A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Akhir bulan yang lalu, saya satu distribusi Linux paling populer, Linux Mint merilis versi terbarunya, yaitu Linux Mint 15 “Olivia”. Para pengembang Linux Mint menyatakan, bahwa ini adalah proyek paling ambisius mereka selama ini. Karena saya tidak pernah menggunakan distro yang satu ini, maka saya tidak bisa banyak berbicara.

Hanya saja di era sistem operasi terbuka ini, sayang sekali rasanya jika Anda tidak bisa menggunakan Linux, bahkan dari yang paling merakyat seperti Linux Mint ini. Apalagi saat ini, banyak permainan sudah dipindahkan dan dapat dimainkan dengan baik di Linux, pun demikian, ini bukan satu-satunya alasan menggunakan Linux tentu saja.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang Linux Minta, terdapat komunitasnya di Facebook atau sekadar baca-baca banyak narablog lokal yang mengulasnya, seperti Blog milik Kang Anam: Tutorial Linux Mint Indonesia.

Jika Anda hendak mengunduh berkas instalasi Linux Mint 15 “Olivia”, silakan mengunjungi halaman pengumuman rilisnya di: Linux Mint 15 “Olivia” released! Jangan lupa, Linux Mint hadir dalam dua rasa, Cinnamon dan MATE, silakan memilih yang disukai.

Jika Anda sudah mencicipi/mencoba Linux Mint 15, silakan berbagi pengalaman Anda pada kolom tanggapan di bawah.

Artikel Baru Terbit

  • Debu, Bor, dan Bangsal Pasien: Mengelola Risiko Infeksi Selama Konstruksi Rumah Sakit
    Setiap kali rumah sakit direnovasi, debu konstruksi membawa risiko infeksi jamur yang bisa mengancam nyawa pasien imunokompromais. Artikel ini mengulas metode ICRA—dari matriks klasik hingga pembaruan ASHE ICRA 2.0—bukti ilmiah di balik aspergilosis terkait konstruksi, kedudukannya dalam regulasi Indonesia, serta praktik terbaik yang seharusnya diterapkan setiap fasilitas kesehatan.
  • Kenapa Pindah ke Linux Terasa Sulit di Awal? (dan Siapa yang Justru Cepat Beradaptasi)
    Perpindahan ke Linux sering kali menimbulkan “kejutan budaya” bagi pengguna baru yang terbiasa dengan Windows atau macOS. Tantangan meliputi manajemen paket yang asing, ketersediaan software, masalah driver, penggunaan command line, dan pilihan distro. Adaptasi lebih mudah bagi developer, power user, dan gamer, sementara pengguna awam mungkin kesulitan. Kesiapan mental dan pemilihan distro yang tepat sangat penting untuk transisi yang baik.
  • Ketika Amarah Pasien Berubah Jadi Ruang Belajar: Menata Keluhan sebagai Bagian dari Mutu Layanan Kesehatan
    Keluhan pasien bukan ancaman, melainkan peluang mutu. Artikel ini mengulas asal-usul kerangka L.E.A.S.T dan L.A.T.T.E dari ilmu manajemen jasa, bukti bahwa pelatihan komunikasi saja tak cukup mengatasi hambatan sistemik dan burnout staf, serta bagaimana hak mengadu pasien dalam UU 17/2023 perlu diimbangi sistem pendukung di faskes Indonesia.
  • Apakah Rumah Sakit Wajib Melakukan Penetration Test? Menelusuri Dasar Hukumnya
    Tidak ada pasal tunggal yang mewajibkan pentest bagi rumah sakit di Indonesia — tetapi UU PDP, kategorisasi risiko sistem elektronik, status Infrastruktur Informasi Vital, dan ekspektasi akreditasi bersama-sama menciptakan kewajiban de facto yang sulit dihindari. Artikel ini memetakan empat jalur regulasi tersebut dan memberi rekomendasi realistis sesuai skala fasilitas.
  • Bayi Tabung dan Godaan “Layanan Tambahan”: Mana yang Benar-Benar Terbukti Menaikkan Peluang Hamil?
    Program IVF di Indonesia tak ditanggung BPJS dan bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Di tengah biaya besar itu, klinik kerap menawarkan add-ons seperti PGT-A, ICSI, atau assisted hatching. Artikel ini mengulas bukti ilmiah terkini di balik masing-masing prosedur tambahan tersebut—dan mana yang benar-benar layak dipertimbangkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

6 tanggapan

  1. Avatar Nathan
    Nathan

    Cinnamon sama Mate itu apa bedanya

    1. Avatar Cahya

      @0cbb244daeb215b9fa1e4de87c0b7400:disqus sederhananya, MATE itu berbasis Gnome 2, sedangkan Cinnamon sumber kodenya berasal dari Gnome 3. Sisanya hanya antarmuka. Dua-duanya mengusung antarmuka menyerupai Gnome 2.

      1. Avatar gadgetboi

        tapi katanya cinnamon di seri ini (atau seri yang akan datang?) murni cinnamon tidak ada campurtangan lagi dari GNOME3 …mmm maksudnya apa yah?

      2. Avatar Cahya

        Yah, kalau itu, kita tunggu saja catatan rilis edisi mendatang 😉

  2. Avatar Melvin
    Melvin

    yang hebat dari linux mint adalah dia bisa mengalahkan kakaknya sendiri. walaupun saya rasa tampilan linux mint kurang menarik. tapi itu tergantung selera masing2 🙂

    1. Avatar Cahya

      Mungkin karena dia lebih independen dibandingkan asal usulnya :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca