Kita tahu bahwa mencuci tangan bisa membantu menjaga kesehatan secara umum, tapi bagaimana dengan mencuci tangan bisa menyelamatkan nyawa dari Ebola? Dalam istilah aslinya, handhygiene bermakna higienitas (kebersihan dari pelbagai kuman dan partikel yang mengganggu kesehatan) tangan menjadi suatu standar yang memberikan gambaran target dari suatu aktivitas menjaga kebersihan tangan. Sedangkan ketika beralih ke dalam bahasa Indonesia, memang terasa mengalami penyempitan makna menjadi sekadar cuci tangan.
Oleh karena mencuci tidak selalu identik dengan higienis, maka yang awalnya bermakna target menjadi teralihkan maknanya sebagai proses. Namun dunia kesehatan saya rasa akan selalu menekannya, bahwa proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik.
Mari kita lihat video berikut…
Video di atas merupakan kegiatan para petugas WHO melihat bagaimana hasil pelatihan yang mereka berikan selama ini.
Hand hygiene action to support containment of the Ebola outbreak has been crucial for all health workers. In Sierra Leone, WHO has supported training on the recommended hand cleansing steps to be performed as well as the products that can be used, monitoring progress with improvement over these months.
Jika kegiatan cuci tangan yang sederhana itu bisa membendung laju penyebaran virus mematikan seperti Ebola, maka tentu saja banyak penyakit yang bisa dicegah penularannya jika kita cermat dan selalu ingat untuk mencuci tangan. Anda dan keluarga mungkin akan lebih jarang direpotkan dengan diare, batuk, cacingan, hingga ke penyakit yang lebih mengkhawatirkan seperti deman tifoid ataupun hepatitis A. Dan biaya untuk berobat sakit-sakit seperti itu bisa ditekan, menghemat biaya kesehatan Anda dan keluarga tentunya.
Ebola adalah salah satu dari banyak penyakit yang penyebarannya dapat dibantu dibendung dengan berkomitmen melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya melalui kegiatan cuci tangan ini.
Anak-anak yang tampak antusias mencuci tangan guna mencegah tertular Ebola. Sumber gambar: oxfamamerica.org.
Anda tidak memerlukan petugas dari badan kesehatan dunia untuk mengingatkan bagaimana melakukan cuci tangan bukan? Mari kita hidup bersih dan sehat.
Perpindahan ke Linux sering kali menimbulkan “kejutan budaya” bagi pengguna baru yang terbiasa dengan Windows atau macOS. Tantangan meliputi manajemen paket yang asing, ketersediaan software, masalah driver, penggunaan command line, dan pilihan distro. Adaptasi lebih mudah bagi developer, power user, dan gamer, sementara pengguna awam mungkin kesulitan. Kesiapan mental dan pemilihan distro yang tepat sangat penting untuk transisi yang baik.
Keluhan pasien bukan ancaman, melainkan peluang mutu. Artikel ini mengulas asal-usul kerangka L.E.A.S.T dan L.A.T.T.E dari ilmu manajemen jasa, bukti bahwa pelatihan komunikasi saja tak cukup mengatasi hambatan sistemik dan burnout staf, serta bagaimana hak mengadu pasien dalam UU 17/2023 perlu diimbangi sistem pendukung di faskes Indonesia.
Tidak ada pasal tunggal yang mewajibkan pentest bagi rumah sakit di Indonesia — tetapi UU PDP, kategorisasi risiko sistem elektronik, status Infrastruktur Informasi Vital, dan ekspektasi akreditasi bersama-sama menciptakan kewajiban de facto yang sulit dihindari. Artikel ini memetakan empat jalur regulasi tersebut dan memberi rekomendasi realistis sesuai skala fasilitas.
Program IVF di Indonesia tak ditanggung BPJS dan bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Di tengah biaya besar itu, klinik kerap menawarkan add-ons seperti PGT-A, ICSI, atau assisted hatching. Artikel ini mengulas bukti ilmiah terkini di balik masing-masing prosedur tambahan tersebut—dan mana yang benar-benar layak dipertimbangkan.
Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan pada tahun 2026 menyebabkan lonjakan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di berbagai daerah. Artikel ini menyajikan dampak kesehatan dari partikulat PM2,5, pengalaman dari krisis asap sebelumnya, serta panduan tanggap darurat untuk pemerintah dan masyarakat guna melindungi kesehatan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan