A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kartu Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Tak terasa, bulan suci Ramadan yang penuh berkah telah kita lalui. Seiring dengan hilal yang telah tampak, kumandang takbir, tahmid, dan tahlil pun menggema, menandakan datangnya hari kemenangan yangFitri dan penuh kebahagiaan: Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah!

Kami dengan penuh sukacita ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Taqabbal Ya Karim. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita selama bulan Ramadan, mengampuni segala dosa dan khilaf, serta melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada kita semua.

Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang istimewa. Setelah sebulan penuh menahan diri dari segala nafsu dan memperbanyak ibadah, kini saatnya kita merayakan kemenangan spiritual ini dengan penuh syukur dan kebahagiaan. Inilah saatnya untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, sanak saudara, sahabat, dan handai taulan. Saling memaafkan, berbagi kebahagiaan, dan memperkuat rasa persaudaraan adalah esensi dari hari yangFitri ini.

Di tengah suka cita perayaan Idul Fitri, mari kita juga tidak melupakan saudara-saudara kita yang mungkin kurang beruntung. Uluran tangan dan kepedulian kita akan membawa kebahagiaan yang lebih bermakna di hari yangFitri ini.

Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pembaca setia blog ini yang telah menemani kami selama ini, terutama selama bulan Ramadan. Dukungan dan partisipasi Anda sangat berarti bagi kami. Semoga kita semua dapat terus memberikan manfaat dan inspirasi melalui tulisan-tulisan di blog ini.

Mari kita jadikan momen Idul Fitri ini sebagai awal yang baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bertakwa kepada Allah SWT. Semoga semangat Ramadan tetap membara dalam hati kita sepanjang tahun.

Akhir kata, sekali lagi kami mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca