A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Jika Anda penggemar permainan video simulasi pada komputer, maka ini akan jadi berita baik bagi Anda. Microsoft merilis versi “free to play” untuk permainan “Microsoft Flight“. Permainan ini dipaketkan bersama beberapa fitur baru di dalamnya, seperti elemen permainan, jenis misi yang baru, serta tampilan dan pengkarakteran pesawat yang lebih baik.

Melui situs resmi Microsoft Flight, tidak masalah apakah Anda pemain pemula atau yang sudah berpengalaman, permainan ini akan membawa Anda mengudara kapanpun dengan pilihan jenis pesawat yang beragam dan pemandangan daratan yang menawan di bawahnya. Anda bisa memilih menguji kemampuan terbang anda pada misi terbang bebas ataupun memilih tipe permainan untuk membangun karir seperti pilot sungguhan.

Versi gratis memberikan Anda kesempatan terbang dari “Big Island” di Hawaii dengan segala sesuatu yang diperlukan.

Microsoft Flight

Anda bisa mengunduh Microsoft Flight edisi gratis ini dari situs resminya langsung, atau menggunakan pranala berikut:

Namun ini bukanlah berkas instalasinya langsung, namun hanya berkas pemasangan via web – seperti saat memasang Google Chrome. Aplikasi ini akan memungkinkan Anda mengunduh berkas program game tersebut dengan ukuran kurang lebih 1,45 GB. Anda mungkin akan memerlukan koneksi Internet yang mumpuni untuk ini.

Perlu diperhatikan juga sistem yang diperlukan untuk memainkan Microsoft Flight adalah komputer dengan spesifikasi:

  • CPU: minimal 2.0 GHz Dual-Core; disarankan 3.0 GHz Dual-Core.
  • GPU: Kartu grafis dengan kapabilitas sharder 3.0 (DirX 9.0c) 256 MB. Disarankan 1024 MB ATI Radeon HD 5670 atau 1024 MB NVidia GeForce 9800 GT atau yang setara.
  • HDD: minimal terdapat ruang kosong 10 GB, disarankan 30 GB.
  • OS: Windows XP SP 3, disarankan Windows 7 SP1 64-bit.
  • RAM: minimal 2 GB, disarankan 6 GB.

Meskipun permainan ini didesain untuk setiap orang, di dalamnya mungkin mengandung humor yang agak kurang sopan, dan sedikit kekerasan – sehingga jika dimainkan oleh anak-anak, akan ada baiknya tetap didampingi oleh orang tua.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

5 tanggapan

  1. Avatar gadgetboi

    aih … lihat speknya bikin nangis 😥 cukup main flightGear aja deh di Ubuntu 😀

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, sayang ya Mas, spesifikasi itu ndak bisa dibajak :D.

  2. Avatar die

    Microsoft kalau ngasih versi gratis tanggung, mendingan gak usah sekalian.  Enakan donlot via torrent 😆

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, lumayan-lah Pak. Kasihan kan yang susah payah desain video game kalau semuanya digratiskan.

    2. Avatar gadgetboi

      komen of the year! :two thumbs up:

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca