A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya selalu tertawa jika memainkan Angry Birds (kita bisa memainkannya dengan gratis via Google Chrome), karena itu saya tidak suka memainkannya terlalu lama. Namun saat melihat iklan peluncuran Angry Birds Space yang akan resmi dapat diunduh pada tanggal 22 Maret mendatang, saya rasa saya bisa tertawa dan sekaligus penasaran pada saat yang bersamaan.

Jika dulu Angry Birds hanya membawa gravitasi – teori yang dikemukakan oleh Issac Newton, hanya di permukaan bumi, kini mereka membawanya ke luar angkasa dengan membawa konsep gaya-gaya yang berlaku di luar angkasa sana. Ini mengingatkan saya pada pelajaran fisika dasar yang selalu menarik di bangku sekolah, hanya saja dengan tampilan yang lebih unik.

Saya tidak menyangka jika Rovio menggandeng NASA dalam mempromosikan permainan ini. Mungkin ini sebuah permainan komputer pertama yang dipromosikan dari stasiun luar angkasa dalam sejarah kita.

Angry Birds SpaceBahkan dengan kostum para burung pemarah yang mengingatkan saya pada era film Star Wars dan Star Trek, pastilah akan menarik minat anak-anak untuk setidak ingin tahu lebih banyak tentang angkasa luar. Namun karena bersifat lebih banyak hiburan daripada edukatif, ya saya juga tidak tahu akan seberapa banyak dampaknya.

Namun nampaknya NASA tertarik untuk menanamkan kecintaan para generasi muda belajar lebih banyak tentang angkasa luar.

Anda tertarik? Mungkin harus bersabar menunggu beberapa pekan lagi. Dan bagi pengguna Teluk Para Perompak mungkin harus lebih bersabar lagi.

Bagi para pecinta Angry Birds, saya ucapkan, selamat datang di luar angkasa! Jangan lupa periksa perlengkapan keamanan Anda sebelum menjelajah lebih jauh.

Artikel Baru Terbit

  • Mitos Kesehatan Jiwa yang Masih Dipercaya: Membedah Stigma di Balik Fakta
    Mitos seputar kesehatan jiwa—dari anggapan bahwa gangguan jiwa langka hingga stigma “gila” pada skizofrenia—masih membebani masyarakat Indonesia. Data SKI 2023 mengungkap kesenjangan akses pengobatan yang lebar dan praktik pemasungan yang bertahan. Artikel ini membedah sebelas mitos populer dengan bukti ilmiah dan konteks kebijakan kesehatan jiwa nasional.
  • Berapa Jam Sebenarnya Kita Butuh Tidur? Lima Mitos yang Perlu Diluruskan
    Kebutuhan tidur bervariasi berdasarkan usia dan individu, bukan sekadar “8 jam”. Tubuh tidak dapat dilatih untuk butuh tidur lebih sedikit. Tidur siang singkat 10–20 menit justru bermanfaat. Tidak semua hewan tidur seperti manusia. Terlalu banyak tidur juga berisiko. Dan meski kurang tidur jarang membunuh langsung, microsleep akibatnya menewaskan ribuan orang di jalan Indonesia setiap tahun.
  • Gula Darah Tinggi yang Diam-Diam Merusak: Memahami Diabetes Melitus Tipe 2
    Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
  • Empat Pembaruan Kunci Pedoman Malaria WHO 2026: Apa yang Berubah dan Apa Artinya bagi Indonesia
    WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
  • Vaksin RSV untuk Ibu Hamil: Ketika Antibodi Ibu Jadi Perisai Pertama Bayi
    Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

13 tanggapan

  1. Avatar Tebak Ini Siapa!

    Wah asik banget tuh. Aku baru main yang seasons, rio, tapi malah dah bosen wkwk~

    1. Avatar Cahya

      He he…, ndak semua orang memang bisa menemukan keasyikan di dalamnya. Kan kesukaan masing-masing itu berbeda.

  2. Avatar tomi

    saya main aja baru angry birds sama rio mas 😀
    lainnya kayak halloween, season 2 blm pernah 😀

    1. Avatar Cahya

      Berarti kita sama Mas Tomi :).

  3. Avatar Fad
    Fad

    ada juga game yang hampir sama dengan ini PeeMonkey…
    angrybird makin naik level membutuhkan taktik dan kejelian.. good.. good…

  4. Avatar ladeva
    ladeva

    Udah, main congklak aja Cahya, ndak pake listrik :p

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, itu kan mesti ramai-ramai :).

      1. Avatar ladeva
        ladeva

        Cuma butuh 2 orang tau. Masih belum masuk kategori ramai-ramai hehehe…

      2. Avatar Cahya

        Ho ho…, I am a single player :).

  5. Avatar die

    Saya selalu kalah dengan putri-putri saya kalau main game ini.  

    1. Avatar Cahya

      Sepertinya insting anak-anak malah lebih tajam untuk hal-hal seperti ini secara umum :).

  6. Avatar gadgetboi

    eneg saya main angry bird 😀 …

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, saya jadi berpikir, seberapa ya dosis Mas Rangga main Angry Birds sampai eneg… :D.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca