A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya bertanya-tanya, sebagaimana banyak orang di muka bumi ini. Apa kebahagiaan begitu mahal harganya? Sehingga tak cukup manusia berlomba, atau bahkan saling senggol untuk memungut seklumit kepuasan. Ataukah kepuasan dan kebahagian itu setali tiga uang? Apa yang bisa memuaskan diri kita? Apa yang bisa membahagiakan diri kita?

Sayangnya pertanyaan ini akan selalu berputar-putar, karena saya tidak memiliki kemampuan mengukur dunia dengan keterbatasan ketika saya mengukurnya dengan diri saya sendiri. Kriminalitas mulai dari gelapnya jalanan hingga ke kerah terputih menjadi sesuatu yang umum. Berbagai alasan dilontarkan, berbagai argumen dihadapkan, namun kebenaran akan kebahagiaan tetaplah semu.

Apa yang membuat Anda benar-benar bahagia?

Live Like Them

Bisakah kesederhanaan membawa kebahagiaan pada kita? Bisakah kita menggadaikan sedikit kekurangan untuk senyuman yang damai?

Apakah kita masih sibuk bergulat dengan segala ambisi kita?

Arise! Do not be heedless!
Lead a righteous life.
The righteous live happily
both in this world and the next.

Dhammapada 13.168

Jika Tuhan memang ada dan menaburkan benih kebahagiaan di penjuru dunia, sudahkah kita memungut, menanam dan merawatnya dengan sepenuh hati? Atau kita masih menumbuhkan “Aku” di dalam diri masing-masing?

Setiap orang memiliki jawabannya, setiap orang memiliki jalannya. Kebahagiaan seperti apa yang diinginkannya, dan seberapa mahal dia berani membayarnya. Hanya saja, sepertinya di sana ada jenis-jenis kebahagiaan yang tidak akan bisa diganti dengan seluruh emas permata di muka dunia, sehingga beruntunglah bagi mereka yang menyadarinya.

Artikel Baru Terbit

  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
  • Vaksin Kanker Personal Berbasis mRNA: Babak Baru Pencegahan Kambuhnya Melanoma
    Kombinasi vaksin mRNA personal (intismeran autogene) dan pembrolizumab terbukti unggul dibanding pembrolizumab tunggal dalam mencegah kekambuhan melanoma berisiko tinggi pasca-operasi, menurut hasil interim uji fase 3 INTerpath-001. Ini menjadi bukti fase 3 pertama untuk terapi neoantigen individual berbasis mRNA, meski data kelangsungan hidup keseluruhan masih ditunggu.
  • Segelas Manis, Risiko Ganda: Apa Kata Studi Terbaru tentang Minuman Berpemanis dan Kanker Lambung
    Studi kohort 20 tahun terhadap 112 ribu tenaga kesehatan AS mengungkap: minum minuman manis setiap hari bisa lebih dari menggandakan risiko kanker lambung—bukan lewat infeksi H. pylori, melainkan jalur metabolik seperti resistensi insulin dan peradangan. Bagaimana relevansinya dengan tren konsumsi gula di Indonesia yang terus melonjak? Simak ulasannya.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

6 tanggapan

  1. Avatar inten

    Saat deadline sudah dekat, banyak kerjaan belum selesai, cucian numpuk dirumah, belum setrika seragam suami untuk besok itu rasanya sungguh menyesakkan. Tapi kebahagiaan bisa diciptakan saat itu dengan duduk sebentar dan ngecek TL di FB atau Twitter. Bisa lega sedikit. Ibaratnya berusaha tetap menghadirkan kebahagiaan disaat-saat paling sulit untuk dihadapi.

    1. Avatar Cahya

      Kita mungkin adalah orang-orang yang terperangkap dalam kesibukan era modern. Di saat pekerjaan semestinya menyokong kehidupan, seringkali justru pekerjaan mengorbankan banyak sisi dari kehidupan itu sendiri, ibaratnya pagar makan tanaman. Tapi kemudian pertanyaan lagi, apakah pekerjaan tidak menjadi bagian dari kehidupan kita sendiri?
      He he… Mungkin dari itu banyak di antara kita merasa penatnya hidup, dan mencari jendela-jendela dunia yang menawarkan kelonggaran dan senyum :).

  2. Avatar Handayaningrum Luz

    Saya membacanya dua kali, mencoba menemukan kebahagiaan ditulisan ini…..
    Dan gambarnya keren, tidur saja senyum 🙂 seperti punya besan bahwa kebahagiaan bisa ada dimana dan dalam keadaan apapun, termasuk dalam kesederhanaan saat semuanya dapat diterima dengan hati dan tangan terbuka. Suka degan tulisan ini 🙂

    1. Avatar Cahya

      Tidak banyak orang di dunia tidur dengan senyuman. Sebagian mungkin dengan ekspresi lelah dan jenuh. Mungkin hanya yang dikarunia bunga tidur terindah dapat tersenyum.

  3. Avatar YusthaTt
    YusthaTt

    suka sama kutipannya

    1. Avatar Cahya

      Terima kasih Mbak Yustha :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca