A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Selama ini saya makin gregetan dengan banyaknya website yang mengotori mesin pencari seperti Google (yang paling baik terhadap situs seperti itu). Misalnya sebuah situs yang pasca dikunjungi hanya berisi link/taut yang entah tujuan ke mana, plus dengan segudang iklan di mana-mana di halaman tersebut, dan parahnya lagi, malah muncul di halaman pertama Google. Ada banyak solusi agar tidak terjebak masuk ke halaman seperti itu, yang paling mumpuni adalah pengalaman (jam terbang) menggunakan Internet. Tapi tentunya tidak semua orang bisa begitu kan, ada baiknya jika kita bisa saling membantu.

Dalam hal ini solusi lainnya adalah avast! WebRep yang merupakan salah satu fitur avast! antivirus dalam membangun komunitasnya untuk mengenali situs-situs berbahaya, sampah dan hanya berisi penipuan atau konten-konten tidak senonoh.

Jika Anda memasang avast! free antivirus 6 (ataupun versi berbayarnya), maka Anda akan mendapatkan fitur avast! WebRep di dalamnya. Fitur ini tidak terdapat dalam edisi sebelumnya. Fitur ini menyerupai fungsi ekstensi WOT yang terdapat pada beberapa peramban modern seperti Firefox, Chrome, Opera dan IE; dan juga serupa dengan Norton SiteAdvisor Tools pada produk antivirus berbayar tersebut.

Avast! WebRep

WebRep akan memberikan tanda pada saat menelusuri via Google atau pada saat mengunjungi sebuah situs, bagaimana reputasi situs tersebut di mata komunitas pengguna avast! Apakah berisi konten berbahaya atau tidak senonoh, apakah aman dan bisa direkomendasikan. Akan terdapat ikon yang jika kursor dilayangkan di atasnya akan memunculnya jendela yang berisi reputasi situs terkait.

Anda juga bisa memberikan reputasi terhadap situs yang Anda kunjungi atau situs anda sendiri. Dengan mengklik ikon WebRep dan memberikan keterangan tentang situs itu sesuai opsi yang disediakan. Contohnya adalah pada gambar di bawah:

Memberi Reputasi pada WebRep

Avast WebRep masih dikembangkan, namun cukup banyak dapat membantu komunitas pengguna avast dalam melihat apakah situs yang akan dikunjungi berbahaya atau tidak. Jika Anda pengguna avast! antivirus, Anda dapat berkontribusi di dalamnya. Menyediakan reputasi web secara jujur berarti kita turut membangun lingkungan Internet yang sehat. Saya sendiri cukup terbantu saat menggunakannya, jika ada situs tidak terpercaya maka saya tidak perlu susah-susah mengunjunginya. Untuk anak-anak atau yang jarang menggunakan Internet, informasi yang disediakan oleh fitur reputasi web akan sangat membantu, menghindari bahaya di dunia maya.

Agar familier dengan penggunaannya, Anda bisa membaca secara singkat di panduan resmi WebRep: Memasang dan Menggunakan WebRep (dalam bahasa Inggris). Sementara ini baru tersedia untuk Firefox 3/4 dan IE 8/9, Chrome akan segera menyusul dalam dua bulan lagi, dan Opera setelahnya.

Memang waktu pembukaan sebuah situs akan menjadi agak lebih lambat dengan adanya ekstensi ini. Menurut perhitungan saya dengan Internet Explorer 9, ada perlambatan sekitar 0,19 detik untuk membuka sebuah situs. Jika Anda memilih menggunakan ekstensi yang berbeda – seperti WOT – maka Anda bisa melepas atau menonaktifkan fitur ini.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

5 tanggapan

  1. Avatar dhafid
    dhafid

    Kalo gitu kita saling kasih rating aja, bro….

  2. Avatar Permana

    Atau bisa juga pakai Web of Trust bro (mywot.com klo g slh linknya) .. ada plugin untuk tiap browser klo g slh ..

    1. Avatar Cahya

      Permana, tentu saja bisa – makanya saya tulis mirip dengan fungsi WOT dan Norton SiteAdvisorry.

  3. Avatar iskandaria
    iskandaria

    Sayang baru cuma buat Firefox dan IE. Padahal saya lebih sering menggunakan Chrome ketika di Windows. Tapi saya sempat mencobanya juga saat menggunakan Firefox. Saya coba klik atau vote dengan reputasi baik pada blog saya sendiri yang terindeks di halaman google 🙂

    1. Avatar Cahya

      Benar Mas Is, amankan blog sendiri dulu, he he… :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca