A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Jika kita melihat tulisan “Made in China” pada produk yang kita bawa, mungkin kadang merasa bahwa barang kita kalah kelas, kok buatan Cina Tiongkok sih? Tapi bukankah tidak semua yang didesain di Negeri Naga tersebut buruk? Katakan sajak telepon pintar dari Apple dan Samsung memiliki pabrikan juga di situ. Tiongkok dikenal memiliki cita rasa seni yang tinggi.

Demikian juga dengan salah satu desktop Linux yang mereka olah di sana, ‘deepin’ – si Penguin dari Tiongkok, sudah lama sekali terkenal. Mulai dari dulu, hingga versi teranyar adalah seri 15.2. Dengan menggunakan tagline “Firmly Moving Forward with Our Dreams” menjadikan racikan mereka sebagai salah satu distribusi yang digemari, tidak hanya oleh warga Tiongkok dan etnis Tionghoa di manca negara, namun juga pengguna Linux lainnya.

Ada yang berkata, antarmuka Linux deepin merupakan gabungan antara antarmuka Windows dan OS X, sehingga memberi nuansa baru dibandingkan lingkungan-lingkungan dekstop yang sudah ada sebelumnya.

Anda ingin mencoba Linux? Deepin bisa menjadi salah satu pilihan awal, karena sangat mudah dipasang melalui sistem operasi populer, ada banyak video yang memberikan tutorial untuk itu.

Saya sendiri bukan pengguna deepin, namun kehadiran sebuah lingkungan desktop baru akan selalu disambut dengan meriah (walau deepin tidak bisa lagi dibilang barang baru).

Menyenangkannya Linux, karena seperti menuju rumah makan yang menyediakan pelbagai jenis hidangan yang bisa disantap. Anda ingin Pinguin dengan Cita Rasa ala Tiongkok, maka cobalah deepin.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Rumah Baru, Wajah Baru
    Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca