A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Seberapa banyak kita minum obat cacing? Kali ini kita akan berbicara tentang obat yang bernama pyrantel pamoate (pirantel pamoat). Obat ini umum ada di pasaran sebagai obat cacing yang digunakan untuk cacing keremi, cacing gelang, dan cacing tambang. Jadi jika seseorang terinfeksi cacing jenis ini, maka pyrantel pamoate bisa menjadi obat pilihan.

Lalu bagaimana kita tahu bahwa kita terjangkat atau terinfeksi ketiga jenis cacing tersebut? Tentunya melalui pemeriksa penunjang dengan mengambil sampel tinja kita.

Contoh salah satu sediaan pyrantel pamoate. Sumber gambar: tradeindia.com.

Jangan lupa, sering-sering membaca informasi tentang cacing keremi, tambang, dan gelang. Kenali gejalanya, kenali bagaimana mereka bisa ditularkan. Sehingga setelah minum obat, bisa terhindari dari kemungkinan tertular. Pastikan juga bahwa hewan peliharaan kesayangan Anda juga bebas dari infeksi cacing-cacing ini.

Pyrantel pamoate adalah obat yang diminum dengan dosis disesuaikan berat badan Anda. Biasanya dokter menggunakan takaran 11 mg per kilogram berat badan sebagai dosis tunggal. Artinya jika berat badan Anda 50 kg, maka dosis yang diminum dalam sekali minum adalah 11 mg/kg x 50 kg = 550 mg. Maksimum dosis bagi pasien adalah tidak melebihi 1 gram (sekali minum/24 jam). [1. Pyrantel Pamoate – URI: http://www.drugs.com/cdi/pyrantel-chewable-tablets.html].

Sediaan pyrantel pamoate beragam, mulai dari sirup hingga pil/tablet. Biasanya setiap tablet mengandung 125 mg pyrantel pamoate, pas untuk anak dengan berat badan 11 kg.

Untuk beberapa kasus seperti infeksi cacing tambang (Necator atau Ancylostoma), obat bisa diberikan setiap hari selama tiga hari berturut-turut. Sehingga ini membuat pemeriksaan tinja untuk menemukan cacing atau telur cacing di dalamnya untuk mengarahkan rencana terapi yang tepat.

Obat cacing atau antihelmintik pyarantel pamoate bekerja dengan melumpuhkan cacing, sehingga mereka keluar secara alami melalui tinja. Sehingga, ada baiknya tidak meminum obat ini ketika Anda mengalami masalah gangguan pencernaan, seperti susah buang air besar; pun demikian mengkonsumsi laksatif (pencahar) juga bukan pilihan bijak untuk diminum bersama dengan pyrantel pamoate. Pastikan diet Anda cukup baik untuk memberikan pola buang air besar yang wajar.

Pyrantel pamoate juga memiliki sejumlah efek samping, seperti mual, muntah, diare, perut kram, nyeri kepala, mengantuk, pusing berputar, sulit tidur, hingga menurunnya nafsu makan. Jika gejala ini menetap atau memburuk, berkonsultasilah segera dengan dokter atau apoteker Anda.

Reaksi alergi yang serius jarang terjadi, namun jika terjadi reaksi alergi yang tidak terduga setelah mengonsumsi pyrantel pamoate, segera kunjungi instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat. Jika Anda memiliki riwayat alergi pyrantel pamoate, maka ini merupakan kontraindikasi – alias jangan minum obat ini.

Sampaikan ke dokter atau apoteker sebelum Anda minum obat ini jika: Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat ini, Anda memiliki penyakit hati/lever, Anda berada dalam kondisi kekurangan gizi (malnutrisi) atau sedang mengalami anemia. Dan jika hamil, konsultasikan ke dokter ahli kandungan Anda, apakah Anda benar-benar perlu meminum obat ini jika merasa sedang terinfeksi cacing.

Efek pyrantel pamoate dapat berubah jika diminum dengan obat lain atau produk herbal di saat bersamaan, pastikan Anda telah berkonsultasi dengan apoteker untuk interaksi yang mungkin muncul jika Anda juga mengonsumsi obat atau produk herbal lainnya.

Agar diperhatikan juga, cacing dapat menyebar/menular dari dan kepada anggota keluarga atau hewan peliharaan di area tempat tinggal yang sama. Ada baiknya memeriksa semua anggota keluarga ke dokter dan hewan peliharaan ke dokter hewan walaupun tidak tampak gejala infeksi cacing.

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca