Artikel Baru Terbit
- Dual-Boot Windows 11 dan openSUSE Tumbleweed di Dell Latitude 3440: Catatan Lengkap dari BitLocker sampai GRUB
Catatan memasang openSUSE Tumbleweed berdampingan dengan Windows 11 di Dell Latitude 3440: shrink partisi, BitLocker, GRUB2 EFI, hingga audio yang sempat senyap. - Kolangitis Akut: Infeksi Saluran Empedu yang Butuh Penanganan Cepat
Kolangitis akut adalah infeksi saluran empedu yang terjadi ketika aliran empedu tersumbat, paling sering oleh batu. Kenali gejala demam, kuning, dan nyeri perut kanan atas, pahami kriteria diagnosis serta derajat keparahan menurut Tokyo Guidelines 2018, dan ketahui mengapa drainase empedu tepat waktu bisa menyelamatkan nyawa. - Kantung-Kantung Kecil di Usus Besar: Mengenal Divertikulosis, Penyakit Divertikular, dan Divertikulitis
Nyeri perut kiri bawah disertai demam bisa jadi tanda divertikulitis, peradangan kantung kecil di usus besar. Pedoman ACG 2026 mengubah pendekatan lama: antibiotik tak lagi rutin, operasi diindividualisasi, dan mitos pantang kacang-bijian dipatahkan. Simak penjelasan lengkap gejala, diagnosis, tata laksana terkini, dan relevansinya bagi Indonesia. - Komputasi Kuantum Pekan Ini: Dari Janji 2028 sampai Sertifikat Web yang Kebal Kuantum
Roadmap DOE dan NATO, klaim 30 qubit logis Infleqtion, dan rencana Cloudflare soal sertifikat web pasca-kuantum: apa yang nyata, apa yang masih janji. - Resep CITO di Era Rekam Medis Elektronik: Masih Relevan, tetapi Bukan untuk KegawatanRekam medis elektronik dan troli emergensi membuat banyak orang bertanya: apakah resep CITO masih perlu? Artikel ini menjelaskan bahwa kegawatan sejati ditangani lewat protokol dan stok ruangan, sedangkan CITO tetap berguna untuk terapi mendesak di luar stok, asalkan kriterianya jelas, terukur, dan diaudit secara rutin oleh tim mutu rumah sakit.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
4 tanggapan
-
hehe… melalui “Tulisan sejenis lainnya” saya menemukan artikel ini. Untungnya saya sebagai user diberikan “berkah” menikmati 2 pilihan OS. Windows dan Linux Ubuntu, namun belakangan saya intens menggunakan Ubuntu karena setelah upgrade ke versi Precise Pangoline. Perangkat lunak pengolah gambar GIMP sudah bisa dinikmati dengan versi terbarunya, 2.8. Jadi ketergantungan akan photoshop untuk proses mockup dan editing ikon yang saya butuhkan untuk website sudah bisa saya adaptasi dengan software GIMP. Masalah medium untuk menulis kode program, Windows dan Ubuntu menawarkan pilihan yang sama kuat. Bahkan software baik IDE atau text editor popular sudah mendukung untuk berjalan di keduanya.
Kedua OS ini memang memerlukan adaptasi untuk menggunakannya karena memang berbeda perlakuan. Jika menarik dari sudut pandang pengguna secara umum pasti akan bervariasi menurut sudut pandang masing-masing. Seperti pada ungkapan “banyak pilihan, banyak bingung”. 😀
-
Banyak pilihan memang membingungkan Mas, namun di sisi lain bagi yang suka cicip mencicip tentu adalah berkah tersendiri.
Saya senang melihat orang menemukan pilihannya sehingga dapat produktif dan kreatif. Kita semua punya kesempatan itu, dan mungkin sistem operasi terbuka memberikan pilihan yang lebih ringan di sisi anggaran.
-
-
Dulu saya hobi banget dengan dual boot, dengan linux yang menjadi “among”nya…, tapi sekarang entah kenapa jadi males juga…, untuk belajar Linux perlu banyak waktu, sedangkan masa-masa kepaniteraan mencari waktu luang pun susah, apalagi buat belajar programing dari awal lagi :)Apalagi kalau sistem belajar saya mengenai teknologi bener-bener nyaris autodidak, kalau ga ada yang ngebantuin pasti mandeg lama banget, paling-paling yang bisa dimintai bantuan adalah Bang Google, tanya sana-sini.Ya, Windows memang sangat rentan pada virus, itu yang bikin gemes terkadang, namun kini Linux pun semakin bermunculan virusnya walau jarang sekali seheboh virus-virus di WIndows.Kalau mau buat pertahanan di Linux memang lebih sederhana (namun perlu hapal setiap command yang berkaitan) dan karena kita hanya menggunakan sistem user (bukan superuser) saat berkomputer-ria, itu punya nilai keamanan tersendiri di Linux.Hmmm…, kalau Linux sesuai selera, saya dengar dulu pihak IGOS bersedia membuatkan distro yang sesuai dengan kebutuhan kita, namun entah bagaimana kabarnya sekarang. Pasaran Linux juga jarang saya ikuti, namun kini tampaknya banyak server yang menggunakan sistem operasi Linux betebaran di Internet.Saya setuju, kalau kita harus mencoba dulu. Sebelum saya ganti ke Travelmate 6293, rencananya saya akan pasangi OpenSuse, namun karena ternyata sudah bawa sistem Vista, jadinya malas kalau harus bongkar pasang…, kapan-kapanlah kalau ada komputer nganggur biar bisa dikerjai 🙂
-
saya juga masi pake windows dan linux. kl ada mac dan space tersisa utk freebsd, mungkin bakal saya pake jg :)intinya ngga fanatik lah.tp belakangan krn koneksi Inet lelet, jarang update antivirusdi windows, ya keseringan make linux. itu pun dah banyak lupa perintah terminalnya. ribet pas awal setting aja.setuju, yg plg modern dan mudah dipake itu opensuse. 🙂 tp tetep aja masing-2 distro punya kelebihan/kekurangan tersendiri. kembali ke selera masing-2 pengguna. coba dl baru pake seterusnya..
Tinggalkan Balasan