A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Lha, apa juga maksudnya menulis judul seperti itu. Yah, mungkin karena sedang kurang kerjaan saja. Sebanarnya ingin menulis tentang akhir tahun lama dan menyambut tahun baru, namun percaya atau tidak – matahari yang terbit esok meski itu tahun baru atau bukan – akan selalu terlihat indah. Kadang hangatnya yang merayap pelan membangunkan kesadaran yang masih terlelap di balik selimut tebal.

Aku terbangun di malam yang begitu dingin itu, melirik ke kananku dan melihat jam weker tua yang masih menunjukkan bahwa mentari masih jauh dari memberikan salamnya lagi. Hmm…, yah kurasa masih panjang dan cerita itu juga tidak terlalu menarik pikirku…

Aku kembali menyaksikan banyak hal yang tidak dapat kuraih dengan begitu tidak berdayaku…, kaki ini seakan tak hendak melangkah lagi. Mungkin hanya sinar mentari pagi itu yang sesekali kami bersua dan menghangatkan kembali bara semangat yang telah lama redup dalam diriku.

Yah…, aku ada di sini, aku senang berjalan sendiri, menikmati pematang sawah dan aroma rerumputan yang basah, warna lumpur dan hewan kecil yang cangkang yang berkalauan diterpa sinar rembulan. Dengan lilin hati kususuri kembali kampung kenangan dalam ranah ingatanku.

Ini tak sulit, tak begitu sulit bisikku…, lain kali pasti (ha ha…, dari dulu dia selalu berbicara seperti itu).

Meski aku bisa berjalan sambil melihat siluet masa depan dihadiahkan bagi lukisan indah di hadapanku, namun aku suka memejamkan mata sambil menyentuh angin misteri yang kadang membuat hatiku melompat kecil dan kaget, sehingga aroma dari segala yang tak pernah kutahu menjadi apa yang menari dalam pendampinganku.

Meski tak banyak, namun aku pun akan turut bersuka cita menyambut tahun yang baru ini…

  This blog post has been Digiproved © 2009 Cahya Legawa

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

14 tanggapan

  1. Avatar astiti
    astiti

    duwa puluh lima dan sendiri….
    asik nih buat digebet. loh??!!

    Selamat Tahun Baru Cahya!
    Semoga tahun ini harapan terkabul ^^
    .-= astiti´s last blog ..JKBM, Tunjukkan KTP Bali Anda! =-.

    1. Avatar Cahya

      Weh…, digebet…? He he, boleh aja kalau sanggup 😀

      Makasih ya Putri, met tahun baru juga. Wish the best for you this year 😉

  2. Avatar PanDe Baik

    Captchanya kok makin hari makin rumit Bli ? saya bingung bacanya, apalagi isi blok item kaya’gitu… dua kali nyoba dan ga’berhasil…
    .-= PanDe Baik´s last blog ..Mari Berbenah Diri =-.

    1. Avatar Cahya

      Maaf Bli, biasanya karena tidak sinkron antara server dan peramban, hal ini bisa terjadi. Kalau semisal rumit, biasanya saya pilih revoke chalange atau get new chalange nanti diberikan yang lebih mudah.

      Rencananya pertengahan bulan Januari nanti saya mau disable sistem CAPTCHA hingga pertengahan Februari untuk melihat apa SPAM masih banyak masuk tanpa CAPTCHA.

  3. Avatar PanDe Baik

    Artinya kurang lebih 25 tahun dan single, gitu ya Bli ?
    kok aku gak percaya ??? bayanganku malah 40 tahun dan dua putra ???
    hehehe…
    .-= PanDe Baik´s last blog ..Mari Berbenah Diri =-.

    1. Avatar Cahya

      Nikmati dulu sebelum dipaksa menikah sama Ibu, he he 🙂

  4. Avatar wahyu
    wahyu

    kalau begitu…
    dengan semangat tahun baru…
    raihlah apa yg harus diraih tahun ini..
    semoga sukses 🙂
    .-= wahyu´s last blog ..2010, Diawali dan Diakhiri Hari Jum’at =-.

    1. Avatar Cahya

      Makasih Wahyu… 🙂

  5. Avatar Andi Arsana
    Andi Arsana

    Selamat tahun baru Cahya… Semoga tetap dan semakin kreatif.. Saya suka tulisan2nya…
    .-= Andi Arsana´s last blog ..Kilas Balik 2009 =-.

    1. Avatar Cahya

      Suksma Bli Andi,

      Saya sering terinspirasi banyak tulisan yang begitu baik, di antaranya tulisan-tulisan Bli Andi sendiri 🙂

  6. Avatar Alfaro Lamablawa
    Alfaro Lamablawa

    semangat mas…
    selamat tahun baru 2010
    willingness to do more!!!

    1. Avatar Cahya

      Makasih Mas Alfaro, selamat tahun baru juga 🙂

  7. Avatar hidayanti
    hidayanti

    selamat tahun baru mas cahya 🙂 bagaimanapun terbit nya matahari adalah anurgah yang sangat berharga.. karena dari terbit nya mataharilah kehidupan baru akan di mulai.. sama seperti tahun baru atau hari lainnya

    1. Avatar Cahya

      Sama-sama dan terima kasih banyak Mbak Yanti 🙂

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca