A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya selalu tertawa jika memainkan Angry Birds (kita bisa memainkannya dengan gratis via Google Chrome), karena itu saya tidak suka memainkannya terlalu lama. Namun saat melihat iklan peluncuran Angry Birds Space yang akan resmi dapat diunduh pada tanggal 22 Maret mendatang, saya rasa saya bisa tertawa dan sekaligus penasaran pada saat yang bersamaan.

Jika dulu Angry Birds hanya membawa gravitasi – teori yang dikemukakan oleh Issac Newton, hanya di permukaan bumi, kini mereka membawanya ke luar angkasa dengan membawa konsep gaya-gaya yang berlaku di luar angkasa sana. Ini mengingatkan saya pada pelajaran fisika dasar yang selalu menarik di bangku sekolah, hanya saja dengan tampilan yang lebih unik.

Saya tidak menyangka jika Rovio menggandeng NASA dalam mempromosikan permainan ini. Mungkin ini sebuah permainan komputer pertama yang dipromosikan dari stasiun luar angkasa dalam sejarah kita.

Angry Birds SpaceBahkan dengan kostum para burung pemarah yang mengingatkan saya pada era film Star Wars dan Star Trek, pastilah akan menarik minat anak-anak untuk setidak ingin tahu lebih banyak tentang angkasa luar. Namun karena bersifat lebih banyak hiburan daripada edukatif, ya saya juga tidak tahu akan seberapa banyak dampaknya.

Namun nampaknya NASA tertarik untuk menanamkan kecintaan para generasi muda belajar lebih banyak tentang angkasa luar.

Anda tertarik? Mungkin harus bersabar menunggu beberapa pekan lagi. Dan bagi pengguna Teluk Para Perompak mungkin harus lebih bersabar lagi.

Bagi para pecinta Angry Birds, saya ucapkan, selamat datang di luar angkasa! Jangan lupa periksa perlengkapan keamanan Anda sebelum menjelajah lebih jauh.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

13 tanggapan

  1. Avatar Tebak Ini Siapa!

    Wah asik banget tuh. Aku baru main yang seasons, rio, tapi malah dah bosen wkwk~

    1. Avatar Cahya

      He he…, ndak semua orang memang bisa menemukan keasyikan di dalamnya. Kan kesukaan masing-masing itu berbeda.

  2. Avatar tomi

    saya main aja baru angry birds sama rio mas 😀
    lainnya kayak halloween, season 2 blm pernah 😀

    1. Avatar Cahya

      Berarti kita sama Mas Tomi :).

  3. Avatar Fad
    Fad

    ada juga game yang hampir sama dengan ini PeeMonkey…
    angrybird makin naik level membutuhkan taktik dan kejelian.. good.. good…

  4. Avatar ladeva
    ladeva

    Udah, main congklak aja Cahya, ndak pake listrik :p

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, itu kan mesti ramai-ramai :).

      1. Avatar ladeva
        ladeva

        Cuma butuh 2 orang tau. Masih belum masuk kategori ramai-ramai hehehe…

      2. Avatar Cahya

        Ho ho…, I am a single player :).

  5. Avatar die

    Saya selalu kalah dengan putri-putri saya kalau main game ini.  

    1. Avatar Cahya

      Sepertinya insting anak-anak malah lebih tajam untuk hal-hal seperti ini secara umum :).

  6. Avatar gadgetboi

    eneg saya main angry bird 😀 …

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, saya jadi berpikir, seberapa ya dosis Mas Rangga main Angry Birds sampai eneg… :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca