Dari celoteh @andisugandi & @ivanlanin saya menemukan situs Tanja Bahasa Indonesia yang unik yang dibuat oleh Mas Ivan Lanin. Saya sendiri pada awalnya bertanya-tanya, apa “tanja” itu, oh rupanya kependekan dari “tanya jawab” yang dicoba dipadankan dengan istilah FAQ dalam bahasa Inggris.
Di sini kita bisa bertanya seputar masalah bahasa Indonesia yang mungkin sering bingung bagaimana penulisannya pun pelafalannya. Namun tentu saja sebelum bertanya, cari dulu di situs itu apakah sudah ada pertanyaan serupa, sehingga tidak muncul pertanyaan yang ganda. Siapa tahu pertanyaan itu juga sudah terjawab. Dan demikian pula sebaliknya, Anda dapat membantu menjawab pertanyaan di sini.
Melalui tulisan ini saya mengajak pembaca yang budiman, serta narablog sekalian untuk ikut serta mengembangkan dan memperkaya situs tersebut.
Mungkin kita perlu sedikit prihatin pada penggunaan bahasa Indonesia saat ini yang semakin tumpang tindih dengan penggunaan kata-kata asing, yang sering kali justru membingungkan banyak kalangan jelata. Termasuk saya sendiri yang tidak begitu fasih berbahasa negeri sendiri.
Silakan juga mengajak sahabat dan rekan Anda yang memiliki kepedulian pada bahasa kita untuk berpartisipasi dalam situs Tanja Bahasa Indonesia.
Tutur bahasa cermin budi pekerti sebuah bangsa.
Saya nantikan kehadirannya di situs tersebut, sahabat sekalian.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Ada sebuah kata yang membuat telinga saya panas.
Kata “afeksi”. Jengkel sekali saya kalo mbaca tulisan yang mengandung kata2 serapan semacam ini. Meskipun memang benar ada di KBBI, tapi saya tetap gak suka. Seperti “affection” saja…
He he… Mas Asop, semuanya ada, afeksi, produksi, konsumsi, legitimasi, dan lain sebagainya. Makanya ada yang sampai protes untuk tidak menggunakan istilah “cinta produk dalam negeri”, karena kata “produk” itu sendiri datangnya dari luar.
sebagai pembaca blog mas cahya yang budiman, saya merasa senang.saya sendiri merasa kurang bagus berbahasa Indonesia, tetapi saya juga belum tahu, kurang bagusnya itu sampai dimana 😉
Selalu merasa kurang itu seperti yang disampaikan Steve Jobs, “keep hungry, stay foolish”. Atau mungkin sesuatu seperti itu, sehingga kita terpacu untuk terus membenahi diri :).
Ow ow ow…pembaca budiman. Dari kemarin dipanggil budiman mulu 😛 *salah pokus* -> salah nulis minta ditimpuk bakpia sama Cahya. Sukak artikel ini. Baiklah…tulisan berantakan. Makasih untuk linknya, wahai RI-1 yang kece! 😀
Tinggalkan Balasan