A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Bagi yang gemar mencari uang lewat Internet, mungkin istilah PPC sudah tidak asing lagi, sebuah sistem pengiklanan yang memberikan pembayaran pada penampilan iklan setiap ada klik pada iklan tersebut. Saya sendiri mencoba beberapa layanan tipe ini di penyedia iklan lokal, tentu saja dengan pertimbangan bahwa karena bahasa pengantar di blog ini yang dipasang iklan menggunakan bahasa Indonesia. Beberapa tahun lalu saya penasaran bagaimana iklan jenis ini bekerja.

Kali ini saya mencoba menulis sedikit tentang penyedia PPC lokal yaitu AdsenseCamp, KlikSaya,dan SittiZen Network. Ketiganya adalah penyedia iklan lokal, meski tentu saja ada yang lain lagi. Namun saya tidak ingin mencoba semuanya jika memang tidak digunakan semua nantinya.

Dari ketiga itu, yang mana paling cepat menghasilkan? Kalau dari pengalaman saya, semua itu relatif, namun KlikSaya adalah iklan yang cukup banyak diminati oleh pengunjung blog secara acak. Namun sayangnya, iklan di sini kurang ingin saya gunakan. Sejumlah iklan berkonotasi sebagai iklan dewasa, dan bahkan penyaringannya pun cukup sulit. Jika blog Anda hanya mengizinkan kunjungan pembaca di atas 21 tahun, maka saya rasa tidak masalah menggunakan layanan dari penyedia ini secara etisnya.

Ilustration: PPC

Yang paling lambat menghasilkan adalah SittiZen Network. Sistemnya agak sedikit pelik. Namun iklannya merupakan iklan yang berkualitas tinggi, dan rata-rata tidak menyesatkan pengunjung. Biasanya yang beriklan di sini adalah perusahaan yang cukup punya nama, saya jarang melihat perusahaan kecil menengah beriklan di sini. Nilai per-klik-nya pun cukup tinggi.

Iklan dari SittiZen Network cukup aman dipasang di pelbagai jenis blog. Dan juga memiliki plugin untuk dipasang pada blog bermesin WordPress. Jadi memudahkan penggunanya. Namun demikian, kode HTML-nya sendiri bisa mudah dipasang di banyak blog yang mengizinkan iklan. Namun kelemahannya adalah, SittiZen Network bisa membuat waktu pembukaan halaman blog Anda (page loading time) menjadi cukup lambat secara bermakna.

Terakhir adalah AdsenseCamp, sebuah layanan yang juga cukup banyak digunakan oleh narablog di tanah air. Potensi klik-nya tidak terlalu rendah, namun juga tidak terlalu tinggi. Iklannya relatif lebih ramah dibandingkan KlikSaya, meskipun tidak seramah SittiZen Network.

Filternya dapat diatur dengan mudah, sehingga bisa cukup aman bagi banyak situs secara umum. Tidak terlalu membingungkan, dalam artian cukup ramah bagi pengguna pemula yang mencoba-coba mencari uang melalui Internet.

Nah, sekarang saya rasa masalah pilihan layanan mana yang digunakan, itu bisa diserahkan kembali pada masing-masing narablog. Namun ada beberapa hal yang secara umum, selayaknya terpenuhi sebelum seorang narablog memasang iklan pada blognya.

  1. Identitas blog dan pengiklan harus jelas, termasuk identitas diri (KTP) pengiklan lengkap dengan alamat dan mungkin nomor wajib pajak (NPWP) yang melekat padanya. Kadang ada iklan yang hanya atau sebaliknya tidak dapat ditayangkan pada blog yang mengandung konten dewasa.
  2. Beberapa penyedia iklan menginginkan sebuah blog dengan konsep yang jelas, semakin sempit topiknya akan semakin bagus. Dan semakin populer blog tersebut, akan semakin bagus juga. Di sini mungkin seorang narablog akan mulai terjun dalam webmastering sebuah situs web, termasuk mengelola SERP dan SEO untuk blog.
  3. Semua itu adalah guna meningkatkan kunjungan ke blog, semakin tinggi tingkat kunjungan maka probabilitas klik iklan akan meningkat. Di sini kita berbicara tentang ribuan kunjungan per harinya atau lebih. Jika masih berkutat pada puluhan apalagi ratusan kunjungan per harinya, mungkin hasil dari iklan PPC di blog tidak akan memberikan apapun.
  4. Hindari bermain curang karena mungkin akan mendatangkan sanksi dari penyedia layanan pengiklan. Hindari juga bermain tak etis, karena mungkin akan mendatangkan sanksi normatif dari pengguna/pengunjung blog itu sendiri.

Kehadiran blog pada awalnya adalah untuk berbagi informasi melalui fitur kaya Web 2.0. Jadi jika Anda memutuskan memasang iklan pada blog, selayaknya tidak sampai meninggalkan ide awal tersebut. Tidak bijak saya rasa jika kemudian kegiatan ngeblog seorang narablog mesti didikte oleh keberadaan iklan. Karena selayaknya, iklan-lah yang mengikuti konten blog, bukan konten blog yang mengikuti iklan.

Untuk alasan inilah saya sampai saat ini tidak pernah menerapkan tipe iklan ulasan (review). Ini mungkin sebentuk kekerasan kepala saya sebagai penulis. Namun tidak bermakna saya mengelirukan pandangan memberikan ulasan yang berbayar itu sebuah konsep bisnis yang baik.

Good business is a good business, do it! Don’t look at me, I just don’t make business on my idealism.

Dengan berkembangnya mekanisme pengeblok iklan melalui peramban saat ini, semakin sedikit juga peluang PPC sebagai iklan yang bisa memberikan keuntungan menjanjikan, terutama bagi narablog pemula. Saya sendiri ke mana-mana di dunia maya selalu menggunakan pengeblok iklan. Dan jika ada yang protes dengan iklan di blog saya, selalu saya sarankan untuk mencerdaskan diri – karena percuma rasanya bisa ber-Internet, namun terganggu berselancar karena papan iklan di mana-mana. Pengguna Internet yang cerdas itu mampu memanfaatkan dan mengontrol secara optimal web yang mereka kunjungi, bukannya dimanfaatkan dan dikontrol!

Pun demikian, tidak berarti bahwa tidak mungkin mendapatkan keuntungan dari iklan PPC. Orang tua zaman dulu bilang, setiap orang membawa rezekinya masing-masing, dan siapa tahu rezeki Anda ada pada iklan PPC. Memulai membuat iklan PPC pun tidak sulit, misalnya, cukup dengan klik gambar di bawah ini untuk bergabung dengan AdsenseCamp:

Adsense Indonesia

Dan selanjutnya, terserah Anda. Memulai itu tidak sulit, namun bagaimana selanjutnya, Anda akan menemukannya sendiri.

Jika Anda masih sulit memulainya karena tidak yakin akan menguntungkan atau tidak. Maka sudut pandang baru mungkin akan membantu Anda. Biasanya orang bilang PPC itu (dalam dosis wajar) bersifat “nothing to lose”, tidak merugikan. Anda bisa memasangnya pada blog, dan terserah, apakah ada yang melakukan klik bagi mereka yang tertarik ataukah tidak. Jika merasa memang tidak menghasilkan, bisa berhenti kapan saja tanpa sanksi. Namun jika menguntungkan dan Anda tidak mencobanya, maka Anda bisa jadi melewatkan sesuatu yang bisa menambah penghasilan Anda. Apalagi ngeblog sekarang tidaklah sulit dan rumit, bahkan bisa cukup 5 menit di depan ponsel pintar, sebuah konten dengan diperkaya multimedia cantik bisa muncul di blog kita, dan tersebar ke ratusan teman kita di jejaring sosial dengan seketika.

Saya sendiri tidak begitu peduli, karena saya suka bereksperimen. Kadang memasang yang A, kadang memasang yang B. Dan kadang tidak terduga ada sejumlah uang ditransfer ke rekening bank saya, nah – itu pun tidak banyak. Tulisan ini hanyalah serat opini dan pengalaman saja, Anda tidak disarankan menggunakannya sebagai panduan memulai bisnis PPC.

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Haus Tak Pernah Reda: Mengenal Diabetes Insipidus
    Diabetes insipidus adalah gangguan hormon antidiuretik yang menyebabkan haus berlebihan dan urin sangat banyak, berbeda dari diabetes melitus meski gejalanya mirip. Kondisi ini tergolong langka, sering terkait tumor hipofisis atau cedera kepala. Diagnosis tepat dan tata laksana dengan desmopresin atau tiazid mencegah dehidrasi berat dan komplikasi elektrolit yang mengancam nyawa.
  • Bagaimana Jika Gedung Rumah Sakit Bisa Terinfeksi?
    Tulisan ini membahas tentang risiko infeksi yang dapat terjadi pada sistem bangunan rumah sakit. Dengan mengganti istilah “tubuh” menjadi “sistem bangunan” dalam definisi infeksi, penilaian risiko infeksi dapat dilakukan sama seperti kajian medis. Tiga perangkat untuk memantau dan mengelola risiko infeksi telah disiapkan dan tersedia gratis.
  • Beyond Heroes and Villains: History, Morality, and the Psychology of Narrative
    Tulisan ini menggambarkan bagaimana sejarah dipengaruhi oleh kekuasaan, membentuk narasi pahlawan dan penjahat. Ia menyoroti kompleksitas moral, bahwa individu bisa berperan dalam kejahatan atau pahlawan berdasarkan konteks. Penting untuk mengakui berbagai perspektif dan menahan diri dari menyederhanakan narasi demi pemahaman yang lebih mendalam tentang kemanusiaan.
  • Aman Merawat Seumur Hidup: Keselamatan Pasien Penyakit Tidak Menular yang Terlewat dari Sorotan
    Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2026 fokus pada penyakit tidak menular dengan tema “Safe care for life!”. Penyandang penyakit kronis berisiko tinggi mengalami cedera akibat interaksi berulang dengan sistem kesehatan. Artikel ini menjelaskan pentingnya keterlibatan pasien dalam keselamatan layanan serta implementasi pesan WHO dalam konteks kesehatan Indonesia.
  • Ketika Gula Darah Naik di Tengah Kehamilan: Mengenal Diabetes Gestasional
    Diabetes melitus gestasional adalah gangguan toleransi glukosa yang muncul saat hamil, memengaruhi hingga 14% kehamilan secara global. Di Indonesia, kondisi ini sering luput terdeteksi karena keterbatasan data nasional. Skrining rutin usia 24–28 minggu, tata laksana nutrisi, dan pemantauan pascasalin jangka panjang menjadi kunci mencegah komplikasi ibu dan bayi.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar iskandaria
    iskandaria

    Hehehe. Ternyata sudah menghasilkan. Saya malahan belum pernah merasakan ditransfer dari hasil memasang iklan PPC (jujur lho). Btw, ngeblog kan juga butuh uang dan saya sama sekali tidak pernah mempersoalkan narablog yang coba memanfaatkan blog mereka sebagai lahan eksperimen, kecuali kalau menurut saya merugikan banyak orang atau setidaknya merugikan penyaji konten lain.

    1. Avatar Cahya

      He he…, makanya saya bilang dikembalikan saja pada masing-masing narablog :).

  2. Avatar die

    Belum pernah mencoba dan sepertinya untuk tahun 2012 tidak akan dicoba…

    1. Avatar Cahya

      Sebaiknya ndak Pak, saya suka tampilan blog unik Pak Aldy :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca