A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Pertama sekali, ini hanyalah tulisan iseng. Anda disarankan dengan sangat amat untuk tidak mengikuti apa pun yang dijelaskan. Karena jika Anda memaksa, risiko ditanggung sendiri. Ah…, terkadang saya terdengar agak kejam juga.

Ada beberapa metode mencegah plagiat blog sebagaimana saya ulas dulu dalam “Panduang Memerangi Plagiat Blog” tentu saja dengan cara-cara yang masih manusiawi, he he…, setidaknya masih dalam sudut pandang orang sekejam saya. Namun jika ada beberapa di antara Anda pernah dibuat kesal, karena ulah plagiator yang sama tidak hanya datang sekali ke blog Anda, namun berkali-kali menyalin tempel tulisan Anda – mungkin Anda perlu konsultasi ala Houdini.

Harry Houdini adalah pesulap besar di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, banyak orang di masa itu (dan bahkan mungkin sekarang), percaya bahwa ada sesuatu yang benar-benar magis di dalam keahlian seni sulapnya. Lalu apa hubungannya Harry Houdini dengan plagiator blog? Ah…, tentu saja tidak ada. Namun Anda bisa mengerjakan sesuatu seperti magis pada blog anda sehingga seperti Houdini, they are untouchable.

Ada sebuah pengaya wordpress yang khusus mencegah efek salin tempel pada sebuah blog. Jadi ketika plagiator awam berkunjung ke blog anda dan mencoba menyalin tempel (copas) tulisan di dalamnya, mungkin dia harus mencoba hingga berputus asa dahulu.

Jadi jika Anda tertarik, terapkanlah pengaya Houdini di blog anda.

Namun saya tidak memilih untuk menggunakannya. Tidak ada alasan khusus, saya hanya tidak menggunakannya.

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Diabetes Menjadi Kegawatdaruratan: Mengenal Ketoasidosis Diabetik
    Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
  • Bukan Sekadar Pikun: Menyimak Pedoman Nasional Tata Laksana Demensia 2026
    Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
  • Satu Kali Kejang, Lalu Apa? Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Epilepsi Dewasa 2026
    Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
  • Sang Peniru Ulung yang Bisa Diobati: Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Sifilis
    Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.
  • Sebelum Kelas Pertama Dibuka: Cara Kemenkes Menimbang Program Studi Kesehatan Baru
    Keputusan Menteri Kesehatan 294/2026 mengatur syarat rekomendasi untuk membuka program studi kesehatan baru, mencakup kajian kesesuaian dengan kebutuhan tenaga kesehatan, kerja sama dengan fasilitas terakreditasi, dan penjaminan mutu. Tujuan utama adalah menyeimbangkan jumlah lulusan dengan kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan pemerataan tenaga medis.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

24 tanggapan

  1. Avatar H
    H

    saya masih make wp.com dan kayaknya gak bisa make ini plugin 😀
    .-= H´s last blog ..Sukses (Kirim Surat Lamaran, Psikotest, dan Wawancara) dalam Kerja =-.

    1. Avatar Cahya

      H,

      Iya, jika masih wp.com rasanya tidak bisa apa-apa, kecuali suatu saat nanti wp menambahkan plugin ini ke daftar default plugin mereka.

  2. Avatar Iseng Ngeblog
    Iseng Ngeblog

    haha kayanya memang harus dikomenteri dengan
    “wah…, ternyata tulisannya nampang di sini juga ya” kalau menemukan copas. Tapi masalahnya biasanya mereka tau kita penulis asli dan dengan mudah mereka buang URL web kita, jadi cuma muncul nama kita aja, ini yg lebih ga fair menurut saya, sudah ambil punya orang masa cuma komentar sedikit url langsung dihapus, padahal si biasanya saya cuma komen “Saya juga pakai dsb” intinya ga menunjukan saya yang nulis.
    .-= Iseng Ngeblog´s last blog ..Kaspersky Blokir Google AdSense =-.

    1. Avatar Cahya

      Iseng Ngeblog,

      Ga masalah koq, Google punya algoritma sendiri untuk menemukan duplicate content, coba cari dengan Google judul blog-mu yang dicopas, biasanya artikel asli berada lebih awal daripada tulisan duplikatnya.

      Tapi kalau memang mau menuntut ada tata caranya sendiri. Semisal kalau blog-nya di wordpress.com, kan bisa report this blog as spam, misalnya. Terus jelaskan mengapa itu spam, semisal dia mengambil duplikasi konten dengan menyertakan URL asli, dan URL lokasi konten duplikasi di blog yang dilaporkan.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca