Bulan lalu, saya memutuskan memberi ponsel cerdas pengganti kepada istri, selain memang sudah sering macet, juga termasuk kesalahan saya saat sebelumnya memilihkan ponsel. Sebelumnya saya memilihkan salah satu produk dari Asus yang kemudian menjadi terlalu banyak aplikasi yang tidak terpakai menyenyaksakan ruang kecil yang tersedia.
Setelah banyak pertimbangan, terutama kebutuhan, harga, dan potensi penggunaan jangka panjang serta dukungan keamanannya. Saya memilihkan ponsel berbasis android, Nokia X6 atau juga disebut Nokia 6.1 Plus.
Beberapa alasan sederhana dalam memilih ponsel ini, diluar brand Nokia, misalnya dukungan Android One, di mana aplikasi benar-benar orisinil dari Google dan memuat apa yang pertama-tama kali esensial, tidak ada tambahan aplikasi macam-macam lagi. Sehingga mempertimbangkan keluhan bahwa ponsel sebelumnya terlalu banyak aplikasi aneh, ini adalah alasannya.
Ruangan penyimpanan 64 GB ketika menggunakan mode kartu SIM ganda adalah keharusan saat ini. Saya sendiri menggunakan ponsel dengan ruang penyimpanan 32 GB, ketika tidak menggunakan kartu memori SD tambahan membuat ruang penyimpanan terasa sesak. Namun bagi saya yang menggunakan penyimpanan awan, sesak ini tidak masalah, tapi tidak semua orang awam terhadap penyimpanan awan, sehingga 64 GB menjadi syarat minimal kelegaan, ini adalah alasan kedua.
Prosesor terbaru, harga yang kompetitif adalah alasan lain selain desain yang mungkin terlihat tetap awet dalam beberapa tahun ke depan. Kamera cukup baik, tidak yang terbaik, namun juga tidak buruk, baik depan maupun belakang.
Ulasan (review), sudah ada banyak juga, coba cek beberapa video berikut:
Sehingga juga terakhir, mengingat merk Nokia juga melekat pada kami generasi lawas, maka saya memilihkan ponsel ini (setelah merk lain dari negeri tirai bambu ditolak).
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan