A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Hari ini aku kembali ke RSU Banyumas untuk mengganti beberapa hari yang kugunakan cuti pada kesempatan yang terdahulu. Tentu saja masih dalam bagian kepaniteraan Ilmu Kesehatan Anak, tugas kali ini di perinatologi selama tiga hari hingga tanggal 24 September 08 nanti. Selama tiga hari kembali menjenguk bayi mungil yang lucu-lucu, namun juga memerlukan perhatian yang luar biasa dengan ketelitian.

Ha…ha…, seperti biasa bukan itu yang ingin kubahas. Hari ini aku tidak lagi ditemani oleh ECS 536 yang lama, namun oleh Acer TravelMate 6293. Walau masih kusimpan, karena sayang sudah dipelihara dengan sedemikian telaten, notebook tua-ku (wah… padahal baru 2 tahun lebih digunakan) masih sangat baik dalam menjalankan fungsi Office dan jelajah dunia maya. Namun orang tuaku menyarankan untuk menjual notebook yang lama, aku pun berpikir serupa, karena beban memelihara 2 notebook akan semakin memusingkan, melelahkan jika harus meng-update 2 buah laptop secara bergantian.

Jadi mungkin ada yang tertarik dengan notebook tua-ku dapat menghubungiku melalui blog ini. Nah untuk spesifikasinya secara garis besar dapat kujelaskan sebagai berikut:

Model        : ECS 536

Prosesor    : AMD Mobile Sempron 2600 + (~1,66GHz)

Graphic      : Sis Standard Graphic Card 64 MB (Bekerja dengan baik pada Windows XP SP3 dengan DirectX 9.0c, namun berkurang pada Vista)

Memory     : DDRAM 1470 MB (1x 512 MB + 1x 1 GB/~1024 MB)

Drive         : 40 GB Hardisk; DVD Combo

Monitor      : TFT 14”

Perifer       : USB 4x; Pararel; Video out; monitor output; Ethernet 10/100MB; Modem; Wifi b/g

Saat ini menggunakan sistem operasi Microsoft Windows Vista Starter Pack SP1 Genuine (nanti akan diberikan juga DVD Vista yang Genuine), kinerja baik, daya tahan baterai 45 menit kinerja ringan, diam ~ 1 jam. Tergantung sistem operasi, jika ingin baterai bertahan lebih lama, bisa turun ke Windows XP atau Linux (Open Suse 9.0 bisa bertahan ~ 2,5 jam), daya kelistrikan baik, kinerja baik, di-update secara berkala baik untuk Windows mapun software seperti antivirus dan antispyware jadi bisa dibilang notebook ini sama sekali tak ada masalah pada sistem operasi dan perangkat lunak lainnya, sebagian besar menggunakan perangkan lunak bebas/open source/freeware. Penampilan mungkin sudah agak usang, karena ini bukanlah barang baru lagi, beberapa warna dasar ada yang memudar.

Jika memerlukan notebook untuk melakukan pekerjaan Office saja, semisal membuat pembukuan atau laporan, artikel, browsing, skripsi atau tesis, maka notebook ini bisa bekerja dengan sangat baik untuk keperluan itu. Namun karena perangkat kerasnya memang tidak didesain untuk akselerasi 3D, jadi mungkin game komputer yang menggunakan kemampuan grafis tinggi akan sulit dijalankan pada notebook ini.

Untuk masalah harga, saya buka harga notebook ini dengan penawaran seharga Rp 3.000.000,00 mengingat kondisinya yang prima, nah… lumayan murah kan untuk notebook second/bekas. Namun sebagaimana penawaran yang lainnya, harganya bisa naik bisa turun tergantung bagi yang tertarik dan menawarnya, I just an easy going person. Jika Anda tertarik dapat meninggalkan pesan pada kolom komentar, atau hubungi saya via email ke haridiva[@]indo.net.id (mohon tanda [] dihilangkan). Penawaran ini akan terus valid selama belum ada revisi pada tulisan di artikel ini. Jadi siapa cepat dia dapat, ha…ha…, namun saya pun tak sedang terburu-buru ‘tuk menjualnya.

 

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Diabetes Menjadi Kegawatdaruratan: Mengenal Ketoasidosis Diabetik
    Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
  • Bukan Sekadar Pikun: Menyimak Pedoman Nasional Tata Laksana Demensia 2026
    Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
  • Satu Kali Kejang, Lalu Apa? Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Epilepsi Dewasa 2026
    Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
  • Sang Peniru Ulung yang Bisa Diobati: Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Sifilis
    Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.
  • Sebelum Kelas Pertama Dibuka: Cara Kemenkes Menimbang Program Studi Kesehatan Baru
    Keputusan Menteri Kesehatan 294/2026 mengatur syarat rekomendasi untuk membuka program studi kesehatan baru, mencakup kajian kesesuaian dengan kebutuhan tenaga kesehatan, kerja sama dengan fasilitas terakreditasi, dan penjaminan mutu. Tujuan utama adalah menyeimbangkan jumlah lulusan dengan kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan pemerataan tenaga medis.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. Avatar Haridivanandha
    Haridivanandha

    Ha ha.., btw sekarang notebook ini ada di mana ya???

  2. Avatar cah_gendeng
    cah_gendeng

    wikkss malah baru tahu bos kalo ada opensuse 9.0………….

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca