Di rumah di Gianyar ada beberapa ekor burung peliharaan, tentunya aku sendiri bukanlah yang hobi memelihar burung ini. Tapi mungkin aku tidak banyak mengenal burung aneh sepanjang zaman, sehingga yang satu ini tampak tidak biasa.
Crucuk pandan ini bisa dibilang terlalu jinak. Jika ada yang mendekati sangkarnya, ia bukannya menjauh atau panik, ia malah datang mendekat. Mungkin mengira akan mendapatkan makanan. Pun dilepaskan dari sangkarnya, ia akan datang lagi dalam sekejap.
Lha, biasanya kan burung kalau dilepas langsung kabur ambil kepakan seribu. Tapi yang satu ini bisa lebih bahaya, karena ia akan kembali dan mematuk-matuk yang melepas untuk mendapatkan makanan.
Makanya dia lebih banyak mengahbiskan waktu dalam sangkarnya, apalagi di sini tikus dan ular sawah juga mengincar burung-burung yang berukuran kecil.
Yah, yang satu ini bikin ujung jari terluka robek kalau berani mendekatkan tangan ke sangkarnya…
ONLYOFFICE 10.0 membawa AI ke editor dokumen, spreadsheet, presentasi, dan PDF, plus empat App gratis berlisensi AGPL v3 dan 35 celah keamanan yang ditutup.
Sanksi AS atas ICC membuat pemerintah Belanda sadar bahwa akses ke layanan penting bisa bergantung pada kebijakan negara lain. Hasilnya DAWO, lingkungan kerja digital berbasis NixOS yang kini diuji delapan kotamadya.
Sesak yang makin berat dan kaki bengkak pada penderita PPOK atau penyakit paru menahun bisa menandakan jantung kanan mulai gagal. Kenali kor pulmonale akut dan kronik, cara diagnosis, dan tata laksananya menurut pedoman ESC/ERS 2022 dan konsensus ESC terbaru.
Restricted growth atau dwarfism berbeda dari stunting — penyebabnya genetik, bukan gizi. Akondroplasia, penyebab tersering, muncul dari mutasi gen FGFR3 dan membawa risiko komplikasi serius seperti foramen magnum stenosis. Artikel ini mengulas genetika, tata laksana multidisiplin, terapi presisi vosoritide terbaru, hingga pentingnya perspektif martabat pasien.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Dokter Cahya, aha… saya temukan satu lagi tulisan-tulisan dokter di sini.
Crucuk Pandan juga banyak di desa saya. Ia punya kemampuan berkicau yang bisa menirukan banyak suara lainnya. Jika dipelihara sejak kecil, ia akan berkelakukan seperti cerita dokter di atas. Burung ini tergolong manja jika dipelihara. Salah satu penyebabnya karena ketergantungan makan terhadap si pemelihara, makanya ia jinak.
Orang jawa menyebutnya burung ‘pentet’ atau ‘kentet’.
Ah…, ini cuma blog buat nyepam saja, daripada saya nyepam di blog orang lain 🙂
Saya tidak begitu paham masalah unggas, tapi kebetulan di rumah dipelihara banyak, jadinya tahu dikit-dikitlah.
Btw, setelan akun wordpress bisa diubah lho alamat pranalanya, coba dilihat di bagian “my profile” di dashboard wordpress.com, biar langsung mengarah ke blog Bli yang sekarang 🙂
Tinggalkan Balasan