A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya tidak tahu mengapa namanya kantin bursa, tapi memang begitu sejak zaman awal kuliah dulu. Ini jadi salah satu tempat favorit saat masa-masa kuliah S1 dulu. Mungkin karena ini mirip dengan sebuah koperasi kecil.

Hari ini saya ada janji bertemu dengan salah satu dosen. Pasca pertemuan tahap pertama, saya menunggu jadwal pertemuan kedua dan berencana menunggu di perpustakaan.

Tapi di jalan saya berpapasan dengan Mbak Ika yang mengelola kantin bursa FK UGM sejak dulu. Dia menyapa saya yang pagi itu agak setengah delirium. Ha ha…, saya kadang terkesan kalau Mbak Ika bisa ingat hampir semua nama mahasiswa yang sering mampir ke bursa, padahal saya sudah lebih dari setahun atau dua tahun mungkin tidak menginjakkan kaki dan memperlihatkan batang hidung di kantin bursa.

Kami mengobrol ringan sambil saya mencomot sebuah kue apem dan sekotak susu cokelat. Maklum, napas sudah beraroma keton, setelah berputar-putar tadi pagi di RSUP Dr Sardjito dan belum sarapan, lumayan rasanya adanya demo masa di dalam perut.

Menjelang pukul sembilan pagi, jumlah kue dan camilan bertambah dari para produsen kue yang menitipkan produk dagangannya di kantin bursa. Mulai dari kue tradisional seperti lumpia hingga ke nasi kotak ukuran kecil ada di sini.

Jika suatu ketika Anda tersesat di Fakultas Kedokteran UGM dan perut lapar anda menuntut camilan. Tidak ada salahnya mengunjungi kanti bursa di sini.

Artikel Baru Terbit

  • Dipakai oleh Miliaran, Diriset oleh Segelintir: Agenda Riset Global WHO untuk Pengobatan Tradisional dan Posisi Indonesia di Dalamnya
    WHO menerbitkan agenda riset global untuk pengobatan tradisional, komplementer, dan integratif (TCIM) dari 2025 hingga 2034, menyoroti kesenjangan antara tingkat penggunaan yang tinggi dan pendanaan riset yang rendah. Indonesia memiliki pengguna TCIM yang besar, namun belum menyusun komitmen riset formal seperti negara lain, membuka peluang baru untuk pengembangan.
  • Menangis Belum Tentu Sakit, Diam Belum Tentu Sehat: Membaca Tanda Bahaya pada Bayi Baru Lahir
    Bayi baru lahir kerap menampakkan tanda yang mengkhawatirkan namun jinak — ruam berpindah, bersin, napas tak teratur — sementara tanda paling berbahaya justru nyaris tak terlihat: hipotermia, menyusu buruk, dan terlalu anteng. Artikel ini memetakan keduanya dalam tiga jalur keputusan, agar orang tua tahu kapan menunggu dan kapan berangkat.
  • The Ocean in a Grain of Sand: On Reading the Mahabharata as a Child
    Penulis merenungkan dua buku terpanjang yang pernah dibacanya: Mahabharata dan seri Harry Potter. Mahabharata memberikan gambaran tentang warisan dan makna kehidupan, sedangkan Harry Potter mencerminkan perjalanan tumbuh dewasa dan penemuan diri. Kedua pengalaman membaca ini membentuk identitas dan perspektif penulis terhadap dunia dan cerita.
  • Ketika Gula Darah Anak Terjun Bebas: Panduan Penanganan Hipoglikemia Pediatrik Sesuai Pedoman Terbaru
    Hipoglikemia pada anak adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Anak sadar harus diberikan glukosa oral 0,3 g/kg, sedangkan anak tidak sadar membutuhkan dekstrosa 10% intravena 2 mL/kg atau glukagon. Pengambilan sampel kritis sebelum terapi penting untuk identifikasi penyebab hipoglikemia secara tepat.
  • Diabetes: Membongkar Mitos yang Masih Dipercaya di Indonesia
    Sebelas mitos seputar diabetes—dari anggapan gula sebagai penyebab langsung hingga klaim obat herbal penyembuh instan—dibedah dengan bukti ilmiah dan data terbaru. Prevalensi diabetes Indonesia mencapai 11,7% (SKI 2023), namun mayoritas penyandang belum terdiagnosis. BPOM memperingatkan bahaya produk herbal ilegal yang mengklaim menyembuhkan “kencing manis”.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar Bung Iwan

    kantin bursa??
    eh. btw ada lho kantin di sekolah namanya “kantin kejujuran”. kita bisa ambil makanan tanpa diawasi, trus duitnya cemplungin di kotak.
    sayang kantin itu tutup krn pada ngga jujur.

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, kalau di rumah sakit atau di bangsal-bangsal juga banyak ada yang begitu. Tapi biasanya harganya agak lebih mahal, buat nalangin tangan-tangan yang usil :D.

  2. Avatar monda

    lumpianya manaa…

    1. Avatar Cahya

      Wah…, itu di pojok lainnya, ndak keambil gambarnya :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca