A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Salah satu distro Linux favorit saya Joli OS, kini hadir dalam kemampuan Jolidrive-nya melalui Jolicloud Desktop Environment (JDE) di Ubuntu, dan sudah bisa dicoba pada Ubuntu 13.04 Raring Ringtail yang saya gunakan. Ini adalah satu lingkungan kerja berbasis komputasi awan yang paling populer saat ini. Mungkin karena Joli OS lawas yang berbasis Ubuntu lawas sudah tidak bisa digunakan di banyak tempat, maka sebuah opsi memindahkan sistem/lingkungan Jolidrive ke distro stabil seperti Ubuntu teranyar menjadi solusi yang dianggap cukup baik.

JDE ini masih merupakan uji coba pada Raring Ringtail, namun sudah bisa digunakan pada dua versi Ubuntu sebelumnya. Dulu saya sempat mau mencoba memasang Joli OS 1.2 pada Asus X201E yang saya punya, namun sayang, sistem operasi itu terlalu lawas untuk dapat berjalan pada mesin baru – walau pun harus diakui salah satu nilai lebihnya adalah membuat mesin lama berjalan dengan sangat baik dan tampak modern.

Melalui komunikasi singkat di Twitter, saya tahu bahwa aplikasi DE ini bisa diuji coba pada Ubuntu yang baru. Hanya saja memang tidak disarankan untuk digunakan sebagai lingkungan kerja utama, karena masih dalam tahap pengembangan.

https://twitter.com/jolicloud/status/336482984435789824

Panduan memasangnya saya ambil dari tulisan OMG Ubuntu. Gunakan perintah berikut:

sudo add-apt-repository ppa:jolicloud-team/ppa

Lalu lakukan pembaruan data repositori:

sudo apt-get update

Setelah itu, kita bisa memasang Jolicloud DE pada Ubuntu:

Klik untuk memasang JoliDE pada Ubuntu

Setelah pemasangan selesai, silakan logout dan masuk dengan memilih Jolicloud sebagai lingkungan kerja. Saat ingin kembali ke desktop Unity milik Ubuntu, perlu dipilih ulang lagi dari awal.

JDE
Jolicloud tersedia sebagai pilihan desktop pada Ubuntu 13.04 Raring Ringtail.

JDE memberikan lingkungan kerja tersendiri, yang jauh lebih sederhana dibandingkan Unity yang dibawa oleh Ubuntu secara asali. Namun, untuk masalah tampilan yang elegan, Unity mungkin lebih menarik, setidaknya bagi saya.

Anda bisa mencobanya, dan lihat sendiri, meskipun belum matang saat ini. Namun siapa tahu bisa menjadi pilihan Anda untuk bekerja ke depannya. Pun demikian, jangan lupa bahwa Jolicloud berbasis komputasi awan, sehingga Anda mungkin memerlukan koneksi Internet yang mumpuni untuk bisa menggunakannya secara optimal.

Artikel Baru Terbit

  • Gula Darah Tinggi yang Diam-Diam Merusak: Memahami Diabetes Melitus Tipe 2
    Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
  • Empat Pembaruan Kunci Pedoman Malaria WHO 2026: Apa yang Berubah dan Apa Artinya bagi Indonesia
    WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
  • Vaksin RSV untuk Ibu Hamil: Ketika Antibodi Ibu Jadi Perisai Pertama Bayi
    Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
  • Guru di Garis Depan: Panduan Baru UNESCO, UNICEF, dan WHO untuk Menjaga Kesehatan Jiwa di Ruang Kelas
    Panduan baru UNESCO-UNICEF-WHO (2026) menegaskan peran guru dalam kesehatan jiwa sekolah: mempromosikan kesejahteraan, menyadari tanda distres, dan menghubungkan murid ke dukungan — tanpa mendiagnosis atau memberi terapi. Dengan I-NAMHS mencatat 15,5 juta remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, panduan ini relevan bagi UKS, PPKSP, dan sistem sekolah Indonesia.
  • Ketika Si Kecil Tiba-Tiba Sering Haus dan Berat Badannya Turun: Mengenal Diabetes Melitus Tipe 1
    Diabetes melitus tipe 1 pada anak Indonesia meningkat tajam dalam dua dekade terakhir, namun tujuh dari sepuluh kasus baru terdiagnosis setelah jatuh ke ketoasidosis diabetikum. Artikel ini membahas patofisiologi, kriteria diagnosis, lima pilar pengelolaan, teknologi CGM, imunoterapi teplizumab, serta konteks jaminan BPJS Kesehatan bagi penyandang DMT1.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

7 tanggapan

  1. Avatar Fariz Nur
    Fariz Nur

    bisa untuk distro lain gag om?

    1. Avatar Cahya

      Saya tidak tahu, tapi yang berbasis Ubuntu ada kemungkinan bisa, misalnya Linux Mint.

  2. Avatar Nathan
    Nathan

    Mas Cahya ada tutor-nya gak buat bikin joli os live usb ??

    1. Avatar Cahya

      Saya biasanya pakai Linux Live USB Creator pada Windows. Software-nya bisa diunduh dengan gratis. Nanti ISO-nya akan langsung dikenal. Di situs tembus sudah ada panduannya untuk Linux secara umum.

      1. Avatar Nathan
        Nathan

        Thanks sarannya . sangat bermanfaat

  3. Avatar Zippy
    Zippy

    Nggak pake uBuntu mas, jadi ya hanya bisa sekedar baca2 doang 😀
    Btw, itu perintah2nya apa gak bikin pusing ya mas?
    Atau mungkin karena sayanya aja ya yang masih awam dengan uBuntu 😀

    1. Avatar Cahya

      Ya kalau masalah perintah. Tinggal nyontek atau lihat di Wiki. Ndak perlu bingung kan. Apalagi ada komunitas tempat tanya-tanya.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca