A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kita semua tahu LINE, karena iklannya sering muncul di layar televisi, salah satu layanan perpesanan/obrolan yang cukup populer sebagai alternatif dari layanan premium seperti BlackBerry Messenger (BBM) atau WhatsApp. Bedanya LINE disediakan dengan gratis, tidak berbayar, tapi tentunya di sisi lain, pengguna membayarnya dengan menyaksikan iklan pada saat mereka menggunakan layanan ini. Ketika saya membuka Windows Market (Bursa Windows) pada Windows 8, saya menumkan rekomendasi aplikasi LINE memiliki tempat yang besar sendiri sebagai aplikasi yang populer. Aplikasi ini tidak dipasang secara terpisah, sehingga mirip Apple Store dan Google Play. Sayangnya, setelah memasang aplikasi ini, ternyata tidak bisa langsung digunakan. Saya diwajibkan tetap memiliki akun LINE yang terpasang di smartphone. Maka, guna mencobanya, saya memasang LINE pada BlackBerry (alasan hemat biaya langganan data).

LINE Windows 8
Tampilan LINE pada Windows 8 Pro. Tampilan depannya sederhana, mengikuti kesan “tile” pada Windows 8. Sedangkan di dalamnya lebih seperti jendela percakapan ukuran besar.

Sekilas menggunakannya cukup sederhana, siapa pun bisa memanfaatkannya. Hanya saja saya belum tahu, apakah komunikasi via LINE di PC akan memengaruhi obrolan yang ada di ponsel atau tidak.

Secara umum LINE bekerja dengan baik, saya hanya menemukan bagian yang sedikit kurang adalah ketika kita sudah memulai sebuah “chat“, maka saya tidak menemukan cara mudah untuk menghapusnya. Mungkin harus dihapus via aplikasi smartphone? Selain itu semuanya tampak baik, menampilkan stiker mungkin perlu waktu lebih lama, karena harus mengunduhnya terlebih dahulu.

Apa Anda sudah mencoba LINE di PC Anda? Bagaimana pendapat Anda?

Artikel Baru Terbit

  • Mitos Kesehatan Seksual: Antara Pil KB, Metode Tarik, dan Kloset Umum
    Mitos seputar kesehatan seksual — dari pil KB yang dianggap mencegah IMS hingga anggapan dudukan kloset bisa menularkan penyakit — masih beredar luas. Artikel ini meluruskan sembilan mitos utama dengan data terkini kasus IMS dan HIV di Indonesia, serta menjelaskan akses layanan skrining dan pengobatan gratis melalui JKN.
  • Indah di Mata, Perlu Ditimbang di Ruang Rawat: Bunga, Tanaman, dan Hiasan Dinding dalam Kacamata Pencegahan Infeksi
    Bunga segar, tanaman pot, bingkai, dan relief dinding mempercantik suasana ruang rawat, tetapi dapat menjadi reservoir mikroba, terutama bagi pasien dengan imunitas sangat rendah. Artikel ini menimbang bukti ilmiah terbaru, pedoman CDC, dan konteks Indonesia, lalu menawarkan kerangka zonasi yang praktis agar keindahan ruang dan keselamatan pasien dapat berjalan beriringan.
  • Virus untuk Melawan Kanker: Menimbang Kisah Virolog yang Menjadi Pasien Sekaligus Peneliti
    Seorang virolog Kroasia menyuntikkan virus campak dan virus stomatitis vesikular ke tumor payudaranya sendiri, lalu tumor menyusut dan dapat dioperasi. Kisah ini memicu perdebatan etika dan harapan baru bagi terapi virus onkolitik. Artikel ini menimbang bukti, keterbatasan, dan pelajarannya bagi Indonesia. Ini bukan anjuran mencoba sendiri, melainkan bahan refleksi klinis.
  • Ketika Kelamin Bayi Tak Sesuai “Buku Panduan”: Mengenal Differences in Sex Development
    DSD adalah kondisi kongenital ketika kromosom, gonad, dan anatomi seks seseorang tidak berkembang selaras—bukan gangguan orientasi seksual. Artikel ini mengulas klasifikasi, diagnosis, tata laksana multidisiplin, serta konteks Indonesia: keterbatasan data epidemiologi, stigma sosial, dan jalur hukum penetapan status kelamin lewat pengadilan sesuai UU Adminduk.
  • Ketika Diabetes Mengancam Penglihatan: Mengenal Retinopati Diabetik
    Retinopati diabetik adalah komplikasi mikrovaskular diabetes yang dapat merusak penglihatan tanpa gejala awal. Prevalensinya di Indonesia berkisar 10–32%, dengan satu dari empat pasien berisiko mengalami kondisi mengancam penglihatan. Skrining fundus rutin, kontrol glikemik ketat, serta terapi laser atau anti-VEGF menjadi kunci mencegah kebutaan akibat diabetes.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar Intan Fadhila
    Intan Fadhila

    mau nanya, saya menggunakan line di wondows 8, nah saat di chat, stiker yang muncul cuma 3 set stiker dan gak ada icon untuk melihat lebih banyak stiker set yg lain. nah gimana cara munculin stiker line yg lainnya? apa stiker yg di donlot di hp gak bs muncul di pc? mohon penjelasannya

    1. Avatar Cahya

      Intan, setahu saya fitur stiker itu cuma eksklusif untuk aplikasi di ponsel pintar. CMIIW.

  2. Avatar rismaka
    rismaka

    Eh ada foto saya di situ 🙂

    1. Avatar Cahya

      Wah, maklum, Mas Rismaka kan orang terkenal, jadi sebelum 2014 pun fotonya dah ada di mana-mana.
      Kalau ndak salah kan Mas Rismaka termasuk pengguna LINE sejak aplikasi ini mulai dikenal di tanah air?

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca