Sudah lama sekali tidak disentuh, Manvaha menjadi sedikit berdebu. Memang blog asali saya ini sedari awal tidak ditujukan untuk terlalu sering disentuh, ditulis dalam bahasa Inggris sering kali memerlukan momen tersendiri untuk mengisinya. Sehingga saya melakukan beberapa perubahan pada blog ini, untuk kenyamanan saya dan para pembacanya.
Ada beberapa fitur yang dikurangi, dulu Manvahana mendukung fitur Odiogo, yang membuat Manvahana tidak hanya bisa dibaca, namun juga didengarkan melalui iTunes (Mac OS, iOS), Banshee (Linux) dan pelbagai perangkat penerima siaran podcasting lainnya. Bagi yang masih ingin mendengarkan Manvahana dalam berkas suara (MP3), maka tulisannya dapat didengarkan di halaman ini. Beberapa berkas lawas akan tersedia dengan baik, dan tulisan baru akan tetap dialihkan ke bentuk suara sampai beberapa waktu ke depan; sehingga bagi yang sudah berlangganan berkas suara, tidak perlu khawatir akan kehilangan pembaruan.
Saya juga menghilangkan CAPTCHA yang melindungi borang tanggapan, dan biarkan saja begitu. Bagian komentar kini diurus oleh JetPack, berserta integrasi dengan pelbagai jejaring sosial.
Kini tampilannya menggunakan Ryu, sebuah modifikasi dari para penggerak mesin blog WordPress. Tidak lagi menggunakan mobile theme, namun tetap diberdayakan dengan responsive theme, sedemikian hingga diakses dari komputer desktop, laptop, tablet atau bahkan smartphone tetap tampak baik.
Tampilan Manvahana dilihat menggunakan peramban Chrome pada Android Jelly Bean 4.1.2 (Samsung Galaxy Note II).
Bagi mereka yang menyukai singgah dan meluangkan waktu di Manvahana, saya harap menemukan metode sajian baru ini lebih ramah bagi Anda. Saya sendiri belum mencoba semua perubahan yang ada, setidaknya saya yakin akan lebih memudahkan akses pada blog tersebut.
Bagi yang belum pernah mengenal Manvahana, silakan kunjungi di cahya.legawa.com yang merupakan blog resmi saya. Saya menyukai tampilan baru ini, cita rasa Ryu yang sederhana dengan tipografi yang cukup baik.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
2 tanggapan
ZiZy Damanik
Aku belum lihat versi webnya tapi versi Mobilenya still clean yaaa.
Tinggalkan Balasan