A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Sejak menggunakan Windows 8, saya sebenarnya tidak kesulitan dengan start menu atau menu mulai yang ditawarkan. Hanya saja rasanya kurang mendukung unsur usabilitas/kebergunaan bagi sayang yang menggunakan laptop lawas (baca: tanpa layar sentuh). Sehingga saya merindukan adanya sentuhan start menu klasik; Windows mungkin ingin meniru konsep Gnome Shell, Android atau iOS dengan sebuah layar mulai yang menampilkan banyak menu/item, sayangnya konsep lantai yang dibawa menu mulai pada Windows 8 tidak akan menarik digunakan di komputer pribadi.

Saya lebih suka (atau mungkin terbiasa) dengan start menu pada Windows 7 dan sebelumnya, bahkan Linux pun yang menggunakan antarmuka serupa terasa cukup nyaman digunakan. Saya kemudian menemukan Pokki, sebuah aplikasi start menu  untuk Windows 8 (peluncur menu) yang bisa menjadi sebuah alternatif yang sangat sayang jika dilewatkan.Pokki adalah sebuah aplikasi pengganti start menu yang memiliki sejumlah nilai tambah yang akan menggiurkan. Bagi saya, Pokki bisa mengubah sebuah komputer menjadi selayaknya ponsel cerdas (smartphone), karena Pokki disertai dengan sejumlah aplikasi yang berbasis Chrome.

Apa Anda masih ingat saya pernah menulis tentang sebuah distribusi Linux berbasis komputasi awan yang bernama Jolicloud? Nah, Pokki menghadirkan fitur menu yang sama menariknya dengan apa yang tertanam pada Joli OS.

Pokki MenuPokki Menu, tampil di Windows 8 Pro, ringan digunakan, lengkap dan diperkaya oleh banyak aplikasi.

Dengan memasang Pokki pada Windows 8, Anda akan mendapatkan:

  1. Tombol mulai (start button) pada sisi kiri bawah, di mana biasanya tombol mulai Windows tersedia. Saat ini Windows 8 belum memiliki tombol ini, dan baru akan “dikembalikan” pada Windows 8.1 yang akan dirilis bulan depan.
  2. Menu mulai (start menu) yang tampak modern, saya bisa katakan ini adalah gabungan antara konsep Joli OS dan MATE yang dimiliki oleh Linux Mint. Bahkan ketika Windows 8.1 keluar, ini akan tampak lebih cantik, dan mengalahkan menu mulai pada Windows sebelumnya.
  3. Ratusan aplikasi gratisan. Anda merindukan aplikasi gratisan layaknya Android? Meskipun belum lenhkap, tapi Pokki menyediakan banyak aplikasi gratisan, dikembangkan menggunakan teknologi Chrome, yang artinya ringan dan tampak seperti aplikasi asli di Desktop, meskipun berupa aplikasi berbasis web.

Saya sendiri sudah memasangnya pada Windows 8. Dan memang ternyata ini adalah apa yang saya perlukan untuk melengkapi “kekurangan” pada Windows 8 yang saya gunakan. Ternyata juga, produsen notebook ternama seperti Lenovo memutuskan menggunakan Pokki terpasang pada setiap laptop berbasis Windows 8 yang mereka pasarkan.

Beberapa aplikasi menarik misalnya permainan Angry Birds (bukan menarik karena bagus, tapi ketersediaannya), ada aplikasi klien twitter juga seperti Tweeki yang merupakan kerjasama dengan Intel. Dan masih banyak lagi.

Pokki App StorePokki memiliki toko aplikasinya tersendiri, dan kebanyakan aplikasi seperti aplikasi yang ada pada Chromium, notebook besutan Google.

Jika Anda sedang mencari alternatif start button & start menu untuk Windows 8, maka Pokki adalah satu yang bisa saya rekomendasikan saat ini.

Pro: Mudah diaplikasikan, gratis, banyak aplikasi, tampilan modern, ringan.

Kontra: Tidak ada berkas pemasangan luring (harus dipasang secara daring), belum ada pelokalan ke bahasa Indonesia, masih terdapat sejumlah gangguan minor pada aplikasi.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. Avatar gadgetboi

    keren … serasa di MintMenu 😀

    1. Avatar Cahya

      Saya juga awalnya merasa begitu, makanya langsung dipasang 🙂

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca