A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Malam yang lalu di milis Ubuntu saya menemukan perbincangan tentang bagaimana cara membuat daftar paket terpasang (program yang terinstal di Ubuntu) dengan mudah. Karena selama ini saya menggunakan beberapa distro yang berbeda, maka biasanya saya menulis manual paket-paket yang saya pasang.

Lalu apa fungsinya membuat daftar paket ini? Seandainya Anda ingin memasang bersih (fresh install) distro Ubuntu, misalnya dari 10.10 ke 11.04 tanpa memperbarui (upgradre), maka membuat daftar paket yang tersedia di sistem operasi lama akan memudahkan memasang paket yang sama lagi pada sistem operasi yang baru nantinya.

Daftar paket terpasang yang dibuat ke dalam teks sederhana

Untuk membuat dafar paket seperti gambar di atas, hanya diperlukan beberapa perintah sederhana melalui terminal dengan menggunakan dpgk tentunya.

Gunakan baris perintah berikut melalui terminal:

dpkg --get-selections "*" > Desktop/applications

Maka daftar tersebut akan langsung dibuat, dan bisa ditemukan di map “dekstop” tentunya. Anda bisa memindahkan berkas tersebut ke kandar luar seperti flash disk misalnya. Jika Anda memiliki komputer lain dengan Ubuntu atau baru memasang kembali Ubuntu, maka salin kembali berkas tersebut ke “desktop“, dan ketik perintah berikut (menurut sumber di milis):

sudo apt-get update
sudo dpkg --set-selections < Desktop/applications
sudo apt-get -u dselect-upgrade

Jangan lupa, hubungan ke Internet juga mesti ada. Dan setelah semua proses di atas selesai, maka Ubuntu itu kini seharusnya memiliki paket-paket yang sama seperti yang terpasang pada Ubuntu sebelumnya.

Cara ini akan jauh mempermudah kita dalam menyiapkan sistem operasi Ubuntu yang baru. Namun karena saya sendiri belum mencobanya, jadi tidak tahu bagaimana kesuksesannya, namun ini akan jadi catatan kecil saya jika saya memerlukannya. Setidaknya beberapa hal mungkin akan jadi pertimbangan, seperti ada tidaknya penambahan PPA pada Ubuntu yang sebelumnya saya rasa.

Artikel Baru Terbit

  • Siklotimia: Ketika “Naik-Turun Suasana Hati” Bukan Sekadar Karakter
    Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
  • Buah Delima dan Jantung yang Kaku: Mengenal Urolithin A, Harapan Baru untuk Gagal Jantung HFpEF
    Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

7 tanggapan

  1. Avatar asus87
    asus87

    wah info bagus neh…tar klo OL di Ubuntu, sy coba…

  2. Avatar iskandaria
    iskandaria

    Masalahnya, setelah Gnome Shell 3 saya pasang kemarin, ternyata pilihan untuk login dengan Ubuntu Classic nggak ada. Jadinya tetap nggak bisa login. Satu-satunya solusi ya uninstall dan intall ulang Ubuntu (soalnya saya tidak tahu cara lain untuk mengatasinya).

    Oh, ternyata ada juga yang bernasib sama seperti saya 🙂 Yups, saya suka model dekstop classic karena kesimpelan tampilannya, walaupun mungkin kurang aksesibel.

    1. Avatar Cahya

      Mas Is, jika penasaran dengan Gnome Shell, mengapa tidak menunggu Fedora 15 saja? Bawaannya kan Gnome 3 :).

  3. Avatar iskandaria
    iskandaria

    Kemarin saya sempat upgrade dan berhasil. Namun akhirnya saya uninstall lagi dan memasang yang fresh install saja (tanpa proses upgrade).

    Tapi saya masih ingat apa saja yang saya pasang di Maverick Merkat 🙂 Oya, ternyata Gnome 3 bikin Ubuntu hasil upgrade saya jadi crash (gak bisa login). Itulah yang bikin saya memasang ulang (fresh install).

    So, saya pakai dekstop classic aja kayaknya (gara-gara masalah VGA yang kecil size-nya).

    1. Avatar Cahya

      Mas Is, jika memasang dari fresh/clean install seharusnya sih tidak masalah, tapi beberapa paketnya memang masih belum Gnome 3 sepenuhnya, ada beberapa yang versi 2.91. Tidak cuma Mas Is kok yang mengalami gagal login seperti itu, di forum saya menjumpai beberapa di antaranya. Dan banyak yang masih suka desktop klasik kok :).

  4. Avatar jarwadi

    hehe, ini tool favorit saya, hehe

    1. Avatar Cahya

      Lho, Pak Jarwadi bukankah biasanya upgrade langsung ya dan bukan clean install?

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca