A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Belakangan ini saya suka mendengarkan radio daring (online), terutama soundtrack untuk anime-anime yang selama ini saya lewatkan. Biasanya saya mesti membeli CD Audio untuk soundtrack anime, tapi harganya mahal membuat barang legal itu susah didapatkan – karena para pedagang lebih tertarik menawarkan edisi bajakannya yang murah meriah dan cepat laku.

Setelah saya tanpa sengaja menemukan beberapa radio daring yang khusus menyiarkan lagu-lagu anime, saya pun segera mengintegrasikan layanannya ke Banshee yang saya gunakan pada openSUSE dengan cukup mencari tautan/halaman daftar main (playlist) .pls mereka. Untungnya hasilnya cukup bagus.

Stasiun-stasiun radio seperti Anime Nexus, Anime Seed, Animenix dan lain-lain cukup lancar dengan streaming 128 kbps-nya. Namun karena saya tidak paham bahasanya, setidaknya saya menikmati musiknya.

Radio Daring di Banshee openSUSE Celadon

Namun untuk aplikasi yang lebih ringan di Linux bisa digunakan Radio Tray yang lebih sederhana. Sedangkan pengguna Windows bisa menggunakan Windows Media Player dengan menggunakan berkas wmp dan pengguna Mac dengan iTunes. Saya lebih memilih Banshee karena memiliki fitur rekomendasi dari Last.fm, sehingga jika ada lagu menarik, saya bisa menemukan artis dan albumnya, termasuk lagu sejenis.

Setidaknya dengan ini saya masih bisa mendengarkan musik-musik secara legal dan nyaman, meski dengan kualitas bit yang lebih rendah daripada CD Audio. Mungkin selanjutnya saya akan mencari stasiun radion dengan musik-musik oldies. Dan saya juga berpikir, apa kira-kira BlackBerry bisa mendengarkan radio daring juga ya, kan lumayan APN dari RIM ini jika tidak dimanfaatkan.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

14 tanggapan

  1. Avatar Asop

    Mas Cahya, apakah mendengarkan musik daring menghabiskan kuota benwit internet?

    1. Avatar Cahya

      Mas Asop, radio daring memang menghabiskan lebar pita bulanan, kan termasuk streaming seperti nonton YouTube juga, hanya saja pita yang dihabiskan lebih sedikit. Tergantung kualitasnya, tapi yang paling banyak ya sekitar 128 kbps, itu kan standar kompresi berkas musik seperti tipe MP3. Baiknya ya menggunakan paket internet unlimited data plan.

  2. Avatar Melvin
    Melvin

    saya kurang suka mendengar radio online. karena saya berpikiran radio online akan menyedot bandwich :). buat dengerin radio, masih menggunakan radio rumah standar.

    1. Avatar Cahya

      Melvin, pakai paket unlimited data plan dong :).

  3. Avatar gadgetboi

    wah yang banyak benwit … 😆

    I agree! Banshee rocks the most. I’m getting used to it now 😀

    BB dari semenjak BIS merajalela orang-orang sudah pada streaming radio lagi bli 😀

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, soalnya Mobi saya ndak bisa dipakai browsing, tapi malah bisa buat denger radio daring sampai puas :D.

  4. Avatar Fad

    Bli, semangat terus untuk menghindari pembajakan..tapi saya masih belum bisa, apalagi untuk musik.;-)
    cuma biasanya klo saya suka musik klasik dengerin radio lewat iTunes sangat mudah karena sudah dikelompok2an berdasar genre, kualitasnya juga bagus bahkan lebih bagus dari musik yang didownload gratis di internet menurut saya,
    iTunes nggak terbatas untuk Mac aja kok, di windows pun jalan normal…

    1. Avatar Cahya

      Fad, ya tentu saja iTunes® bisa di Windows®, biasanya ada yang bisa diunduh satu paket dengan QuickTime®. Saya lebih suka pakai Song Bird™ jika di Windows, karena dukungan open source dan codec-nya lebih ramah menurut saya ;).

      1. Avatar gadgetboi

        songbird not open source anymore … as I heard …

      2. Avatar Cahya

        Mas Rangga, hmm…, saya tidak dengar itu, tapi developer mereka kan masih pakai bugzilla :lol:.

  5. Avatar Joko Sutarto

    Kalau di BB bisa pakai aplikasi NuxRadio, Mas. Koleksi database radionya lengkap dari mulai radio Indonesia sampai radio Seol FM Korea pun ada. 😀

    1. Avatar Cahya

      Saya sudah coba Nux Radio Pak Joko, memang seperti cukup bagus untuk radio lokal kita, kreatif sekali yang buat, tapi kalau mau denger lama-lama mesti perhatian baterai BlackBerry juga :D.

  6. Avatar Ladeva

    Hidup kamu lurus banget ya Cahya..dengerin lagu aja maunya yang legal? *buru-buru umpetin Mp3 bajakan ah* 😀

    1. Avatar Cahya

      Deva, hayoo…, masa yang sudah nerima gaji masih cari bajakan :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca