A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Pasca rilis Ubuntu 12.04 LTS Precise Pangolin, saya pun melakukan peningkatan distro ini pada notebook Acer TM 6293 saya dari sebelumnya versi 11.10 Oneiric Ocelot. Tidak ada masalah selama proses peningkatan untuk versi 32-bit ini, meski saya juga menjumpai laporan masalah untuk versi 64-bit. Tampilan yang tidak berbeda jauh, dan Unity yang sudah lebih baik, saya rasa menjadi sentuhan tersendiri pada distro baru ini.

Bagi mereka yang menginginkan versi stabil, maka Ubuntu 12.04 LTS secara teori akan memberikan pemenuhan ini – karena dukungannya yang cukup panjang selama 5 tahun. Meski mungkin tidak sepanjang dukungan Tumbleweed yang dimiliki openSUSE, tapi layak untuk dicoba. Permasalahannya adalah, Ubuntu terbaru ini memiliki kegagalan dalam mendukung Modem USB dengan baik.

Saya tidak tahu dengan pengguna lain, namun saya menemukan modem USB SU 7300U CDMA (Smartfren) tidak bisa dideteksi langsung pada Ubuntu 12.04 LTS ini. Padahal pada versi sebelumnya tidak masalah, dan pada distro lain-pun seingat saya cukup aman.

Pratampil saat upgrade Ubuntu 11.10 ke 12.04

Dan ini membuat saya benar-benar tidak bisa berbuat banyak. Kegagalan pengenalan peranti keras oleh sebuah sistem operasi karena pengandar yang tidak baik berarti ketidaknyamanan bagi pengguna yang menyukai sistem antarmuka grafis seperti saya. Untungnya notebook masih dual-boot dengan Windows Vista, sehingga tidak semua kegiatan terhenti. Apalagi banyak program/aplikasi hilang pasca peningkatan, ini benar-benar menyusahkan.

Jadi bagi Anda yang sudah nyaman dengan Ubuntu 11.10 dan pengguna Modem USB, serta tidak begitu memerlukan fitur baru pada Ubuntu 12.04 – saya tidak sarankan melakukan peningkatan ke versi 12.04 ini.

Namun bagi Anda yang sudah terlanjur melakukan peningkatan, maka masalah pengenalan modem USB bisa diakali melalui perintah di jendela terminal. Ini akan membantu mereka yang tidak begitu familier dengan perintah Linux, sebagaimana saya juga.

Langkah ini pertama akan menentukan bagaimana modem dikenali oleh sistem operasi, dan kemudian menambahkan loadable kernel module (LKM) dengan menggunakan modprobe.

Bukalah jendela terminal di Ubuntu 12.04 – pengguna Unity bisa menggunakan gabungan tombol “Super” dan mengetik “terminal” untuk menemukan aplikasi ini.

Lalu ketik:

lsusb

Dan hasilnya bisa tampak seperti berikut (ini bukan dari notebook Ubuntu 12.04 namun dari PC openSUSE 12.1):

Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 002 Device 002: ID 0a12:0001 Cambridge Silicon Radio, Ltd Bluetooth Dongle (HCI mode)
Bus 003 Device 002: ID 09da:9090 A4 Tech Co., Ltd XL-750BK Laser Mouse
Bus 003 Device 003: ID 046d:c218 Logitech, Inc. Logitech RumblePad 2 USB
Bus 005 Device 005: ID 1c9e:9e00

Dari sana kita dapat tahu bahwa USB Modem memiliki ID 1c9e:9e00; pada Ubuntu 12.04 yang tercolok modem SU 7300U CDMA mungkin akan tampak ID 1c9e:9e00 OMEGA TECHNOLOGY.

Lalu pada terminal yang sama, ketik kembali perintah modprobe dengan menggunakan kuasa super user:

sudo modprobe usbserial vendor=0x1c9e product=0x9e00

Ketika kata sandi (password) jika diminta pada jendela terminal, dan tunggu beberapa saat. Periksa network manager applet setelah beberapa saat (menit), di sana akan tampak pilihan menambahkan “new mobile broadband cdma” atau sejenisnya (saya lupa), jika modemnya GSM maka jaringan untuk GSM akan diinformasikan.

Penambahan koneksi baru bisa dilakukan di sini. Jika tidak berhasil, lepaskan modem, kaitkan kembali dan ulangi perintah modprobe di atas. Saya sendiri tidak yakin ini bisa selalu berhasil, dan mungkin diperlukan lagi seandainya sistem dimulai ulang.

Ubuntu mungkin akan segera melakukan perbaikan pada masalah ini, sementara Anda mungkin memerlukan koneksi lain seperti kabel (LAN, Firewire) ataupun nirkabel (Wifi, Wimax) untuk melakukan koneksi ke Internet dan melakukan pembaruan yang tersedia. Saya belum memeriksa, apakah koneksi melalui porta PCMCIA bisa dilakukan atau tidak. Jika Anda memiliki solusi lain, silakan disampaikan di sini.

Artikel Baru Terbit

  • Mitos Kesehatan Seksual: Antara Pil KB, Metode Tarik, dan Kloset Umum
    Mitos seputar kesehatan seksual — dari pil KB yang dianggap mencegah IMS hingga anggapan dudukan kloset bisa menularkan penyakit — masih beredar luas. Artikel ini meluruskan sembilan mitos utama dengan data terkini kasus IMS dan HIV di Indonesia, serta menjelaskan akses layanan skrining dan pengobatan gratis melalui JKN.
  • Indah di Mata, Perlu Ditimbang di Ruang Rawat: Bunga, Tanaman, dan Hiasan Dinding dalam Kacamata Pencegahan Infeksi
    Bunga segar, tanaman pot, bingkai, dan relief dinding mempercantik suasana ruang rawat, tetapi dapat menjadi reservoir mikroba, terutama bagi pasien dengan imunitas sangat rendah. Artikel ini menimbang bukti ilmiah terbaru, pedoman CDC, dan konteks Indonesia, lalu menawarkan kerangka zonasi yang praktis agar keindahan ruang dan keselamatan pasien dapat berjalan beriringan.
  • Virus untuk Melawan Kanker: Menimbang Kisah Virolog yang Menjadi Pasien Sekaligus Peneliti
    Seorang virolog Kroasia menyuntikkan virus campak dan virus stomatitis vesikular ke tumor payudaranya sendiri, lalu tumor menyusut dan dapat dioperasi. Kisah ini memicu perdebatan etika dan harapan baru bagi terapi virus onkolitik. Artikel ini menimbang bukti, keterbatasan, dan pelajarannya bagi Indonesia. Ini bukan anjuran mencoba sendiri, melainkan bahan refleksi klinis.
  • Ketika Kelamin Bayi Tak Sesuai “Buku Panduan”: Mengenal Differences in Sex Development
    DSD adalah kondisi kongenital ketika kromosom, gonad, dan anatomi seks seseorang tidak berkembang selaras—bukan gangguan orientasi seksual. Artikel ini mengulas klasifikasi, diagnosis, tata laksana multidisiplin, serta konteks Indonesia: keterbatasan data epidemiologi, stigma sosial, dan jalur hukum penetapan status kelamin lewat pengadilan sesuai UU Adminduk.
  • Ketika Diabetes Mengancam Penglihatan: Mengenal Retinopati Diabetik
    Retinopati diabetik adalah komplikasi mikrovaskular diabetes yang dapat merusak penglihatan tanpa gejala awal. Prevalensinya di Indonesia berkisar 10–32%, dengan satu dari empat pasien berisiko mengalami kondisi mengancam penglihatan. Skrining fundus rutin, kontrol glikemik ketat, serta terapi laser atau anti-VEGF menjadi kunci mencegah kebutaan akibat diabetes.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

8 tanggapan

  1. Avatar Andi Sakab

    hmmm baru coba nginstall ubuntu versi ini 😀 moga betah

  2. Avatar Agung Haryono
    Agung Haryono

    ‘Perasaan’ kok sekarang malah terbalik ya? Dulu biasanya yang bermasalah mengenai pengenalan hardware oleh OS linux adalah WiFi sehingga ada rujukan ‘silakan hubungkan komputer Anda via LAN atau pakai modem USB kemudian update driver wireless-nya’. — Ah, saya sudah jarang maianan Linux lagi kali ya, hehehe…..

    1. Avatar Cahya

      He he…, begitulah Mas, tapi seharusnya tidak lho. Ini memang bugs-nya Ubuntu yang baru.

  3. Avatar Cahya

    Saya karena memang sekarang setiap harinya pakai Linux, makanya susah juga Mas kalau meski pandai Windows lagi :).

  4. Avatar Sugeng
    Sugeng

    Siipp…. saya bisa langsung praktek Dok. Dari kemarin saya nyari terminal nya tapoi gak ketemu2. Baru dengan tombol super denga “ter” langsung keluar aplikasi terminalnya 😀
    Selanjutnya saya akan mencoba dengan vwdial dulu 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    1. Avatar Cahya

      Yah, kalau aplikasinya masih sedikit ya langsung bisa ketemu :D.

      Saya bukan penggemar wvdial, tapi itu solusi yang bagus :).

  5. Avatar Endi
    Endi

    Hal ini biasanya karena modem usb lebih dulu dikenali sebagai storage ketimbang modem mas, jadinya mesti di eject terlebih dahulu (entah sr0 atau sr1).

    1. Avatar Cahya

      Ya, kemungkinan itu ada. Tapi modul untuk mengatasi hal ini selayaknya sudah terpasang jika GUI network manager adalah pilihan utama yang dibawa oleh Unity :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca