, kan malah jadinya tidak lucu. Tapi yah, semoga saja tidak demikian. Namun untuk menjaga privasi saya, maka saya tidak mengambil tawaran ini dari Google+, sebagaimana yang saya lakukan pada jejaring sosial lainnya.
Update:
Saya tidak lagi menggunakan layanan Google+, karena layanan telah ditutup oleh Google.
Betis pegal atau kram saat berjalan, lalu reda ketika istirahat, bisa menandakan penyakit arteri perifer. Kenali gejala, cara diagnosis dengan ABI, dan pengobatan menurut pedoman ACC/AHA 2024 dan ESC 2024.
Puisi untuk para pemuda yang melangkah ke jalan di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026: semangat yang membakar, doa yang menggetarkan, dan harapan yang membangkitkan.
Apa pengalaman wisata terburuk Anda? Travel is often described as a series of moments—some breathtaking, some challenging, and a few unforgettable for all the wrong reasons. Among the many misfortunes a traveler can encounter, from lost luggage to sudden illness, there is one that cuts deeper than most: meeting a scammer. It is not merely… Read more: The Worst Moment in Travel: The Smiling Stranger Who Steals More Than Money
Risk register rumah sakit umumnya didominasi oleh risiko klinis, sementara risiko non-klinis seperti keuangan, SDM, dan TI sering diabaikan. Artikel ini menjelaskan pentingnya manajemen risiko terintegrasi, kategori risiko wajib menurut STARKES, serta penerapan matriks 5×5 untuk menyusun risk register yang lebih komprehensif dan seimbang.
Sebuah bayi lahir di ohoi sebelah menjelang subuh. Beberapa hari kemudian, di ruang kelas berbangku papan, Raka mengajukan satu pertanyaan yang tidak ada jawabannya di buku.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Orang dewasa itu tingkahnya tetap seperti anak kecil sehingga tetap butuh permainan. Saya lupa ini iklan apa dulu.
Saya kurang tertarik dengan game-game online, Mas. Jadi sama seperti Mas Cahya yang punya alasan demi privacy akun, kalau saya karena memang tak tertarik dengan gamenya.
He he…, kalau orang dewasa mungkin mainannya beda ya Pak :). Permainan online terlalu menyita waktu juga bagi saya jika ikutan, makanya saya memilih tidak ikut saja :D.
Tinggalkan Balasan