Saya berdiri menatap sesuatu yang mulai pudar di kejauhan sana, dengan perlahan bayang-bayang semakin memanjang menyelimuti daratan yang adalah persawahan sederhana dengan batang-batang pada yang telah cukup berusia. Beraneka burung senja dalam kawanannya kembali ke pucuk-pucuk tertinggi di mana kehangatan angin masih mampu mengangkat sayap-sayap mereka, celoteh-celoteh dalam bahasa yang tak termuat dalam logika.
Tepat di kala sinar terakhir mencuat dengan cepat di batas cakrawala, melesat dan kemudian menghilang. Dalam keterdiaman ini, mungkin inilah sentuhan ringan ke dalam akar kehidupan, ke dalam relung terdalam, antara semua yang ada di luar sana dan di dalam diri saya, antara yang seluruhnya dan antara yang terpisahkan. Saya melihat yang tak pernah terlihat.
Rerumpunan yang terbentang jauh menepi hingga batas cakrawala, seakan menjadi cermin di bumi bagi langit yang menjingga. Ia membuka jalan bagi mereka yang ingin hadir dalam ketiadaan, mereka yang telah melihat waktu terhenti dan semua ruang menjadi kosong. Mungkin ia sebuah pintu, mungkin juga bukan.
Kebutuhan tidur bervariasi berdasarkan usia dan individu, bukan sekadar “8 jam”. Tubuh tidak dapat dilatih untuk butuh tidur lebih sedikit. Tidur siang singkat 10–20 menit justru bermanfaat. Tidak semua hewan tidur seperti manusia. Terlalu banyak tidur juga berisiko. Dan meski kurang tidur jarang membunuh langsung, microsleep akibatnya menewaskan ribuan orang di jalan Indonesia setiap tahun.
Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
Panduan baru UNESCO-UNICEF-WHO (2026) menegaskan peran guru dalam kesehatan jiwa sekolah: mempromosikan kesejahteraan, menyadari tanda distres, dan menghubungkan murid ke dukungan — tanpa mendiagnosis atau memberi terapi. Dengan I-NAMHS mencatat 15,5 juta remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, panduan ini relevan bagi UKS, PPKSP, dan sistem sekolah Indonesia.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan