A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Who said medical student just sit nicely behind the desk or chattering somewhere around the corner and corridor, or just have to dealt with patients all the days. We do go to the field, where there are maybe some “to do list” that has a minim connection with medical aspect itself.

Here are some photographs of the medical student activities, that you might not seen around hospital, or they has no connection at all with medical fields.

Night work

Above: the night activity when we collecting and analyzing the medical issue of some neighbourhood, and try to formulazing some solutions.

Sudut desa 2: Jalan desa high path

Above: sitting behind a soft chair on a room with AC? Well, you may try to walk around some hills and in the middle of woods to finding any public health issue.

Sungai di Pondokan

Above: if walking all the days made you feel so tired, then why not have a seightseing around what we call nature itself. It just nice to wacth for a stream before continuing to walk around again. You shall not find any luxiory here, but you may find joy, that you will love your duty.

My Dummy

Above: trust me, we do prefer to make our collegeu as a “guinnea pig” than our beloved patients which we respect so much. Practice makes perfect, I don’t know if there were no one willingly become a medical student’s patient in care, so how we would develope a better doctor in future? Medical doctor isn’t like carpenter who need just wood to practice, medical student need a real patient, a real disease, a real problem, a real issue, a real experience which made it a real practice.

Presentasi Kerja 2

Above: we do need to present everything that we found on the field. A chalange to our self and our effort for a better understanding of medical field itself.

.

So, are interesting in entering medical field? Its not so boring at all.

Artikel Baru Terbit

  • Siklotimia: Ketika “Naik-Turun Suasana Hati” Bukan Sekadar Karakter
    Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
  • Buah Delima dan Jantung yang Kaku: Mengenal Urolithin A, Harapan Baru untuk Gagal Jantung HFpEF
    Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

6 tanggapan

  1. Avatar Cahya

    Lea,

    Memang sampul belakang isinya apa 😛

  2. Avatar Lea Ramdhani
    Lea Ramdhani

    jangan melihat buku dari sampul depannya saja..coba liat sampul belakangnya juga..hee 😛

  3. Avatar aldy
    aldy

    Jangan dibayangkan Mas, untuk bisa melihat pantai (laut) setidaknya saya butuh 550 kilometer.
    Ntar, kalau yang kecil sudah SMP kita akan puas-puaskan melihat laut. Semoga saya masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan para blogger lain dan mungkin pada saat itu saya sudah menyandang predikat Grand Father 😀

    1. Avatar Cahya

      Pak Aldy,Berarti itu lebih dari 10 jam perjalanan ya. Mengingatkan saya kalau pulang ke Bali dengan menggunakan bus.Namun segala sesuatunya memiliki waktunya tersendiri nanti. Mungkin belum waktunya meninggalkan belantara Pak.Pak Aldy seperti ibu saya saja, sudah ngomongin pingin cucu terus :).

  4. Avatar Cahya

    Pak Aldy,

    Apa tugas di pedalaman seperti itu tidak dapat waktu libur untuk bisa bersama keluarga ke pantai. Tapi saya membayangkan, betapa jauhnya perjalanan ke pantai…

  5. Avatar aldy
    aldy

    Mas Cahya,
    Disetiap bidang yang kita tekuni pasti ada sisi jenuhnya. Jadi jalani saja toh itu sudah menjadi pilihan.

    Berjalan dikerimbungan yang hijau mungkin dapat menghilangkan kepenatan apa lagi ada yang bening-bening menemani.

    Tapi buat saya mah sudah bosan melihat yang hijau, inginnya melihat pantai 🙁

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca