Siang ini saya tidak begitu heran mendapati pengumuman bahwa borang komentar pada ‘unessential weblog’ ditutup oleh administratornya. Bagi saya tidak masalah menutup komentar, bahkan jika sampai menutup blog sekaligus juga masih sah-sah saja kan?
Biasanya ada beberapa alasan untuk menutup fungsi/fitur borang komentar dalam sebuah blog. Beberapa di antaranya adalah:
Serangan spam
Jika antispam tidak berfungsi, dan perlindungan lain tidak hendak dicoba, maka ada baiknya menutup borang tanggapan. Ini akan menghentikan serangan spam, tentu saja juga menutup kemungkinan masuknya tanggapan yang positif.
Tapi dikembalikan, kinerja server sangat dipengaruhi oleh serangan spam dalam jumlah besar. Jika ingin mengoptimalkan kinerja server, maka mau tidak mau di saat ‘musim’ serangan spam, borang tanggapan sebaiknya ditutup.
Ruangan terbatas
Biasanya pemilik blog pribadi hanya menyewa beberapa puluh hingga ratus megabyte ruang di hard disk server. Kadang ruang ini begitu terbatasnya, sehingga dengan menutup borang tanggapan, maka diharapkan ruang yang tersedia tidak semakin menyempit.
Jika ruang hosting anda serasa menyempit, silakan memilih antara upgrade ruang atau menutup borang tanggapan.
Privasi dan ketenangan
Beberapa narablog memang hanya menyukai menulis, dan membiarkan detail yang lain ‘terlupakan’. Seperti melukis keindahan senja di pinggiran pantai yang hening, beberapa narablog tidak begitu mengharapkan keramaian.
Menggantung lukisannya di galeri pribadi dan membiarkan orang datang melihat, namun tidak menambahkan coretan ke dalamnya, hanya jika memang ada yang benar-benar berminat bisa menghubungi si pelukis langsung, baik hanya sekadar untuk berbincang atau pun mengapresiasi karyanya.
Narablog yang seperti itu juga ada, yah ditutup saja borang tanggapannya, selesai menulis kemudian – lupakan!
Masih banyak sebenarnya alasan lain mengapa seorang narablog menutup borang tanggapannya. Namun ketika itu dirasa diperlukan, mengapa tidak. Tutup saja.
Tiga studi terbaru 2026 menegaskan: tak ada batas aman minum alkohol. Dua gelas sehari menaikkan risiko kanker kolorektal 91%, konsumsi rendah tetap menurunkan aliran darah otak, dan satu gelas sehari berkontribusi pada kematian dini akibat kanker serta sirosis. Simak bukti lengkapnya dan artinya bagi kesehatan masyarakat Indonesia.
Cystic fibrosis adalah kelainan genetik langka yang mengganggu transpor cairan di paru, pankreas, dan organ lain, menyebabkan infeksi paru berulang serta gangguan pencernaan. Meski jarang di Asia, kasus tetap ditemukan di Indonesia. Artikel ini membahas patofisiologi, diagnosis melalui uji keringat, serta era baru terapi CFTR modulator dan tantangan aksesnya.
Studi fase 3 UP-AA1/UP-AA2 di JAMA Dermatology menunjukkan upadacitinib—obat rematik golongan JAK inhibitor—membantu hingga 55% penderita alopesia areata berat menumbuhkan kembali minimal 80% rambut kulit kepala dalam 24 minggu. Meski menjanjikan, obat ini belum disetujui resmi untuk indikasi ini di Indonesia maupun global.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
26 tanggapan
TuSuda
pada jenis postingan menurut narablog pribadi, perlu ditutup, silakan, tergantung keperluan. 🙂
hmm..belum ada pikiran untuk menutup kotak komentar, rencana seh ada tapi hanya beberapa tulisan aja yang banyak komentar kontranya…kaloperlu dihapus juga kontennya..blm masih blm dilakukan..hehe
Ndak juga Mas, karena dengan DISQUS atau INTENSE DEBATE, komentar tetap saja di-host di server blog, hanya salinannya saja di server pihak ketiga :). CMIIW.
Walau dengan javascript tapi loading Disqus sekarang sudah jadi lebih cepat, ada banyak penyesuaian di mesin cron-nya. Saya dengan jaringan hingga 64 kbps tidak menemukan banyak masalah.
Memuat…
Teguhsasmitosdp1
Buat apa ditutup, siapa tahu orang lain ingin menambah atau mengoreksi yang kurang pas.
Sepertinya masih ada beberapa tulisan yang masih terbuka (siang ini juga), kalau mengenai ruangan terbatas sepertinya tidak, katanya biaya lebih murah dari pengeluaran pulsa di ponsel kita, menulis di tempat gratis bisa jadi alternatif.
Ketenangan & Spam tidak ada komentar ah,…
Hmmm, baru tahu kalau borang komentar daniiswara.com ditutup, terakhir berkomentar masih bisa dan ditanggapi.
Menutup borang komentar adalah hal masing-masing blogger dan dengan pertimbangannya sendiri, yang datang cukup melongok dari luar, kalau perlu toh masih bisa kontak via email.
Tinggalkan Balasan