Membaca foto Rontgen dada/thoraks (chest x ray) merupakan asupan sehari-hari dokter pada umumnya. Walau kadang beberapa temuan sulit yang muncul dalam citra yang dihasilkan oleh mesin membuat kita bertanya-tanya, apa itu? Sebelum akhirnya menunggu atau meminta pendapat ahli radiologi.
Pada situasi tertentu, kita bertemu dengan rasa ingin tahu dan penasaran tentang “apa itu?”. Dan membuat melirik kembali sejumlah kepustakaan untuk mendapatkan pencerahan.
Belajar lebih jauh, bagi saya sendiri ingin bertanya langsung ke ahli. Sayangnya ahli tidak selalu bisa dihubungi setiap saat. Ada bantuan belajar lain yang bisa diakses lebih cepat dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Sayangnya, asistensi AI untuk chest x ray tidak murah dan hanya tersedia bagi instansi saja. Membuat pilihan lebih menyempit pada yang disediakan sebagai uji coba atau purwarupa teknologi.
Untuk kasus “apa itu?” Saya bisa memanfaatkan purwarupa seperti ini untuk belajar lebih jauh.
Tentu saja ada nilai etis yang perlu dipastikan jika hendak menggunakan purwarupa AI yang harus diindahkan. Misalnya menjaga privasi pasien dengan tidak menyertakan identitas pasien pada foto yang kita pelajari. Lalu tidak menggunakan hasil analisis produk ini sebagai rujukan medis.
Purwarupa teknologi AI untuk membaca foto polos dada/thoraks hanya memiliki sifat prediktif, sehingga bukan pengganti keterangan ahli radiologi.
Chester AI bisa diakses melalui peramban ataupun diunduh dan dipasang di komputer.
Ulasan pedoman kurikulum resistensi antimikroba WHO 2019: lima modul, enam kurikulum profesi, serta langkah menerapkannya di rumah sakit, puskesmas, dan institusi pendidikan di Indonesia.
Artikel ini membahas pentingnya integrasi Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) dengan Program Manajemen Kualitas Perawatan (PMKP) untuk mengurangi risiko jatuh dan kesalahan pemberian obat. Ditekankan bahwa SKP harus menjadi bagian dari siklus mutu rumah sakit melalui validasi dan analisis data yang ketat, bukan sekadar kepatuhan administratif.
Di Polindes yang kecil, Raka mendengar detak jantung yang belum lahir, dan batuk yang tak mau dijelaskan. Malamnya, Oma berbicara kepada seseorang di luar jendela.
Di lorong sempit Sump, seorang rentenir duduk dengan lengan kiri berubah menjadi amber yang masih hangat. Seorang saksi mendengar suara tenang memanggilnya ‘Murid’.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan