A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Sudah lama juga saya tidak menulis tentang manga, akhir pekan ini saya menemukan sebuah manga yang bagus tentang kisah detektif Shibata. Kisahnya menarik, meski mungkin tidak sepelik cerita detektif Conan, namun detektif Shibata berkisah memang tentang detektif kepolisian yang menangani anak-anak dan remaja yang bermasalah.

Kisahnya menarik karena titik tangkap yang berbeda tentang sudut pandang untuk menyimak permasalahan-permasalahan sosial seperti kenakalan remaja misalnya. Namun tidak hanya kasus-kasus mudah, bahkan kasus sulit pun acap menyapanya.

Dalam usia muda, Shibata dipromosikan sebagai detektif di divisi keamanan anak dan remaja. Namun penampilannya yang justru baby face, seperti murid sekolah menengah malah membuatnya sering dipalak remaja berandalan jika ia sedang tidak mengenakan seragam polisinya.

Banyak sekali adegan kocak dalam halaman-halaman hitam dan putihnya, misalnya saat memasuki areal penyelidikan dengan pakaian bebas, ia kerap ditendang keluar tempat penyelidikan karena dikira anak sekolahan yang berkeliaran dengan sembarangan. Namun dia memang kerap bertingkah layaknya anak-anak, terutama dalam melakukan pendekatan dengan para remaja yang hendak dibantunya.

Meski pola pikirnya berbeda dengan kebanyakan polisi yang digambarkan dalam komik ini, namun bukan berarti ketajaman analisisnya dan kepekaannya dalam mengungkap kasus tidaklah cemerlang, atau karena ia bertubuh mungil bukan berarti ia tidak sanggup menghadapi sekelompok berandalan bersenjata hanya dengan tangan kosong.

Ada banyak kejutan dalam kisah kisahnya, yang mengocok perut, yang menegangkan, hingga mengharukan. Bagi mereka yang menyukai bacaan bertema aksi, misteri dan komedi, maka komik Shibatora ini tidak bisa dilewatkan. Namun jika tidak diimpor, saya ragu jika komik ini akan terbit di Indonesia.

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Haus Tak Pernah Reda: Mengenal Diabetes Insipidus
    Diabetes insipidus adalah gangguan hormon antidiuretik yang menyebabkan haus berlebihan dan urin sangat banyak, berbeda dari diabetes melitus meski gejalanya mirip. Kondisi ini tergolong langka, sering terkait tumor hipofisis atau cedera kepala. Diagnosis tepat dan tata laksana dengan desmopresin atau tiazid mencegah dehidrasi berat dan komplikasi elektrolit yang mengancam nyawa.
  • Bagaimana Jika Gedung Rumah Sakit Bisa Terinfeksi?
    Tulisan ini membahas tentang risiko infeksi yang dapat terjadi pada sistem bangunan rumah sakit. Dengan mengganti istilah “tubuh” menjadi “sistem bangunan” dalam definisi infeksi, penilaian risiko infeksi dapat dilakukan sama seperti kajian medis. Tiga perangkat untuk memantau dan mengelola risiko infeksi telah disiapkan dan tersedia gratis.
  • Beyond Heroes and Villains: History, Morality, and the Psychology of Narrative
    Tulisan ini menggambarkan bagaimana sejarah dipengaruhi oleh kekuasaan, membentuk narasi pahlawan dan penjahat. Ia menyoroti kompleksitas moral, bahwa individu bisa berperan dalam kejahatan atau pahlawan berdasarkan konteks. Penting untuk mengakui berbagai perspektif dan menahan diri dari menyederhanakan narasi demi pemahaman yang lebih mendalam tentang kemanusiaan.
  • Aman Merawat Seumur Hidup: Keselamatan Pasien Penyakit Tidak Menular yang Terlewat dari Sorotan
    Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2026 fokus pada penyakit tidak menular dengan tema “Safe care for life!”. Penyandang penyakit kronis berisiko tinggi mengalami cedera akibat interaksi berulang dengan sistem kesehatan. Artikel ini menjelaskan pentingnya keterlibatan pasien dalam keselamatan layanan serta implementasi pesan WHO dalam konteks kesehatan Indonesia.
  • Ketika Gula Darah Naik di Tengah Kehamilan: Mengenal Diabetes Gestasional
    Diabetes melitus gestasional adalah gangguan toleransi glukosa yang muncul saat hamil, memengaruhi hingga 14% kehamilan secara global. Di Indonesia, kondisi ini sering luput terdeteksi karena keterbatasan data nasional. Skrining rutin usia 24–28 minggu, tata laksana nutrisi, dan pemantauan pascasalin jangka panjang menjadi kunci mencegah komplikasi ibu dan bayi.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

10 tanggapan

  1. Avatar gadgetboi

    yup .. sudah membaca beberapa chapter. memang definitely bukan seperti conan atau kindaichi tapi sepertinya wajib untuk dibaca bagi penggemar manga. btw, how’s the dorama comming? have you seen one or two episode? still sucking like Conan’s and Kindaichi’s dorama? 😆

    1. Avatar Cahya

      No, I didn’t watch the dorama, I have no interest in 3D, ha ha ha…. 😆 #modeotaku ON.

  2. Avatar gadgetboi

    semoga cepat dirilis deh … kadangkala kebijakan birokrasi membuat rilis komik baru menjadi molor. ini komik rilisan tahun berapa?
    udah baca QED belum bli?

    1. Avatar Cahya

      Qout Erat Demonstrandum ya? Saya dulu langganan komiknya, namun rilisnya tidak pasti, jadi malas bolak-balik toko buku untuk mengecek apa terbit atau tidak, jadi sudah lama juga saya tidak membacanya, namun saya suka ceritanya.

      Shibatora sepertinya rilisan tahun 2007/2008 Mas.

  3. Avatar @zizydmk

    Detektif Conan itu juga kocak banget. Itu termasuk manga bukan?
    Jadi kalau tak diimport dimana kita bisa beli?
    Mungkin di toko-toko buku import seperti Kinokuniya ada kali ya..

    1. Avatar Cahya

      Kalau masih hitam di atas putih masih disebut manga 🙂 Ya Mbak, di toko buku itu sepertinya tersedia juga.

  4. Avatar giewahyudi

    Bicara Manga saya enggak mudeng, Mas..
    Tapi saya suka banget sama Conan..

    1. Avatar Cahya

      Conan yang dimaksud Mas Gie pasti animenya ya yang di televisi itu. Ya, beberapa komik malah jadi lebih bagus setelah dituangkan ke dalam versi animasinya :).

  5. Avatar dHaNy

    Saya juga setuju nih mas, kalau tidak diimpor mungkin komik itu ga akan terbit disini… Lagipula penggermarnya belum begitu kelihatan…

    1. Avatar Cahya

      He he…, mungkin Gramedia kekurangan tenaga penerjemah, atau karena pasaran komik sedang lesu? Saya sih biasanya ke penyewaan komik saja, daripada beli mahal-mahal :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca