Pada suatu ketika, direncanakan sebuah pertandingan antara para dewa untuk memilih pemimpin para Gana (kelompok setengah dewa yang menjadi pengiring Siwa). Para peserta harus mengelilingi dunia dengan cepat dan kembali pada Siwa. Para dewa berangkat dengan kendaraan masing-masing. Putra Siwa yang lebih muda dengan penuh semangat ikut bertanding juga. Ia mempunyai kepala seperti gajah, kendaraannya adalah seekor tikus, karena itu jalannya amat lambat. Belum jauh ia beringsut, muncullah Narada di hadapannya dan bertanya, “Ke manakah tujuan Anda?” Anak ini sangat jengkel dan menjadi amat marah, karena apa yang terjadi adalah pertanda jelek dan sungguh tidak menguntungkan bagi orang yang akan bepergian. Benar-benar sial jika dalam perjalanan orang bertemu dengan seorang Brahmin bujangan, walau pun ia yang paling utama di antara para Brahmin (Narada adalah putra Brahma), Narada merupakan pertanda jelek! Lagi pula jika kau pergi ke suatu tempat dan seseorang bertanya pada, “Kemana tujuan Anda?”, itu merupakan pertanda jelek, dan justru Narada menanyakan hal itu padanya.
Walaupun demikian, Narada berhasil meredakan kemarahannya. Dari putra Siwa ini didengarnya penyebab kesulitan si anak dan hasratnya untuk menang. Narada menghiburnya dan menasihatinya agar jangan mudah menyerah dan berputus asa. Dinasihatinya sebagai berikut, “Nama Rama – adalah benih yang menumbuhkan pohon raksasa yang disebut alam dunia. Maka tulislah nama itu di atas tanah, kelilingilah satu kali dan cepat-cepat kembali pada Siwa untuk menuntut hadiah.” Ia melaksanakannya dan kembali ke ayahnya. Ketika ditanya bagaimana caranya ia kembali begitu cepat, diceritakannya kisah dan nasihat Narada. Siwa menghargai kebenaran nasihat Narada; hadiahnya dianugerahkan pada putranya, yang dinyatakan dengan gembira sebagai Ganapati (pemimpin para Gana) dan Vinayaka (yang memimpin semuanya).
Mitos seputar kesehatan jiwa—dari anggapan bahwa gangguan jiwa langka hingga stigma “gila” pada skizofrenia—masih membebani masyarakat Indonesia. Data SKI 2023 mengungkap kesenjangan akses pengobatan yang lebar dan praktik pemasungan yang bertahan. Artikel ini membedah sebelas mitos populer dengan bukti ilmiah dan konteks kebijakan kesehatan jiwa nasional.
Kebutuhan tidur bervariasi berdasarkan usia dan individu, bukan sekadar “8 jam”. Tubuh tidak dapat dilatih untuk butuh tidur lebih sedikit. Tidur siang singkat 10–20 menit justru bermanfaat. Tidak semua hewan tidur seperti manusia. Terlalu banyak tidur juga berisiko. Dan meski kurang tidur jarang membunuh langsung, microsleep akibatnya menewaskan ribuan orang di jalan Indonesia setiap tahun.
Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan