A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kanker paru adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Menurut data dari Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2020, terdapat sekitar 2,2 juta kasus baru dan 1,8 juta kematian akibat kanker paru di seluruh dunia. Di Indonesia, kanker paru menempati urutan ketiga penyebab kematian akibat kanker, dengan angka insidensi sekitar 29,6 per 100.000 penduduk dan angka mortalitas sekitar 25,9 per 100.000 penduduk.

Kanker paru merupakan penyakit yang kompleks dan memerlukan penanganan yang komprehensif dan multidisiplin. Untuk itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan keputusan menteri kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/1438/2023 tentang pedoman nasional pelayanan kedokteran tata laksana kanker paru. Keputusan ini bertujuan untuk memberikan acuan bagi tenaga kesehatan, penderita, keluarga, dan masyarakat dalam memberikan dan menerima pelayanan kesehatan berkualitas terkait kanker paru.

Pedoman nasional ini mengatur tentang definisi, klasifikasi, diagnosis, penilaian, penanganan, rujukan, dan pemantauan kanker paru. Pedoman ini juga memberikan rekomendasi tentang pencegahan, skrining, deteksi dini, dan aspek etik, hukum, dan ekonomi dalam pelayanan kesehatan kanker paru.

Dengan adanya pedoman nasional ini, diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini, penatalaksanaan yang tepat, dan kualitas hidup penderita kanker paru. Pedoman ini juga diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan, kematian, dan biaya kesehatan akibat kanker paru. Pedoman ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sehat.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang pedoman nasional ini, Anda dapat mengunduhnya di sini atau mengunjungi situs resmi Kementerian Kesehatan di sini. Mari kita bersama-sama peduli dengan kesehatan paru kita dan mencegah kanker paru.


Semoga tulisan blog ini bermanfaat untuk Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kritik, silakan beri tahu saya. Terima kasih. 😊

Artikel Baru Terbit

  • Kenapa Pindah ke Linux Terasa Sulit di Awal? (dan Siapa yang Justru Cepat Beradaptasi)
    Perpindahan ke Linux sering kali menimbulkan “kejutan budaya” bagi pengguna baru yang terbiasa dengan Windows atau macOS. Tantangan meliputi manajemen paket yang asing, ketersediaan software, masalah driver, penggunaan command line, dan pilihan distro. Adaptasi lebih mudah bagi developer, power user, dan gamer, sementara pengguna awam mungkin kesulitan. Kesiapan mental dan pemilihan distro yang tepat sangat penting untuk transisi yang baik.
  • Ketika Amarah Pasien Berubah Jadi Ruang Belajar: Menata Keluhan sebagai Bagian dari Mutu Layanan Kesehatan
    Keluhan pasien bukan ancaman, melainkan peluang mutu. Artikel ini mengulas asal-usul kerangka L.E.A.S.T dan L.A.T.T.E dari ilmu manajemen jasa, bukti bahwa pelatihan komunikasi saja tak cukup mengatasi hambatan sistemik dan burnout staf, serta bagaimana hak mengadu pasien dalam UU 17/2023 perlu diimbangi sistem pendukung di faskes Indonesia.
  • Apakah Rumah Sakit Wajib Melakukan Penetration Test? Menelusuri Dasar Hukumnya
    Tidak ada pasal tunggal yang mewajibkan pentest bagi rumah sakit di Indonesia — tetapi UU PDP, kategorisasi risiko sistem elektronik, status Infrastruktur Informasi Vital, dan ekspektasi akreditasi bersama-sama menciptakan kewajiban de facto yang sulit dihindari. Artikel ini memetakan empat jalur regulasi tersebut dan memberi rekomendasi realistis sesuai skala fasilitas.
  • Bayi Tabung dan Godaan “Layanan Tambahan”: Mana yang Benar-Benar Terbukti Menaikkan Peluang Hamil?
    Program IVF di Indonesia tak ditanggung BPJS dan bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Di tengah biaya besar itu, klinik kerap menawarkan add-ons seperti PGT-A, ICSI, atau assisted hatching. Artikel ini mengulas bukti ilmiah terkini di balik masing-masing prosedur tambahan tersebut—dan mana yang benar-benar layak dipertimbangkan.
  • Ketika Langit Kalimantan Menguning: Panduan Tanggap Darurat Kesehatan Menghadapi Kabut Asap Karhutla
    Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan pada tahun 2026 menyebabkan lonjakan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di berbagai daerah. Artikel ini menyajikan dampak kesehatan dari partikulat PM2,5, pengalaman dari krisis asap sebelumnya, serta panduan tanggap darurat untuk pemerintah dan masyarakat guna melindungi kesehatan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. Avatar agustinusandhi

    Saya minta ijin share ya bu….

    1. Avatar Cahya

      Silakan 🙏

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca