A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya memiliki sejumlah kecil koleksi buku, meskipun saya gemar mengumpulkan buku-buku menarik, namun karena keterbatasan anggaran, saya berusaha menahan diri agar tidak mengunjungi toko buku – sehingga dompet tidak bocor di sana. Sekali menemukan buku menarik, biasanya saya tidak tahan untuk tidak membelinya – terlepas dari apakah buku tersebut nantinya dibaca atau hanya memenuhi rak dan lemari buku.

Namun ada saja buku yang saya dapatkan dari pemberian para sahabat, entahlah, mungkin karena buku adalah hadiah terbaik yang bisa diterima seseorang selain iPad atau Lamborghini tentunya. Ha ha…, pastinya tidak akan ada yang memberikan iPad pada saya karena tahu saya pecinta open source, pun tak akan ada yang memberikan Lamborghini, karena saya suka ngebut di jalanan.

Sebelum meninggalkan Jogja, Nandini memberikan saya sebuah buku. Dan ketika sedang luka-luka berdarah beberapa hari yang lalu, Pak Pos menghubungi saya untuk sebuah kiriman buku yang terpaksa saya alihkan alamat pengirimannya – karena saya tidak tega membuat Pak Pos melewati “neraka dunia” untuk sampai ke lokasi saya menyepi saat ini. Pun saya mendapatkan sebuah buku dari Ladeva.

Koleksi Buku
Beberapa koleksi buku mengisi jajaran rak bacaan – semuanya mengantre untuk dibaca atau setidaknya disentuh saat waktu luang pemiliknya tiba.

Saya sama sekali tidak bisa membaca banyak buku, bahkan novel “The Name of the Rose” yang saya sukai belum selesai saya baca sejak lima tahun yang lalu, bayangkan saja buku lainnya yang masih mengantre untuk dinikmati bersama suguhan teh hangat dengan kepulannya yang menentramkan.

Akan ada waktunya untuk membaca semua itu, namun mungkin tidak saat ini. Masih ada segunung kesibukan yang bahkan membuat saya menghela napas berkali-kali – bahkan – untuk memandangnya saja.

Pun demikian kadang malah ada saja tambahan potensi kesibukan yang bisa datang tiba-tiba, jika demikian – sambut saja dengan senyum.

//platform.twitter.com/widgets.js

Yang penting jalani saja semuanya secara perlahan-lahan.

Untuk urusan melahap buku, kadang berkali-kali mesti tertunda. Saya cuma bisa berkata pada diri saya, belum jodohnya dengan menu melahap buku :).

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar ladeva
    ladeva

    Apa itu ‘neraka dunia’, Cahya?

    1. Avatar Cahya

      Sesuatu seperti “sial tujuh turunan” yang datang dalam beberapa menit atau jam berurutan :).

      1. Avatar ladeva
        ladeva

        Really? Gak percaya! Where is that? In your home? 

      2. Avatar Cahya

        Somewhere…, its a secret ;).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca