A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

MCDE atau Makululinux Cinnamon Debian edition, baru saja dirilis. Walau belum mencoba, saya bisa merasakan distribusi ini memiliki daya pikat sendiri. Berbasis Debian dan menggunakan cita rasa Cinnamon, membuat kesan Windows klasik meresap di sini. Bagi yang sedang beralih dari Windows ke Linux, distribusi ini bisa dicoba dipilih.

Tampilan Cinnamon Makullu Linux. Sumber: situs resmi Makulul Linux.

Beberapa pertimbangan memilih Makulu Linux misalnya:

  1. Cinnamon selalu menyenangkan untuk digunakan.
  2. Pilihan tampilan yang baik dan sudah dicoba sendiri oleh yang membuat.
  3. Stabil dan berbasis debian (bagi penggemar debian).
  4. Sistem pembaruan sudah terpasang.
  5. Mendukung WINE dan STEAM Linux.
  6. Kingsoft (WPS) Office sudah terpasang.
  7. Codecs juga sudah terpasang.

Alasan itu sudah memberikan seseorang untuk melihat bahwa distro ini sudah siap pakai. Tinggal apakah ada kesuaian selera atau tidak. Pun demikian ada beberapa hal yang saya pribadi mungkin akan berpikir sebelum mencoba distribusi ini, misalnya Cinnamon tidak begitu ramah diperlakukan oleh upstream, sehingga kadang jika nekat mencari sesuatu yang bleeding egde, akan sering tersangkut di sana-sini. Setidaknya demikian pengalaman saya menggunakan cinnamon dari Mint dulu.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Rumah Baru, Wajah Baru
    Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar gadgetboi

    salah satu alasan mengapa saya sekarang menjauhi cinnamon adalah karena masih resource hog … memakan resource cpu komputer cupu saya hingga 20% ketika idle … sangat jauh dibandingkan dengan KDE yg katanya DE yg berat … padahal saya suka sekali dengan segala fasilitas modern yg diberikan … semoga pengembang cepat mematangkan cinnamon

    1. Avatar Cahya

      Cinnamon lumayan cepat kok pengembangnya. Dulu sempat dihentikan porting ke openSUSE karena beberapa masalah, tapi sekarang sudah bisa lagi.

      Kalau belum jadi tambahan DE default di openSUSE, berarti belum cukup stabil secara keseluruhan. (Ngasal ???? ).

      1. Avatar gadgetboi

        oiya OpenSUSE masih KDE kan yah yg menjadi DE utama?

      2. Avatar Cahya

        Kalau utama bukan utama Mas menurut saya, tapi default. Maksudnya yang ada di pilihan saat memasang DVD instalasinya. Dulu LXDE kan belum ada, tapi setelah pengembangan bagus, sekarang sudah ditambahkan.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca