A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya menemukan dua ponsel promosi dari Nokia melalui unggahan video mereka di YouTube. Ini adalah dua ponsel berbasis Symbian OS 40 Asha, dengan harga yang cukup murah, mungkin dibawah US$100 (di bawah Rp 1.000.000,00) meski perlu dikonfirmasi lagi kebenaran harga ini nantinya di pasaran. Tapi memang susah membayangkan ponsel layar sentuh semurah itu jika melihat beberapa tahun yang lalu.

Baik Nokia Asha 305 maupun Nokia Asha 311 merupakan ponsel layar sentuh sepenuhnya. Perbedaannya adalah Nokia Asha 305 mengandalkan teknologi dual-SIM dengan jaringan GSM/GPRS dan kamera 2.0 MP, sedangkan Nokia Asha 311 menggunakan teknologi 3G/HSDPA/WiFi dan kamera 3.0 MP. Untuk keperluan standar dan menghemat daya, Nokia 305 akan lebih unggul; sedangkan untuk keperluan berkomunikasi via jejaring sosial dan Internet yang lebih baik – Nokia Asha 311 akan tampak lebih unggul.

Nokia Asha 305 hanya memiliki memori internal sebesar 64 MB, sedangkan Nokia Asha 311 mencapai 256 MB. Namun dengan tambahan memori kartu mikro SD sebesar hingga 32 GB, maka jaminan sebuah memori yang lega untuk perangkat ponsel akan bisa dinikmati. Baterainya cukup tahan lama, setidaknya bisa digunakan untuk mendengarkan musik selama 40 jam.

Namun keduanya memiliki kamera dengan fokus tetap, sehingga tidak bisa digunakan untuk mengambil gambar/foto makro – tapi cukuplah untuk mengambil gambar sehari-hari dan diunggah ke pelbagai jejaring sosial, seperti facebook misalnya. Kedua dikatakan mendukung jejaring sosial dengan cukup baik, dan ini sudah wajar untuk ponsel masa kini. Dukungan surat elektronik dengan IMAP4, POP3 dan SMTP cukup bisa membuat kita menggunakan layanan email dari Yahoo, Live dan Google. Namun perlu diperhatikan bahwa Nokia Asha 305 hanya mendukung jumlah kontak hingga 1.000, sedangkan Nokia Asha 311 hingga 2.000 kontak saja.

Tawaran menarik lainnya adalah bonus 40 permainan dari EA Games yang bisa diunduh dari Nokia Store. Termasuk mungkin bisa memainkan permainan terkenal seperti Angry Birds.

Satu hal yang belum bisa saya pastikan, meskipun memiliki fungsi navigasi seperti Nokia Maps, tapi entah menggunakan GPS atau tidak.

Nokia juga dilengkapi dengan Nokia Messenger yang mendukung: Nokia Chat (akun OVI/Nokia), Windows Live Messenger, Yahoo! Messenger, Google Talk, Nokia Messaging IM, MySpace.

Secara kesuluruhan, ponsel dengan layar sentuh 3.0″ ini sudah cukup memuaskan untuk harga yang rendah, apalagi jika bisa rendah lagi harganya. Jika Anda mencari alternatif ponsel murah yang cukup lengkap fiturnya, memiliki garansi dan purna jual yang baik, sistem yang stabil, maka Nokia Symbian ini adalah pilihan yang baik menurut pendapat saya.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. Avatar Applaus Romanus
    Applaus Romanus

    ini gara gara blackberry nih jadi ga pernah update handphone nokia lagi.. kecuali yang lumia…

    1. Avatar Cahya

      Ini saya mau melepas BlackBerry :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca