A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Sejak penggunaan ponsel cerdas, saya jarang sekali mengakses Twitter melalui klien (desktop client) di komputer. Namun kadang saya memang ingin jauh dari yang namanya telepon genggam, sehingga ingin melirik sejumlah klien twitter kembali yang bisa digunakan untuk Linux. Ada beberapa yang menarik, termasuk yang bisa dipasangkan melalui Pidgin dengan plugin-nya. Tapi saya tertarik pada yang sederhana seperti Corebird.

Aplikasi yang menggunakan logo kepala burung biru yang tampak memiliki otak berwarna merah jambu ini memang agak sedikit nyentrik. Namun ketika dibuka, persis seperti aplikasi klien twitter kebanyakan. Dan karena masih baru, sepertinya masih cukup sederhana. Untuk pertama kali menggunakan memang masih perlu mengakses website twitter guna memperoleh token.

Corebird
Aplikasi Corebird pada Gnome 3.14 – Antergos 64-bit.

Kali ini saya memilih Corebird karena aplikasi ini berbasis GTK+, yang bermakna dia akan cukup ramah digunakan pada Gnome. Dan melalui Antergos, Corebird bisa dipasang dari repositori komunitas pengguna Arch (AUR).

yaourt corebird-git

Perintah tersebut akan memberikan akses untuk memasang corebird pada Antergos. Dan tampaknya juga aplikasi ini tidak memakan sumber daya yang cukup banyak, sehingga mudah digunakan.

Untuk distribusi lain, silakan ikuti tautan berikut:

  1. openSUSE: via 1-click-install di http://software.opensuse.org/package/corebird
  2. Ubuntu dan turunannya: cek tulisan di Ubuntu Handbook.
  3. Fedora dan turunannya: cek di repo jika sudah ada: https://apps.fedoraproject.org/packages/corebird.

Jika menggunakan hanya satu layar mungkin tidak terasa, tapi jika bekerja dengan dua layar akan menyenangkan menggunakan aplikasi ini.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar gadgetboi

    baru nyobain, apakah di opensuse ada masalah upload gambar?

    1. Avatar Cahya

      Wah, saya belum pasang lagi Mas.

  2. Avatar gadgetboi

    IMHO .. twitter yg terbaik ya di website 😀

    1. Avatar Cahya

      Iya, tapi peramban itu membunuh ????

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca